Home / Gayahidup

Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:32 WIB

Budi Daya Cupang Jadi Hobi Saat Pandemi

Kontes cupang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penghobi ikan hias. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Kontes cupang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penghobi ikan hias. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Magelang – Hobi memelihara ikan cupang belakangan ini memang sedang digandrungi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Memelihara cupang menjadi pilihan tersendiri karena mudah perawatannya.

Salah satu pembudi daya cupang, Adi Krisnanda, warga Lembah Asri Sumberrejo Mertoyudan Magelang, mengatakan, permintaan cupang untuk dipelihara atau untuk kontes cukup meningkat, sehingga menjadi komoditas tersendiri.

“Ikan cupang atau bahasa latinnya ikan Betta, meskipun ukurannya kecil, dia memiliki corak warna yang beragam dan menarik, tergantung jenis ikannya. Pemeliharaannya yang mudah, cukup dengan air bersih yang diganti seminggu sekali, menjadi hal yang menarik bagi pemula yang ingin memiliki hewan peliharaan,” terang Adi belum lama ini.

Adi mengatakan, dirinya sudah cukup sering mengadakan kontes cupang. Ada beberapa tips pemeliharaan agar cupang dapat tampil prima saat kontes.

Baca juga   Gemini, Hari Ini Kamu Akan Merasa Tertarik Tentang Apapun

“Gen atau indukan harus bagus, maka keturunan ikan akan bagus. Pemberian pakan yang bagus pakai kutu air sama jentik nyamuk. Air harus sering diganti (2-3 hari sekali) meskipun tahan selama satu minggu, dengan Ph air 7. Dan sering dilatih pakai stick diarahkan ke wadah ikan, agar mental ikannya jadi. Tanda mental ikan jadi adalah insang ikan mengembang dan ikan mendekat pada stick yang disentuhkan pada wadah,” papar Adi.

Adapun penilaian dari para juri, juga berdasarkan proporsi fisik dengan standar kontes nasional Indonesia. Diantaranya ekor bukaan 180 derajat minimal, badan bagus, dasi atau sirip ikan bagian bawah bagus. Warna hanya sebagai tambahan tergantung jenis ikannya.

Baca juga   Gemini, Hari Ini Kamu Dapat Melakukan Semua yang Kamu Suka

“Kalau dalam kontes cupang, ada beberapa kelas, diantaranya adalah kelas salon dan kelas non salon (alami). Untuk kelas salon, maka ikan akan dirapikan sirip atau ekornya, dengan teknik bius,” ungkap Adi.

Menurut Adi, dalam setiap event kontes cupang, rata-rata peserta membawa lebih dari satu ekor. Dengan demikian maka permintaan akan cupang kontes cukup tinggi.

“Soalnya semakin sering kontes, permintaan semakin banyak juga. Jadi biasanya ikan yang sudah pernah kontes dan kalah cenderungnya ownernya pasti cari yang baru lagi.

Kalau untuk pembudi daya cupang kontes di Magelang sekitar 10-15an, harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Kalau jenis Ikan Cupang biasa paling harga Rp5.000-an,” beber Adi. (*)

Share :

Baca Juga

Gayahidup

Sagitarius, Akan Kurang Bagus dalam Hubungan Interpersonal
Honda CBR250RR. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Gayahidup

Berapa Harga Motor Supersport Honda CBR250RR di Yogya?

Gayahidup

Gemini, Situasi Lagi Kurang Stabil Sebaiknya Tunda untuk Hal Baru
(Foto: Humas Jateng)

Gayahidup

Yoghurt ‘Yompimpah’, Jamu Peningkat Imun Buatan Mahasiswa Unsoed

Gayahidup

Cancer, Anda Bingung dengan Perasaan yang Membuncah
Acara bincang-bincang makanan untuk kesehatan lambung yang dikemas Studioremark dalam rangka serah terima pekerjaan video company profile dan video iklan Serelia. (Foto: Agoes Jumianto)

Gayahidup

Warunk TheSastro Jadi Saksi Serah Terima Video Iklan Serelia dari Studioremark

Gayahidup

SUV Tetap Digarap Astra Peugeot untuk Pecinta Otomotif Tanah Air

Gayahidup

Gemini, Daripada Stres Lakukan Hal Sesukamu di Dalam Kamar