Home / Peristiwa

Senin, 2 Agustus 2021 - 16:59 WIB

Budidaya Lele Jadi Pilihan Program Laboratorium Kemiskinan

Pemkab Pekalongan mendistribusikan paket bantuan budidaya lele melalui program laboratorium kemiskinan. (Foto: Dinkominfo Kabupaten Pekalongan)

Pemkab Pekalongan mendistribusikan paket bantuan budidaya lele melalui program laboratorium kemiskinan. (Foto: Dinkominfo Kabupaten Pekalongan)

NYATANYA.COM, Pekalongan – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendistribusikan paket bantuan budidaya lele untuk kelompok tani di Desa Desa Jeruksari Kecamatan Tirto, dan Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar. Program tersebut dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021 sebesar Rp68 juta per kelompok tani.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengatakan, kedua desa tersebut dipilih karena masuk dalam kategori enam desa/ kelurahan sasaran program laboratorium kemiskinan.

Empat desa lainnya adalah Desa Windurojo Kecamatan Kesesi, Desa Gembong Kecamatan Kandangserang, Desa Kertijayan Kecamatan Buaran, dan Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni. Program tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga   Paket Sembako Bantuan ASN Sukoharjo Mulai Disalurkan

Program yang diberikan, lanjut bupati, berupa 20 ribu benih Lele, 2.340 kilogram (78 sak) pakan selama pendampingan, dan pembuatan 10 unit kolam berikut perlengkapannya untuk pembibitan sekaligus pembesaran lele.

“Selain pemberian bantuan benih dan semua kebutuhan budidaya, Pemkab Pekalongan melalui Dinlutkan juga memberikan pendampingan mulai dari tebar benih, penen hingga pemasaran. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan para petani budidaya agar bisa mandiri, terutama di masa pandemi Covid19,” ujar Bupati Fadia dalam keterangan resminya, Senin (2/8/2021).

Baca juga   Lewat Program Aku Sedulurmu, Polres Temanggung Bantu Yatim Piatu Terdampak Covid-19

Ketua Kelompok Tani Berkah Pangestu Lele, Kasnadi, mengutarakan, sejak 2020, pihaknya telah mampu menghasilkan 40-60 ribu benih lele yang dibagikan untuk seluruh anggotanya, dan dijual kepada petani lain. Bahkan, pembudidayaan lele dalam durasi siklus tiga bulanan mampu menghasilkan lele sebanyak dua sampai tiga ton, dengan pendapatan bruto mencapai Rp30-50 juta.

“Kelompok tani Berkah Pangestu Lele dalam satu tahun terakhir telah menghasilkan panen, yang cukup membantu meningkatkan kesejahteraan anggota dan warga sekitar,” kata Kasnadi. (*)

Share :

Baca Juga

Penanaman varietas padi Srimulyo oleh petani di Dusun Clapar, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Kembangkan Varietas Padi Srimulyo, Mahasiswa Turun ke Sawah
Ilustrasi prosesi pembagian pareden gunungan Garebeg Syawal Keraton Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/kratonjogja.id)

Peristiwa

Kepatihan Terima Pareden Gunungan, Bentuk Syukur dari Keraton Yogyakarta
Doa lintas agama “Pray From Home” yang digelar Pemkot Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

‘Pray From Home’, Yogyakarta Panjatkan Doa Minta Perlindungan Hadapi Pandemi
Ilustrasi aktivitas PKL dan pertokoan di Malioboro mulai bergeliat, meski masih sepi. Foto diambil hari pertama PPKM Darurat diberlakukan 3 Juli 2021. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

PKL Malioboro Mulai ‘Dodolan’, Aturan PPKM Level 4 Tetap Berlaku
Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kementerian Agama Tunda Keberangkatan Haji Tahun 2021, Kemenag Kota Yogya Tepis Hoax
Warga dua kecamatan di lereng Gunung Merapi menerima vaksinasi dosis pertama. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Dua Ribu Warga Lereng Merapi Terima Vaksinasi Pertama
Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan penyemprotan disinfektan di area publik. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Klaten)

Peristiwa

Bupati Klaten Sri Mulyani Turun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Panen perdana porang di Kabupaten Semarang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen