Home / Peristiwa

Kamis, 7 Oktober 2021 - 12:31 WIB

Bupati Sleman Salurkan Bantuan untuk Salma, Balita Penderita Kelainann Jantung

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan bantuan untuk Salma Qois Habibah, bayi berusia 2 bulan yang menderita penyakit kelainan jantung.
(Foto: Humas Sleman)

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan bantuan untuk Salma Qois Habibah, bayi berusia 2 bulan yang menderita penyakit kelainan jantung. (Foto: Humas Sleman)

NYATANYA.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan diberikan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo untuk Salma Qois Habibah, bayi berusia 2 bulan yang menderita penyakit kelainan jantung.

Penyerahan bantuan dilakukan saat Kustini mengunjungi Salma di Dusun Gondang RT 03, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (6/10/2021).

Anak dari pasangan Sriyanto dan Nyarmi Lestari ini divonis menderita penyakit kelainan jantung setelah mendapatkan penanganan medis di RSA UGM beberapa waktu yang lalu.

Salma Qois Habibah juga sempat mendapatkan tindakan medis yaitu pemasangan cincin di bagian pembuluh darah yang mengarah ke Jantung di RSUP Sardjito sebagai tindakan medis pertama dari tiga tahapan medis yang perlu dilakukan terhadap Salma.

Baca juga   Restorasi Sosial untuk Kembalikan Nilai Luhur Budaya Jawa

Sriyanto menuturkan bahwa tindakan medis lainnya yang perlu dilakukan bagi anaknya perlu dilakukan di Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta sesuai dengan saran dokter.

Sriyanto yang diketahui kesehariannya bekerja serabutan mengaku mengalami kendala biaya untuk membawa anaknya ke Jakarta agar mendapatkan tindakan medis selanjutnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang datang untuk melihat secara langsung kondisi Salma Qois Habibah memberikan dukungan dan bantuan sebesar Rp10 juta untuk membantu meringankan beban orang tua Salma Qois Habibah.

Baca juga   Cilacap Tambah 150 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Lebih lanjut, Kustini juga menyebut Pemerintah Kabupaten Sleman juga akan memfasilitasi terkait operasional yaitu tempat tinggal sementara di Kantor Perwakilan Sleman (Rumah Dinas) yang berada di Jakarta beserta kendaraan operasionalnya.

“Pemerintah Kabupaten Sleman juga akan membantu keberangkatan juga memfasilitasi tempat tinggal sementara selama di Jakarta karena untuk tindakan medis sudah ada BPJS yang mengakomodasi,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Relawan RAPI melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Balai Desa Danurejo Mertoyudan Magelang.(Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

RAPI 51 55 Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Mertoyudan
Dalam sambutannya, Sri Sultan mengharapkan seluruh masyarakat dapat terinspirasi untuk kemudian termotivasi berpikir kreatif dan inovatif terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. (Foto:MCKabSleman)

Peristiwa

Sri Sultan Buka Seminar JIBB “Keberlanjutan Batik pada Generasi Milenial”
Sri Sultan saat Peresmian Kantor KPPU Wilayah VII. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Sri Sultan: KPPU Diharapkan Turut Bangun Struktur Ekonomi
Sego Tiwul, Selangkah Go Online Teknologi Informasi Wonogiri Unggul, aplikasi baru yang diluncurkan BPN Wonogiri. (Foto: Diskominfo Wonogiri)

Peristiwa

“Sego Tiwul”, Aplikasi Layanan Pertanahan di Wonogiri
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Bidan Desa Nurin Pratiwi Amd. Kebidanan didampingi petugas Babinsa Sabrang Kopda Edy Febrianto dan Banbinkantibmas, memantau pasien Covid-19 yang melakukan isoman. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Pasien Covid-19 Isoman di Desa Sabrang Rutin Dipantau Bidan Desa
Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala tandai Hari Jadi Wonosobo ke-196 tahun. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Prosesi Hastungkara dan Birat Sengkala di Hari Jadi Wonosobo ke-196 Tahun
Suasana praktik siswa kelas XI jurusan Tata Boga SMKN 3 Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Wulandari Lega Bisa Belajar Praktik di Sekolah Lagi