Home / Peristiwa

Rabu, 14 Juli 2021 - 06:20 WIB

Bupati Sri Mulyani Tegur Perusahaan yang Terapkan Kerja Malam

Bupati pun meminta perusahaan untuk membuat jam kerja baru agar tidak membebani karyawan. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Bupati pun meminta perusahaan untuk membuat jam kerja baru agar tidak membebani karyawan. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Sejumlah perusahaan di sektor industri didapati masih menerapkan shift malam bagi karyawannya. Hal ini dinilai bertentangan dengan aturan PPKM Darurat yang tengah diterapkan di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten, Sri Mulyani meminta sektor industri untuk menaati aturan pembatasan aktivitas masyarakat yang tercantum dalam PPKM Darurat dengan tidak menerapkan jam kerja di malam hari. Hal ini berlaku di semua sektor industri bidang apapun.

“Jalan sudah ditutup, pedagang diminta tutup, tapi industri masih ada shift malam. Ini saya minta produksi hanya berlangsung maksimal hingga pukul 20.00 sesuai aturan PPKM Darurat. Hanya selama PPKM Darurat berlaku, tolong bantu kami,” ungkapnya saat menggelar sidak di PT Macanan Jaya Cermelang, Klaten Utara, Selasa (13/7/2021).

Baca juga   PMI Purbalingga Terima Bantuan Konsentrator Oksigen

Dalam sidak tersebut, Bupati mendatangi tiga perusahaan lain; PT JJ Glove Indo, di Ngaran Mlese, PT Hemosa Garment Internasional, di Ngawonggo Ceper, dan PT Surya Berkat Indonesia, di Mendak Delanggu. Sama seperti perusahaan sebelumnya ketiga perusahaan yang bergerak di industri garmen ini juga masih menerapkan shift malam selama PPKM Darurat.

Bupati pun meminta perusahaan untuk membuat jam kerja baru agar tidak membebani karyawan. Menurutnya penerapan shift malam yang melebihi jam malam yang diterapkan tentu akan membuat karyawan kebingungan karena ada aturan yang bertabrakan. Hal ini juga menyulitkan petugas untuk menegakkan aturan yang berlaku.

“Silahkan disesuaikan, karena aturannya sudah jelas. Segera buat jam operasional yang baru agar tidak ada lagi aktivitas produksi di malam hari,” paparnya.

Baca juga   Soal Pembatalan Haji, Masyarakat dari Forum Aliansi Umat Islam Bersatu Audensi ke Kemenag DIY

Lebih lanjut, Bupati menilai adanya shift malam berdampak pada jumlah karyawan yang masuk setiap harinya. Padahal, meski masuk dalam sektor esensial berupa ekspor-impor, namun ada pembatasan karyawan yang masuk hanya 50 persen dari total keseluruhan.

“Ini juga menjadi sorotan kami, ternyata masih ada yang 100 persen masuk meskipun dibagi shift, harusnya tidak boleh seperti ini. Jangan sampai kebijakan perusahaan justru menimbulkan dampak negatif kepada upaya Pemkab Klaten yang tengah berusaha menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Selain meninjau langsung manajemen karyawan dan produksi, Bupati juga mengingatkan kepada perusahaan untuk memperhatikan disiplin protokol Kesehatan di lingkungan perusahaan. Sehingga diharapkan tidak lagi muncul klaster perusahaan seperti pada kasus-kasus sebelumnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM menyerahkan bantuan untuk dua anak yatim piatu dari Desa Manang, Grogol. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Bupati Etik Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim Covid-19
Acara audiensi diakhiri dengan penyerahan buku panduan pelaksanaan Sekolah Penggerak dari LPMP DIY dan BP PAUD pada Walikota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Yogya Dukung Inovasi Sekolah Penggerak

Peristiwa

Kembali Digelar, Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2021 ‘Semangat dan Harapan’
Ganjar Pranowo sidak ke RSUD Dr M Ashari Pemalang. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Stok Oksigen Aman, PCR Pemalang Siap Dioperasikan
Bupati Brebes, Idza Priyanti menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba. (Foto: Diskominfo Brebes)

Peristiwa

Pandemi Covid-19, Jangan Berhenti untuk Berkreasi
Bupati Klaten Sri Mulyani menyapa para tukang becak dan memberikan bantuan paket sembako. (Foto: Humas Klaten)

Peristiwa

Sapa Tukang Becak, Bupati Klaten Bantu Paket Sembako
Wakil WalikotaSurakarta, Teguh Prakosa saat meninjau vaksinasi mobile di Kecamatan Serengan. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Pemkot Surakarta Gencarkan Bus Vaksinasi di Tiap Kelurahan
Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo saat melepas jenazah Widodo Lestari. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab.Bantul)

Peristiwa

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Lepas Kepergian Pahlawan Kemanusiaan Covid-19