Home / News

Selasa, 22 Juni 2021 - 13:45 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Sri Sultan Tegaskan Masyarakat Ketatkan Protokol Kesehatan

Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan kembali agar masyarakat mengetatkan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Hal ini ditegaskan Sultan Dalam momen Sapa Aruh: Jogja Eling lan Waspada, Wilujeng Nir Ing Sambekala yang digelar di Bangsal Kepatihan, Selasa (22/6/2021) pagi.

“Kita harus menjaga sikap “manunggaling warga lan pamong” dalam menerapkan PPKM Mikro hingga tingkat RT. Maka, betapa pun ganasnya serangan Covid-19, niscaya kita pasti bisa memenangkan perang ini,” terang Sri Sultan.

Sri Sultan mengatakan bahwa implementasi PPKM Mikro selama ini belum dijalankan secara maksimal. Dampaknya Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat kematian nyaris menyentuh besaran angka nasional yang 2,7%, dan pemakaian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang melebihi angka 60%, melewati batas aman, selain keterbatasan kemampuan tenaga kesehatan.

Baca juga   Bisa Ditiru Nih, Vaksinasi dengan Bus Keliling di Solo

“Jawabannya harus berupaya menjauhkan diri dari lengah, “mangasah-mingising budi”, meningkatkan kepekaan diri sebagai basis membangun solidaritas sosial,” jelas Sri Sultan.

Sri Sultan juga menyayangkan masyarakat yang mengabaikan peraturan dari pemerintah. “Masyarakat-lah yang menjadi subjek pencehagan meluasnya pandemi. Sebaik dan sekuat apa pun regulasi, hanya akan menjadi aji godhong aking, tak berarti bagai daun kering jika diabaikan dan tidak dilakukan sepenuh hati,” tegas Sultan.

Lengah sedikit saja, akibatnya bisa semakin parah. “Kita harus lila-legawa dengan menyadari bahwa sedikit kelengahan bisa memperparah dampak pageblug ini,” tandasnya.

Sesuai dengan tema Sapa Aruh yakni Jogja Eling lan Waspada, Wilujeng Nir ing Sambekala, atau selamat dari segala malapetaka, tampaknya tepat sebagai pengingat bahwa untuk memenangkan perang, meraih “bagas-waras tanpa rubeda” atau jauh dari gangguan penyakit, hanya bisa dilakukan jika kita “eling lan waspada”.

Baca juga   Ritual Cuci Bendera Merah Putih, Tradisi Warga Sidomulyo Sambut HUT Kemerdekaan RI

Di sisi lain, ajakan untuk memperketat kebijakan PPKM Mikro juga disinggung Sri Sultan. “Kepada pemerintah Kabupaten dan Kota se-DIY, saya tekankan urgensi memberlakukan kebijakan PPKM Mikro secara ketat dan terpadu sudah tidak bisa ditunda lagi,” kembali Sri Sultan menegaskan.

Pilihan terbaik yang dapat dilakukan warga DIY selain memperketat pelaksanaan protokol kesehatan adalah dengan tetap tinggal di rumah. “Mari jadikan rumah sebagai tempat meraup pahala dalam beribadah, tempat bekerja dalam mengabdi, tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak kita. Jika memang demikian, Insha Allah, kita dijauhkan dari malapetaka, dalam kondisi “wilujeng nir sambekala”, pungkas Gubernur DIY. (*)

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). (Foto: BPMI)

News

Pelindo I – IV Akhirnya Merger, Presiden: Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Drg. Yuli Kusumastuti, M.kes. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian BOR di DIY Ikut Meningkat
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menabuh gong menandai peresmian Logo HUT Ke-265 Kota Jogja. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

“Tanggap Tanggon Tuwuh”, Logo HUT Ke-265 Kota Jogja Diluncurkan
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada rapat terbatas dengan Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan secara daring, Rabu (21/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Pemprov DIY Sediakan Shelter Isoter untuk OTG
Pemerintah masih memperpanjang masa pembebasan denda atau sanksi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan bagi wajib pajak hingga 31 Desember 2021. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

Asyik! Penghapusan Sanksi Denda PBB Diperpanjang Hingga 31 Desember 2021

News

Komisi ASN Akan Panggil Sekjen Kementan Terkait Seragam Terafiliasi Parpol
Upaya jemput bola dari desa ke desa oleh tim vaksinator dari Puskesmas di Temanggung dinilai efektif percepat vaksinasi. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Gencarkan Vaksinasi, Temanggung Lakukan Jemput Bola
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Hari Ini DIY Mencatat Penambahan Kasus Covid-19 Sebanyak 1.431, Sembuh 976 Kasus