Home / News

Minggu, 20 Juni 2021 - 11:02 WIB

Covid-19 di Kebumen Naik Lima Kali Lipat, Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pasar Gombong. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kebumen-jatengprov.go.id)

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pasar Gombong. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kebumen-jatengprov.go.id)

NYATANYA.COM, Kebumen – Jumlah pasien Covid-19 di Kebumen mengalami kenaikan hingga lima kali lipat. Rerata per hari ada 50 orang terpapar Covid-19. Hal ini diungkap Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pasar Gombong, Rabu (16/6/2021).

Pihaknya pun melakukan berbagai langkah untuk membatasi aktivitas warga. Selain dengan menggalakkan sosialisasi dan sidak ketaatan protokol kesehatan, vaksinasi juga terus digencarkan.

“Upaya penanganan ini terus kita lakukan, dengan menggencarkan program vaksinasi yang fokus menyasar pedagang pasar. Karena kita lihat para pedagang pasar banyak dari kalangan orang tua dan usia lanjut, yang rawan tertular Covid-19,” ucap Arif.

Baca juga   Penerapan PPKM Level 3 DIY, Sektor Wisata dan Pendidikan Jadi Perhatian

Arif menyampaikan, vaksinasi merupakan upaya perlindungan kepada masyarakat kecil. Karena Pemkab Kebumen tidak akan menutup aktivitas perekonomian di pasar tradisional.

“Pasar tidak mungkin kita tutup karena sebagai pusat ekonomi. Maka yang bisa kita lakukan adalah memberikan vaksinasi, dan terus menerapkan protokol kesehatan,” ujar Arif.

Untuk itu, ia mengajak pedagang pasar, agar tidak takut untuk divaksin. Arif juga memastikan kabar yang menyebut vaksin membahayakan bagi kesehatan adalah hoaks atau tidak benar.

“Justru vaksin bisa menjadikan kita sehat. Vaksin ini halal dan aman. Masyarakat tidak perlu takut, jadi yang belum vaksin, ayo segera vaksin. Jangan percaya berita hoaks yang menakut-nakuti. Itu saya pastikan tidak benar,” jelas bupati.

Baca juga   Hari Ini 416 Pasien Covid-19 di DIY Sembuh, Meninggal 7 Orang

“Selama 14 hari atau 2 minggu kita sudah melakukan pembatasan aktivitas di pusat keramaian, seperti alun-alun, supermarket, dan swalayan kita batasi sampai pukul 21.00 WIB. Hajatan di zona merah dan orange juga kita larang. Kita harapkan selama 14 hari ke depan bisa mengurangi angka Covid-19,” imbuhnya.

Sebagai informasi, program vaksinasi untuk pedagang pasar yang ada di Kebumen ditargetkan selesai pada Agustus 2021. Pemkab Kebumen melalui Dinas Kesehatan menyediakan 1.000 vaksin Sinovac untuk tiap pasar atau sesuai kebutuhan. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah, Hari Ini 1.110 Orang
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Warga Positif Covid-19 Dijemput untuk Jalani Isoter
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini, Zona Hitam di DIY Tak Lagi Kota Yogya
Wagub DIY KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Hari Ini 2500 Pelajar di DIY Terima Vaksinasi Covid-19
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menghadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 secara daring pada Selasa (14/9/2021) di Ruang IDMC, didampingi Inspektur DIY Wiyos Santoso dan Kabid Akuntansi BPKA DIY Endrawati Utami.

News

DIY Raih Penghargaan Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut
Jalan Kusumanegara ditutup mulai perempatan SGM. (Foto:nyatanya.com/Humas Kota Yogya)

News

Mobilitas Masyarakat Terus Diperketat, Akses Jalan Kampung pun Dibatasi
SBY hadir di acara pemakaman ibu mertua di Purworejo, Jateng. (Foto: Istimewa)

News

SBY Hadiri Prosesi Pemakaman Ibu Mertua di Purworejo
Buntut dari protes bupati/wali kota di Jateng, Ganjar Pranowo mengecek langsung data vaksinani ke lapangan. (Foto: Humas Jateng)

News

Sejumlah Bupati/Wali Kota di Jateng Protes Ketersediaan Vaksin