Home / News

Minggu, 23 Mei 2021 - 16:30 WIB

Dalam Sehari Sudah 13 Kali Gempa Guncang Banten

Foto: nyatanya.com/istimewa

Foto: nyatanya.com/istimewa

NYATANYA.COM, Pandeglang – Sampai pukul 12.21 WIB siang tadi, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten sudah kali ke-12 diguncang gempa bumi dalam sehari. Gempa pertama terjadi pukul 10.48 WIB, bermagnitudo 4,9 di 6,54 Lintang Selatan (LS), 105,47 Bujur Timur (BT), dikedalaman 10 km, berada di 17km barat laut Sumur.

Gempa Banten kedua bermagnitudo 5,2, episenter gempa terletak pada koordinat 6,64 LS dan 105,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 16 km arah Barat Laut Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 10 km. Gempa itu tidak berada dalam zona Sunda megatrusht di Selatan Jawa. Guncangan kedua lebih besar, dan cukup mengagetkan warga.

Menurut BMKG, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik atau thrust fault.

Baca juga   Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 787 Pasien

“Bukan di zona megatrush, Karena itu di Ujung Kulon. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Tidak menimbulkan tsunami. Belum ada laporan kerusakan,” kata Kepala BMKG Wilayah II Tangerang, Suwardi, Minggu (23/05/2021).

Lindu ketiga bermagnitudo 3,5 pukul 11.00 WIB, di lokasi 6,61LS, 105,41 BT, di kedalaman 10 km berjarak 18 km barat laut Sumur. Gempa ke empat, bermagnitudo 3,2SR di 6,62LS, 105,43BT, 16Km barat laut Sumur dikedalaman 10km.

Gempa berikutnya bermagnitudo 3,5SR pukul 11.13 WIB, berlokasi di 6,55 LS-105,5 BT di kedalaman 3 km, berjarak 15 km barat laut Sumur. Kemudian gempa bermagnitudo 2,8 pukul 11.21 WIB, berlokasi di 6,6 LS-105,4 BT di kedalaman 2 km, berjarak 10 km barat laut Sumur.

Baca juga   Balai Kota Yogya Jadi Kawasan Wajib Masker dan Vaksin

Lindu kembali terjadi pukul 11.26 WIB bermagnitudo 3 di kedalaman 10 km, berjarak 18 km barat laut Labuan, Pandeglang, di 6,33 LS-105,67 BT. Kemudian pukul 11.33 WIB bermagnitudo 4,4, di kedalaman 10 km, berjarak 18 km barat laut Sumur, di lokasi 6,57 LS-105,44 BT.

Selanjutnya terjadi gempa bumi lagi pada pukul 12.21 WIB bermagnitudo 2,8, di kedalaman 3 km, berjarak 20 km barat laut Sumur, di lokasi 6,65 LS-105,39 BT. Terus berlanjut pukul 12.40 WIB bermagnitudo 2,5 di kedalaman 10 km, berlokasi di 6,57 LS-105,44 BT, 18 km sebelah barat laut Sumur.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap siaga, dan waspada serta tidak termakan informasi hoax. Warga diminta tetap mencari informasi dari sumber terpercaya. (*)

Share :

Baca Juga

Guguran lava pijar Gunung Merapi, Senin (26/7/2021). (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Lontarkan Lava Pijar, Titik Api Terpantau di Lereng Barat Daya
Semakin berkurangnya donatur, Pemprov Jateng bantu sejumlah panti asuhan di Semarang. (Foto:Humas Jateng)

News

Donatur Berkurang, Panti Asuhan di Semarang Terima Bantuan dari Pemprov
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari Ini 444 Pasien Covid-19 Sembuh di DIY, Terbanyak Warga Sleman
Hotel Safira, Jalan Gatot Subroto Magelang jadi tempat isolasi pasien positif Covid-19.(Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

News

Kasus Corona Melonjak, Magelang Tambah Kamar Isolasi
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Waspadai Corona Varian Delta, Dinkes Imbau Warga Kenakan Dobel Masker
Pemkot Yogyakarta memfasilitasi kelompok rentan administrasi kependudukan (adminduk) untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Di Yogya Transpuan Difasilitasi Bikin KTP-el
Foto yang menunjukkan asap tebal menyelimuti Gunung Merapi siang tadi.(Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
Logo Pemerintah Kabupaten Kebumen. (Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Sebelum PPKM Darurat Diterapkan, Kebumen Sudah Tancap Gas