Home / Panggung

Jumat, 16 Desember 2022 - 19:38 WIB

Dalang Perempuan Hebohkan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk di Suryodiningratan

Foto: Humas Pemkot Yogya

Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Tak seperti biasanya gelaran wayang kulit yang selalu didominasi dalang laki-laki. Namun tidak seperti pagelaran wayang kulit di event Gelar Seni Budaya Suryodiningratan, Kamis (15/12/2022) yang menghadirkan dalang perempuan, Elisha Orcarus Allasso.

Pagelaran seni sebagai upaya melestarikan kebudayaan Jawa di Kelurahan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta ini mengusung lakon “Partakrama”.

Lurah Kelurahan Suryodiningratan Riyan Wulandari mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membuktikan potensi kesenian budaya Jawa di lingkungan Kelurahan Suryodiningratan masih banyak ditemui dengan kearifan lokalnya.

Foto: Humas Pemkot Yogya

Sehingga semua yang mengisi acara pun dari warga Suryodiningratan.

“Ini merupakan bentuk syukur kami, bahwa pandemi sudah berangsur menurun. Selain memperlihatkan seni budaya dengan kearifan lokal yang ada, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat dan meningkatkan solidaritas warganya agar semakin tinggi,” jelas Wulandari sebagaimana dikutip dari portal resmi Pemkot Yogya, Jumat (16/12/2022).

Baca juga   Serunya Panggung Ulang Tahun Komunitas Penggemar The Beatles Yogya

Selain memberikan gelaran budaya, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu UMKM di wilayah Suryodiningratan untuk bangkit.

“Semoga UMKM di Kelurahan Suryodiningratan bangkit dan memotivasi mereka agar semangat dalam meningkatkan penjualan mereka,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi.

Sumadi mengatakan, kegiatan ini perlu di contoh oleh kelurahan lain di Kota Yogyakarta sebagai salah satu bentuk upaya pelestarian budaya Jawa. Terutama dalam menemukan potensi-potensi yang ada di wilayahnya. 

“Gelaran wayang ini sangat luar biasa. Terutama ada sinden yang juga bisa dalang wayang. Semoga Kelurahan Suryodiningratan menjadi mandiri budaya” ujar Sumadi.

Perlu diketahui pada 7 November 2003 lalu, Wayang sudah diakui oleh UNESCO sebagai identitas budaya dan menjadi ikon budaya bangsa Indonesia. 

Oleh karenanya, di tengah arus modernisasi Kota Yogyakarta masih melestarikan keberagaman budaya nusantara salah satunya adalah pertunjukan Wayang Kulit.

Baca juga   Wakil Walikota Yogyakarta Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Adanya pertunjukan wayang selalu membawa nilai-nilai filosofis, religius, dan pesan moral. Sehingga wayang hingga saat ini masih dipertahankan dan menjadi ikon budaya nusantara. 

“Saya berharap melalui pagelaran wayang kulit pada malam hari ini, kita dapat memetik nilai-nilai positif dari lakon ‘Partakrama”. Selain itu, bersama-sama untuk ikut melestarikan budaya. Tidak hanya wayang, pelestarian budaya melalui tari, musik, dan seni juga bisa dilakukan,” ujarnya.

Sumadi juga berharap, kegiatan ini dapat menjadi semangat motivasi bagi dunia seni pada umumnya dan kalangan seniman khususnya pedalangan, untuk terus berkarya dan mengembangkan seni pedalangan.

“Mari ikut nguri-uri budaya Jawa. Semoga ke depannya budaya Jawa terus dilestarikan terutama kepada anak cucu kita,” pungkas SUmadi.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Konferensi pers Prambanan Jazz 2022. Foto: Agoes Jumianto

Panggung

Mulai Hari Ini Sampai Minggu, Prambanan Jazz Festival 2022 “Sewindu Merayakan Rindu”
Kelompok musik Laleilmanino. Foto: Dok.Laleilmanino

Panggung

Lagu “Dengar Alam Bernyanyi” Karya Laleilmanino Jadi Theme Song Y20
Rachel Vennya. (Foto: Instagram @rachelvennya)

Panggung

Dicecar 35 Pertanyaan Selama 8 Jam, Rachel Vennya Terancam 1 Tahun Penjara
Penampilan Tari Sumringah dari Srikandi Dance Squad. Foto: Dok.MKF 2022

Panggung

From Hands to Something, MKF 2022 Masa Depan Kriya dalam Metaverse
Anang GSG dan Yossie Riyani. Foto: Agoes Jumianto

Panggung

Anang GSG dan Yossie Riyani Sukses Gelar Mini Konser ‘Selalu Bahagia’
The Finest Tree. (Foto: istimewa)

Panggung

Sins, Single Anyar The Finest Tree yang Menyoal Perihal Kebebasan
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, didampingi Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga, Digdiyono Basuki Susanto, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Persatuan Artis Sinetron Indonesia (PARSI) Anwar Fuady dan Derry Drajat (artis) di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/5/2022). Foto: Puspenkum

Panggung

Persatuan Artis Sinetron Indonesia Datangi Kejagung, Ada Apa Ya?
Zinidin Zidan dan Tri Suaka. (Foto: Instagram @xdjtrisuaka)

Panggung

Keruh Tri Suaka dan Zinidin Zidan, Sejumlah Job Batal dan Terancam Bayar Royalti Hingga Digugat Rp10 Miliar