Home / Peristiwa

Minggu, 11 Juli 2021 - 04:34 WIB

Dana Desa Habis, 106 Warga Banyubiru Isoman

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan sembako kepada warga Banyubiru yang isoman. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan sembako kepada warga Banyubiru yang isoman. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

NYATANYA.COM, Semarang – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau para perangkat Desa Banyubiru untuk tetap semangat menangani kasus Covid-19. Sebab, penanganan pandemi memerlukan kerja sama dan gotong royong semua pihak termasuk pemerintah desa.

“Saya paham para perangkat desa dan relawan sudah capai menangani Covid-19. Tapi kita harus semangat membantu orang lain yang sedang sakit,” tegas bupati, saat menyalurkan bantuan paket sembako kepada 51 kepala keluarga (KK) warga Desa Banyubiru yang menjalani isolasi mandiri di desa setempat, Jumat (9/7/2021).

Bantuan sembako yang diberikan merupakan bentuk dukungan kepada pemdes, dalam membantu memenuhi kebutuhan harian para pasien positif Covid-19 di wilayahnya.

Terkait rencana Pemdes Banyubiru membeli oksigen berikut tabung dan peralatan lainnya dengan Dana Desa, bupati memperbolehkan. Namun pembelian harus dilakukan secara nyata, dan dilengkapi bukti-bukti pembelian yang sah.

Baca juga   World Cleanup Day, Siswa di Temanggung Pilah Sampah

Pada kesempatan itu, Ngesti juga mengingatkan para perangkat desa agar terus menyosialisasikan protokol kesehatan kepada warga. Menurutnya, hal itu penting untuk menekan laju penambahan kasus positif Covid-19 baru.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang M Gunadi menjelaskan, Pemkab Semarang menyediakan dana cadangan bantuan sembako sebesar Rp1,5 miliar. Dana itu rencananya untuk pengadaan 5.000 paket sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, maupun yang ditangani desa.

“Bilamana alokasi dana desa untuk bantuan sembako habis, dana itu bisa dimanfaatkan,” ujar Gunadi.

Baca juga   Stok Elpiji Selama Musim Tembakau Aman

Sampai awal semester II 2021, lanjutnya, sudah disalurkan 250 paket bantuan di beberapa desa. Paket bantuan berisi 10 kilogram beras, minyak goreng, gula, dan makanan cepat saji.

Kades Banyubiru Sri Anggoro Siswaji menjelaskan, ada 106 orang warga yang menjalani isolasi mandiri. Mereka dirawat di dua rumah singgah yang dikelola pemdes, maupun di rumah masing-masing.

“Dana desa untuk bantuan sembako sudah habis. Bantuan kali ini merupakan pengajuan dari pemdes ke Pemkab Semarang,” terangnya.

Disampaikan, dari sembilan dusun, hanya Dusun Dangkel yang tidak memiliki kasus Covid-19. Hal itu karena wilayahnya cukup terisolasi. Sedangkan klaster penularan sebagian besar dari pekerja pabrik, yang menulari anggota keluarganya. (*)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming bersama Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.(Foto:Diskominfo Surakarta)

Peristiwa

Sragen Terima Bantuan 100 Oksigen Konsentrator dari Surakarta
Koptu Ridwan lakukan Komsos patroli shelter covid-19. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Babinsa Koramil Tegalrejo Patroli Shelter Covid-19
Luhut Binsar Pandjaitan, bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin saat kunjungan di Surakarta. (Foto: Diskominfo Surakarta)

Peristiwa

Blusukan ke Solo, Menteri Luhut Cek Vaksinasi di Lapangan
Sri Sultan saat meresmikan Balai Budaya Panggungharjo, Bantul pada Senin 20 September 2021. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Dibiayai Danais, Balai Budaya Panggungharjo Diresmikan Sri Sultan
Edotel Klaten mulai difungsikan sebagai tempat isolasi terpusat bagi ibu hamil dan menyusi. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Klaten Siapkan Tempat Isolasi Terpusat Khusus Ibu Hamil dan Menyusui
Gerakan” Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi” di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Surakarta “Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi”
LazisNU MWC Secang membagikan daging kurban menggunakan besek. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Unik dan Go Green, Daging Kurban Dibagikan dengan Besek
Para relawan yang tergabung dalam Team Kubur Cepat Kelurahan Kricak. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Team Kubur Cepat Kricak Makamkan Warga Terpapar Covid-19 Pukul 22.30 Wib