Home / Peristiwa

Selasa, 11 Januari 2022 - 00:23 WIB

DBHCHT Kabupaten Temanggung Tahun 2022 Naik Menjadi Rp38,32 Miliar

Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Temanggung pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp38,32 miliar. (MFoto: MC Kab Temanggung)

Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Temanggung pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp38,32 miliar. (MFoto: MC Kab Temanggung)

NYATANYA.COM, Temanggung – Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Temanggung pada tahun 2022 meningkat menjadi Rp38,32 miliar.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung, Fita Parma Dewi mengatakan, ada sejumlah komponen yang membuat penerimaan DBHCHT Kabupaten Temanggung naik dibanding tahun sebelumnya.

Penerimaan DBHCHT pada tahun 2021 berjumlah sekitar Rp32 miliar.

“Ada peningkatan penerimaan DBHCHT di 2022, yakni meningkat Rp 6 miliar, sehingga menjadi Rp38,32 miliar,” kata Fita Parma Dewi, Senin (10/1/2022) di Temanggung.

Fita mengatakan, informasi alokasi DBHCHT tersebut sesuai dengan peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 38 Tahun 2021 tentang alokasi DBHCHT Bagian Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemkab/Pemkot di Jateng tahun anggaran 2022.

Baca juga   Pedagang Kambing Kurban Kebanjiran Pembeli Via Online

Untuk tingkat kabupaten, Temanggung sebagai penerima terbanyak kedua setelah Kabupaten Kudus yang mencapai Rp174,22 miliar. Sedangkan Pemerintah Provinsi Jateng mendapat Rp263,98 miliar.

“Total DBHCHT ke Jateng Rp879,96 miliar. Yakni untuk Pemprov Jateng dan 35 kabupaten/kota,” katanya.

Ia mengatakan, penggunaan DBHCHT tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 215/PMK.07/Tahun 2021 dengan prosentase penggunaan DBHCHT ada pada pasal 11. Aturan ini menggantikan aturan sebelumnya.

Dikemukakannya, sesuai aturan, 50% DBHCHT untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 10% untuk bidang penegakan hukum dan 40% untuk bidang kesehatan.

Adapun 50 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat, terinci 20% untuk program peningkatan kualitas bahan baku, program pembinaan industri dan program pembinaan lingkungan sosial untuk kegiatan peningkatan keterampilan kerja.

Baca juga   Lantik 129 Pejabat Sukoharjo, Bupati Etik Ingatkan Hindari Penyimpangan

“30 persen lainnya untuk program pembinaan lingkungan sosial pada kegiatan pemberian bantuan,” terangnya.

Fita menerangkan, untuk penegakan hukum dalam aturan terbaru lebih fleksibel, yakni apabila dana melebihi kebutuhan dapat dialihkan di bidang kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, alokasi DBHCHT untuk kesejahteraan masyarakat dan penegakan hukum dapat dialihkan ke fungsi penanganan kesehatan, jika anggarannya telah melebihi kebutuhan daerah.

Fita mengatakan, adanya aturan terbaru tersebut, maka alokasi DBHCHT yang telah dipos di APBD tersebut akan di sesuaikan kembali.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Padukuhan Krebet merupakan salah satu padukuhan yang berkomitmen untuk “nguri-uri kabudayan”. Hampir 73 tahun padukuhan ini melakukan kegiatan Merti Dusun setiap tahunnya. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Merti Dusun Krebet, Budaya yang Tetap Lestari sebagai Bentuk Syukur Kepada Illahi
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Rabu (5/1/2022). (Foto: BPMI/Istimewa)

Peristiwa

Presiden Resmikan Bendungan Randugunting yang Pasok Air ke Tiga Kabupaten di Jateng
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Terus Gencarkan Vaksinasi Bagi Pelajar
Foto: ANTARA

Peristiwa

Api Sudah Dipadamkan, Pertamina EP Limau Sudah Beroperasi Normal
Ilustrasi: Ist

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun 13 Mobil di Tol Pejagan-Pemalang KM 253, Satu Orang Meninggal
Akibat perbuatannya, Y terancam dijerat Pasal 338 Jo Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun. Foto:Ist

Peristiwa

Ayu Dibenturkan Tukang Becak ke Dinding hingga Tewas, Gegara Masalah Sepele Ini
Tersangka AH dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Polresta Yogyakarta, Kamis (15/9/2022). Foto: @polresjogja

Peristiwa

Polresta Yogyakarta Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pelakunya Ayah Tiri
Ganjar Pranowo cukur gundul sebagai dukungan pada anak-anak pejuang kanker saat merayakan Hari Kanker Anak Sedunia. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Cukur Gundul untuk Semangati Anak Penyintas Kanker, Ganjar: Bangun Solidaritas Lebih Penting