Home / Peristiwa

Rabu, 30 Juni 2021 - 11:23 WIB

Di Harganas 2021 Blora Raih 2 Penghargaan

nyatanya.com

nyatanya.com

NYATANYA.COM, Blora – Bertepatan dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVIII, Selasa (29/6/2021), Kabupaten Blora meraih dua penghargaan.

Penghargaan pertama diberikan kepada pasangan Lilik Hernanto (mantan Plt Kadinkes Blora) beserta istri, Emy Ratnawati yang memperoleh predikat Terbaik 1 Nasional sebagai Pasangan KB Lestari 20 Tahun. Penghargaan kedua, diberikan kepada Desa Geneng Kecamatan Jepon sebagai​ Nominator ke-2 Pelaksana Terbaik Momentum Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Nasional kategori Kabupaten periode 2020-2021.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, penghargaan tersebut diberikan BKKBN Pusat atas pelaksanaan KB dan PKK Bangga Kencana. Dia berharap, hal itu menginspirasi masyarakat untuk terus merencanakan keluarga dengan baik.

“Selamat kepada Pak Lilik dan istri, begitu juga untuk Desa Geneng. Semoga dapat menginspirasi dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar bupati didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora Ainia Sholichah, usai mengikuti Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVIII Tahun 2021 secara virtual dari Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa (29/6/2021).

Baca juga   Telur Nyamuk ber-Wolbachia Disebar di Sleman, Ini Maksudnya

Dalam kesempatan itu, Arief kembali mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan. Terlebih saat pandemi seperti sekarang. Selain itu, juga terus mencegah stunting, demi terciptanya generasi berkualitas.

“Kita tahu bahwa saat ini kesehatan merupakan aspek yang sangat penting untuk dijaga. Melalui Harganas ini, mari kita jaga kesehatan masing-masing dan terus lakukan pencegahan stunting. Blora pasti bisa,” ucap bupati.

Kepala BKKN Hasto Wardoyo menyampaikan, Peringatan Harganas merupakan momen untuk merefleksikan pentingnya institusi terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga. Suatu bangsa, suatu negara, atau masyarakat luas tidak akan memiliki populasi yang produktif jika para keluarganya tidak berkualitas.

Peringatan Harganas XXVIII mengambil dengan tema “Keluarga Keren Cegah Stunting” bertujuan agar semua keluarga tergerak mencegah stunting, di mana berdasarkan data dari Kemenkes RI, diketahui, jumlah kasus stunting di Indonesia pada 2019 mencapai 27,67 persen.

Baca juga   Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya

“Angka itu berhasil ditekan dari 37,8 persen pada tahun 2013. Namun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan Organ­isasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu kurang dari 20 persen. Oleh sebab itu dalam momentum Harganas ini kita ajak seluruh keluarga untuk menceg­ah terjadinya stunting,” pinta Hasto Wardoyo.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menambahkan, peran keluarga sangat penting dalam pencegahan stunting, mengingat keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang berperan besar.

“Keluarga menjadi sekolah pertama dalam menyiapkan generasi yang akan datang. Keluarga adalah jaminan generasi penerus bangsa ini menjadi baik. Keluarga juga harus berperan aktif dalam penanggulangan stunting. Tidak cukup pemerintah saja yang bergerak,” katanya.

Menyinggung kasus pa­ndemi Covid-19 yang terus meningkat bela­kangan ini, Ma’ruf Amin mengingatkan masyarakat unt­uk disiplin menerapkan protokol kesehatan melalui 5M. (*)

Share :

Baca Juga

Kepala DPMPTSP Jateng, Ratna Kawuri. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Realisasi Investasi Jateng Semester I Capai Rp25,3 Triliun
Petugas gabungan Weru intensifkan imbauan prokes. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

Peristiwa

PPKM Level 4, Petugas Gabungan Weru Intensifkan Imbauan Prokes
Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kementerian Agama Tunda Keberangkatan Haji Tahun 2021, Kemenag Kota Yogya Tepis Hoax
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun saat jumpa pers. (Foto: Dokumentasi Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jangan Euforia Penurunan Kasus Covid-19
Suasana Kota Pekalongan selama PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

PPKM Level 4, Warung Makan Boleh Buka Sampai Pukul 9 Malam
Ganjar Pranowo melihat progres pembangunan SMAN Tawangmangu. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Progres Pembangunan Sudah 15 Persen, Ganjar Berharap SMAN Tawangmangu Jadi Center of Excellence
Gubernur DIY menandatangani naskah persetujuan bersama Raperda Tahun Anggaran 2020. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Gubernur Tandatangani Naskah Persetujuan Pertanggungjawaban APBD DIY 2020
Serma Hartono membagikan obat serta vitamin. (Foto : dokumentasi Koramil Tegalrejo)

Peristiwa

Serma Hartono Bagikan Obat dan Vitamin Bantuan Mabes TNI ke Warga Kricak