Home / Plus

Rabu, 8 September 2021 - 08:19 WIB

Diapresiasi Gus Yasin, Santri Kreatif Ini Produksi Pesawat Aeromodeling

Gus Yasin mengapresiasi kreativitas para santri Pondok Pesantren Al Ma’wa Kendal, yang mampu memproduksi berbagai jenis pesawat aeromodeling.
(Foto: Humas Jateng)

Gus Yasin mengapresiasi kreativitas para santri Pondok Pesantren Al Ma’wa Kendal, yang mampu memproduksi berbagai jenis pesawat aeromodeling. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi kreativitas para santri Pondok Pesantren Al Ma’wa Kendal, yang mampu memproduksi berbagai jenis pesawat aeromodeling. Sebagai bentuk apresiasi, dia membeli satu unit pesawat aeromodeling karya santri.

“Saya senang ada santri yang kreatif dan masuk di ekonomi kreatif. Ini sebuah gebrakan inovasi teman-teman santri yang biasanya belajar kitab, tapi saat ini sudah masuk ranah digital. Sehingga ini perlu diapresiasi dan saya membeli satu. Ini sekaligus untuk promosi,” ujar Gus Yasin, sapaan Wagub, seusai menjajal menerbangkan pesawat aeromodeling karya santri di halaman rumah dinasnya, Selasa (7/9/2021).

Selain bentuk apresiasi, Gus Yasin mengaku sengaja memesan aeromodeling jenis Cessna yang dirakit para santri Ponpes Al Ma’wa Kendal, untuk membantu mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif berbasis ponpes. Menurutnya, santri yang identik dengan kegiatan mengaji dan belajar ilmu agama, juga mampu membuat berbagai produk kreatif dan bernilai ekonomi.

“Saya mendorong supaya ada promosi, pesawat ini bisa kita pasang ketika ada pameran, atau ketika ada tamu yang masuk ruang kerja wakil gubernur. Para tamu bisa melihat ini pesawatnya dari mana, lalu kita tinggal menyampaikan ini dari salah satu pondok pesantren yang ada di Jateng, yakni Ponpes Al Ma’wa Kendal,” terangnya.

Baca juga   Batik Ciprat Difabel Diminati Pasar Malaysia dan Irlandia

Wagub berharap, pesawat aeromodeling karya santri Ponpes Al Ma’wa menjadi pemantik bagi ponpes-ponpes lainnya di Jateng, terutama ponpes yang berbasis Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk terus mengembangkan ekstrakurikuler dengan berbagai produk yang lebih kreatif dan inovatif. Sehingga melahirkan santri-santri wirausaha.

“Pemprov Jateng akan membantu mempromosikan produk-produk unggulan berbasis ponpes. Selain itu, Pemprov Jateng juga melakukan pendampingan, kemudian apabila potensinya dapat dikembangan maka kita bantu penyediaan peralatan dan lainnya,” kata Gus Yasin.

Sementara itu, salah satu santri Al Ma’wa, Asyir mengaku sangat senang mendapatkan pesanan pesawat aeromodeling jenis Cessna dari Wakil Gubernur Jateng.

Santri Kendal ini tidak menyangka dirinya dan beberapa santri Ponpes Al Ma’wa, mendapat kepercayaan untuk mengerjakan pesawat aeromodeling pesanan wakil gubernur Jawa Tengah.

Baca juga   Gowes ke Jatidiri, Ganjar Semangati Atlet Pelatda PON Jateng

“Saya sangat senang mendapat pesanan dari Pak Wakil Gubernur kemudian langsung membuat. Dalam proses pembuatan pesawat aeromodeling ini, yang paling sulit pada bagian sayap. Karena pada bagian ini kanan-kirinya harus sama, ketebalan dan kelurusan kayu untuk sayap juga harus sama,” katanya.

Asyir menjelaskan, pembuatan pesawat aeromodeling Cessna ini memakan waktu sekitar dua minggu dan dikerjakan secara berkelompok. Hingga saat ini, santri Ponpes Al Ma’wa telah membuat sebanyak 12 unit pesawat aeromodeling dalam berbagai model dengan harga bervariasi, yakni mulai Rp5 juta hingga Rp20 juta per unit.

“Membuat aeromodeling ini adalah kegiatan ekstrakurikuler. Jadi kami membuat hanya kalau ada pesanan dan dikerjakan saat waktu senggang. Untuk aeromodeling Cessna pesanan Gus Yasin harganya Rp5 juta komplet dengan remote dan lainnya,” terang Asyir. (*)

Share :

Baca Juga

Anggota kelompok Lilin Kecil Club foto bersama ibu-ibu usai pelatihan. (Foto: Agoes Jumianto)

Plus

Begini Cara ‘Lilin Kecil Club’ Berbagi di Tengah Pandemi
(Foto:kratonjogja.id)

Plus

Yuk, Kenali Macam Wadah Sesaji Daun Pisang dalam Upacara Tradisi Keraton
Anak-anak di Desa Nglobo mengekspresikan dukungannya pada atlet Jateng yang berlaga di PON XX Papua dengan menggambar. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art Blora)

Plus

Begini Anak-anak Desa Nglobo Dukung Atlet Jateng Berlaga di PON XX Papua
Sebagian pengurus Kajianmu saat rapat. Foto: nyatanya.com/Sulis

Plus

Kajianmu, Bantu Bisnis Online Tanpa Modal
Miftahudin Nur Ihsan dan batik bertema Covid-19 produksinya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Miftahudin Ciptakan Batik Bertema Vaksin Covid-19
Erwin Dianawati menunjukkan jamu serbuk “Racik Sewu”. (Foto: Humas/beritamagelang)

Plus

Racik Sewu, Inovasi Jamu Gendongan yang Dikemas Kekinian
Selain banyak diminati konsumen di Indonesia, batik ciprat ini mulai diminati para konsumen dari Malaysia dan Irlandia. (Foto:Diskominfo Kabupaten Temanggung)

Plus

Batik Ciprat Difabel Diminati Pasar Malaysia dan Irlandia
Dengan menggarap lahan nganggur menjadi kebun sayur, kelompok tani ibu-ibu PKK Srikandi Desa Jetis Wetan ini berharap dapat menginspirasi masyarakat dalam bidang pertanian. (Foto: Diskominfo Klaten)

Plus

PKK Pedan Hijaukan Tanah Kas Desa dengan Sayuran Organik