Home / Wisata

Senin, 4 Oktober 2021 - 23:51 WIB

Dibatasi 25%, Pengunjung Umbul Ponggok Harus Rela Antre

Obyek wisata tirta Umbul Ponggok masih menjadi daya tarik wisatawan. Sejak simulasi pembukaan wisata mulai digelar pada 3 September 2021, pengunjung harus bersabar menunggu antrean untuk bisa masuk ke lokasi. (Foto: umbulponggok.co.id)

Obyek wisata tirta Umbul Ponggok masih menjadi daya tarik wisatawan. Sejak simulasi pembukaan wisata mulai digelar pada 3 September 2021, pengunjung harus bersabar menunggu antrean untuk bisa masuk ke lokasi. (Foto: umbulponggok.co.id)

NYATANYA.COM, Klaten, Salah satu ikon wisata andalan Kabupaten Klaten, kembali dibuka untuk wisatawan. Pembukaan tersebut merupakan bagian dari simulasi pembukaan obyek wisata pasca status Kabupaten Klaten sebagai daerah level 3.

Simulasi pembukaan wisata Umbul Ponggok mulai digelar pada 3 September 2021 lalu dan masih berlangsung hingga saat ini. Dalam pelaksanannya, Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono mengatakan protokol kesehatan menjadi perhatian utama.

“Uji coba terus dilakukan dan disesuaikan agar penerapan protokol kesehatan dapat berlangsung dengan tertib dan disiplin. Sampai saat ini simulasi pembukaan Umbul Ponggok berjalan dengan baik dan pengunjung dapat mengikuti arahan dari pengelola,” ungkapnya dalam keterangan resmi Diskominfo Klaten, Senin (4/10/2021).

Junaedi menjelaskan saat ini pengunjung dibatasi hanya 25 persen dari total kapasitas atau sekitar 100 orang dalam sekali kunjungan dari kapasitas keseluruhan mencapai 400 orang. Pembatasan tersebut menjadi perhatian pengelola agar tidak terjadi kerumunan di lokasi wisata.

Baca juga   Airlangga : Masyarakat Wajib Dukung Isolasi Terpusat

“Meskipun sudah dibuka, namun jumlah pengunjung yang masuk diperketat. Setiap pengunjung harus mengikuti screening dan mengisi form data diri dan kesehatan, termasuk menunjukkan bukti sudah mengikuti vaksinasi Covid-19,” paparnya.

Diakuinya dengan adanya pembatasan pengunjung, terjadi antrean pengunjung yang akan masuk ke area wisata. Namun hal tersebut sudah diantisipasi dengan menyiapkan tempat tunggu khusus.

“Biasanya terjadi karena adanya pengunjung yang datang secara rombongan. Kalau perorangan, dapat masuk setelah adanya pengunjung yang meninggalkan lokasi. Ada petugas khusus yang menghitung jumlah pengunjung, sehingga pengunjung yang menunggu dapat bergantian menikmati wisata Umbul Ponggok,” katanya menjelaskan.

Baca juga   Masuk Rekor MURI, Dharma Pertiwi Gelar Membatik Serentak Sedunia

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho mengatakan bahwa kegiatan pra simulasi penerapan protokol kesehatan di obyek wisata tirta Umbul Ponggok secara umum sudah sesuai dengan SOP yang ada yakni dengan menerapkan pengunjung wajib cuci tangan, wajib pakai masker, serta wajib menunjukkan surat keterangan sudah melakukan vaksinasi.

Selain itu penerapan tempat duduk juga sudah diatur sedemikian rupa dengan jarak yang sesuai bahkan pengunjung saat masuk dan keluar obyek wisata umbul ponggok sudah melewati pintu yang berbeda.

“Yang perlu diperhatikan pengelola untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan dan saat buka harus tertib membatasi jumlah pengunjung sesuai aturan yang diberlakukan oleh pemerintah,” ungkapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melakukan simulasi uji coba pembukaan usaha pariwisata di Candi Borobudur. (Foto:Humas Jateng)

Wisata

Uji Coba Lancar, Candi Borobudur dan Prambanan Terima Wisatawan
“Eling Mbansari” merupakan kawasan pedesaan Eduwisata yang memadukan wisata alam, ekonomi kreatif dan wisata penjelajahan. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Wisata

Temanggung Buka Kawasan Pedesaan Eduwisata “Eling Mbansari”
Porsi Tahu Gimbal Pak Yono, cukup bikin kenyang. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Wisata

Icip-icip Tahu Gimbal Pak Yono yang Legendaris
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno melakukan Rembug Santai bersama pelaku wisata, desa wisata dan ekonomi kreatif, bertempat di Kantor Eks Kawedana Parakan. (Foto:MC Kab Temanggung)

Wisata

Sandiaga Uno Rembug Santai dengan Pelaku Wisata Temanggung
Indah Juanita, Direktur Utama BOB (kedua dari kiri) dan Direktur Damri, Setia N Milatia Moemin usai bertemu di kantor BOB. Foto: nyatanya.com/Instagram Borobudur

Wisata

DAMRI Dukung Aksesibilitas Pengembangan Destinasi Super Prioritas Borobudur
“Menoleh ke Menoreh” menjadi judul yang diangkat dari kegiatan pengembangan kearifan lokal dan potensi daerah untuk mendukung karya ekonomi kreatif di Kulonprogo. (Foto:MC Kab.Kulon Progo)

Wisata

”Menoleh ke Menoreh” Tandai Peringatan Hari Pariwisata Sedunia
Keberadaan kereta api khusus bandara ini bisa mendongkrak pariwisata di DIY. Dengan kemudahan aksesbilitas bagi wisatawan diharapkan kunjungan wisata di DIY mengalami peningkatan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Wisata

Kereta Bandara Beroperasi Dongkrak Pariwisata Yogya
Bupati Kudus HM Hartopo, saat ziarah di Makam Sunan Muria. (Foto:MC Kab Kudus)

Wisata

Protokol Kesehatan di Makam Sunan Muria Diperketat