Home / Olga

Minggu, 3 Juli 2022 - 20:26 WIB

Dikalahkan Takuro/Kobayashi, Fajar/Rian Runner Up Malaysia Open 2022

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya harus puas keluar sebagai runner up di ajang bulutangkis Malaysia Open 2022. Foto: PBSI

Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya harus puas keluar sebagai runner up di ajang bulutangkis Malaysia Open 2022. Foto: PBSI

NYATANYA.COM, Kuala Lumpur – Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya harus puas keluar sebagai runner up di ajang bulutangkis Malaysia Open 2022.

Mereka di final harus mengakui keunggulan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang lewat pertarungan rubber game, 24-22, 16-21, 21-9.

Dalam laga yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (3/7/2022) sore, Fajar/Rian memulai laga dengan kurang baik.
Mereka selalu tertinggal angka dari lawannya yang menempati unggulan kedua itu.

Momentum hadir di akhir laga, Fajar/Rian bisa berbalik unggul 20-19 dan 21-20. Sayang, kesalahan sendiri membuat mereka gagal menyelesaikannya.

Di gim kedua, permainan Fajar/Rian membaik. Terus memimpin sejak awal, Fajar/Rian akhirnya merebut gim ini.

Di gim ketiga, pasangan nomor tujuh dunia tidak berhasil mempertahankan pola permainan. Sementara sebaliknya, Hoki/Kobayashi begitu nyaman bermain.

“Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar walau hasilnya belum maksimal. Di gim pertama kami selalu tertinggal tapi kami terus berusaha mengejar, sayang tidak bisa menyelesaikan saat bisa ambil dua gim poin. Di gim kedua permainan kami membaik dan bisa menang. Di gim ketiga, start kami terlalu lambat, sementara mereka bisa langsung menemukan pola yang tepat,” jelas Rian seusai laga.

Baca juga   Shin Tae-yong Optimis Indonesia Raih Poin Penuh Lawan Vietnam

“Hoki/Kobayashi sangat padu. Mereka juga punya power yang kuat dan stamina yang baik. Hari ini mereka bermain sangat stabil,” tambah Fajar.

Fajar/Rian mengaku tidak tampil maksimal di laga kali ini karena banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Stamina yang sudah menurun ditengarai mempengaruhi performa dan fokus mereka. Tetapi Fajar/Rian tidak mau menjadikan hal itu sebuah alasan.

“Kami tidak tampil maksimal hari ini, banyak melakukan kesalahan sendiri yang tidak perlu. Kuncinya mungkin tadi di gim pertama, sayang kami kurang berani saat dapat dua gim poin itu,” ucap Fajar.

“Stamina kami memang sudah menurun, tapi itu bukan alasan karena lawan juga pasti merasakan. Lebih ke kurang fokusnya saja,” kata Rian.

Baca juga   Tim Sepakbola Kontingan Kota Yogya Dapat Bonus dari PDAM Tirtamarta

Menjadi finalis di Negeri Jiran ini merupakan hasil runner up ketiga dari lima final yang dijalani Fajar/Rian sepanjang tahun 2022.

Sebelumnya mereka juga menjadi runner up di Thailand Open dan Korea Open. Sementara gelar juara diraih di Swiss Open dan Daihatsu Indonesia Masters.

Tidak banyak waktu bagi Fajar/Rian untuk menatap turnamen selanjutnya. Mereka sudah ditunggu Malaysia Masters dua hari mendatang. Pemulihan kondisi tubuh menjadi prioritas mereka sekarang.

“Kami harus benar-benar pintar memulihkan kondisi karena kalau dibilang, badannya sudah remuk istilahnya. Jadi harus pintar dari segi pola makan, istirahat, dan vitamin,” tutur Fajar.

“Pastinya kami menatap ke depan lebih baik lagi. Walaupun di sini hasilnya belum maksimal, kami akan mencoba memperbaikinya lagi, mengevaluasinya lagi apa kurangnya,” tutup Rian.

Malaysia Open 2022 berbagi juara secara adil. Tidak ada negara yang dua kali keluar sebagai juara.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Kemenpora beri bonus untuk PBSI, PABSI dan NPC atas sejumlah prestasi yang diraihnya. (Foto: Bagus/Humas Kemenpora)

Olga

Kemenpora Beri Bonus untuk PBSI, PABSI dan NPC
Foto: Bagus/Biro Humas Kemenpora

Olga

Timnas PSAI Lolos Piala Dunia Sepakbola Amputasi 2022 di Turki
Menpora Zainudin Amali (tengah bawah) berfoto bersama dengan pebulu tangkis tunggal putri Jawa Barat Saifi Riska Nurhidayah (kedua kiri atas), tunggal putri Bali Komang Ayu Cahya Dewi (kiri atas), tunggal putri Papua Gabriela Meilani Moningka (kedua kanan atas) dan tunggal putri Jawa Timur Sri Fatmawati (kanan atas) usai Upacara Penghormatan Pemenang final Bulu Tangkis Tunggal Putri PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Saifi Riska Nurhidayah menyabet medali emas, sementara medali perak diraih Komang Ayu Cahya Dewi dan Gabriela Meilani Moningka dan Sri Fatmawati masing-masing meraih medali perunggu. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj)

Olga

PON Papua XX, Selain Sukses Juga Mencatatkan 90 Rekor Baru
Pelari Abraham Elopere dari Papua finis pertama nomor 1500 meter putra T20 cabang atletik di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (6/11/2021). (Foto: ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Olga

Atlet Tuan Rumah Raih Medali Emas Pertama Peparnas XVI Papua
Pemprov Jateng menyerahkan bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. (Foto: Humas Jateng)

Olga

Pemprov Jateng Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali PON 2021
(Foto: Antara)

Olga

Ratusan Marshall Lokal Dilatih Khusus untuk MotoGP Mandalika 2022
Di ASEAN Paragames di nomor 100 meter kelas T46 putri, pelari Nanda Mei Sholihah raih emas. Foto: INASPOC

Olga

Nanda Mei Sholihah Bersyukur Bisa Sumbang Medali Emas dan Banggakan Orang tua
Bupati Sleman Kutsini Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa memberikan penghargaan kepada perwakilan atlet dan pelatih POPDA DIY 2024, Selasa 2 April 2024. (Humas Sleman)

Olga

Juara Umum POPDA DIY 2024, Pemkab Sleman Beri Penghargaan Rp770 Juta untuk Atletnya