Home / Plus

Selasa, 30 November 2021 - 21:11 WIB

Dikunjungi Ganjar, UMKM Kriya Kayu Rik Rok Magelang Makin Moncer

Kriya Kayu Rik Rok di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. UMKM pengolahan kerajinan kayu dari limbah kayu ini mendapatkan manfaat dari pendampingan Pemprov Jateng. (Foto: Diskominfo Jateng)

Kriya Kayu Rik Rok di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. UMKM pengolahan kerajinan kayu dari limbah kayu ini mendapatkan manfaat dari pendampingan Pemprov Jateng. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Magelang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya memajukan sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). Seperti yang dilakukan di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Adalah Kriya Kayu Rik Rok, UMKM pengolahan kerajinan kayu dari limbah kayu yang mendapatkan manfaat dari pendampingan Pemprov Jateng. Bahkan, UMKM yang berdiri sejak 1997 ini, pernah mendapatkan kunjungan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, sehingga penjualan pun kian membaik.

“Terima kasih Pemprov Jawa Tengah atas fasilitasinya, atas kolaborasi dan sinerginya terhadap UMKM. Menjadikan UMKM naik kelas,” kata pemilik Kriya Kayu Rik Rok, Ipung Purwanto, di tempat usahanya, beberapa hari lalu.

Dia menerangkan, usahanya mendapatkan pendampingan dari Pemprov Jateng. Mulai dari pelatihan, sampai promosi. Bahkan pemerintah memfasilitasi promosi di Bandara International Ahmad Yani Semarang, dan New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Baca juga   Wisata Industri Jamu, Potensi yang Menarik untuk Dikembangkan

“Kami sangat terbantu sekali tatkala mau masuk bandara. Bila tanpa lewat atau tidak difasilitasi Pemprov (Jateng),” ucapnya.

Bahkan di masa pandemi, penjualan juga mulai signifikan. Sebab, Pemprov Jateng dan Dekranasda pusat melakukan pameran online, kerja sama dengan marketplace. Pria ramah ini juga senang dengan kunjungan Gubernur Jateng beberapa waktu lalu. Sebab telah berdampak pada penjualan.

“Sesudah dirawuhi (dikunjungi) Pak Ganjar, memang bagi kami sangat menguntungkan, karena minimal itu menjadi endorser produk-produk kami. Bahwa kami layak, seperti ini untuk kunjungan, wisata edukasi, paling tidak iklan tidak berbayar setelah dikunjungi pak gubernur, karena yang promosi di tempat kami adalah orang nomor satu di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Baca juga   Lima Warga Mertoyudan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Lebih berkesan lagi, pada kunjungan Ganjar ke tempat usahanya, gubernur telah memborong produknya. Padahal saat itu, penjualan kerajinan sedang tidak baik karena masih pandemi.

“Sempat juga beliau (Ganjar) borong-borong produk UMKM. Kalau waktu itu tidak ada tamu karena pandemi, tidak produksi. Akhirnya produk kami dibeli dan ada yang dikasih di kantor gubernur untuk suvenir. Saat bertemu anak kecil itu diberikan secara cuma-cuma,” jelasnya.

Ipung juga menjelaskan sekilas usahanya. Kriya Kayu Rik Rok merupakan usaha ramah lingkungan. Rik Rok berasal dari suara jangkrik dan kodok. Kedua binatang itu hidup di sawah, di lembah, tidak kena polusi.

“Mereka bersahut-sahutan, ‘rik rok’, tapi tidak saling menjegal, saling mengisi, menjadikan harmoni kehidupan. Itulah filosofi kehidupan untuk berkelanjutan,” pungkasnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

(Foto:MC.Prov Jatim)

Plus

Ini Kisah Anak Muda Pengusaha Batik Asal Jatim Langganan Pejabat
Winarno (berkacamata) bersama karyawan membawa tegel motif Corona yang dilaunching Senin (20/12/2021). (Foto: humas/beritamagelang)

Plus

Kreatif, Win Art Solution Bikin Tegel Motif Corona
Melalui International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) ke-14 tahun 2021, lima pelajar Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan empat medali perunggu. (Foto: Kemendikbudristek)

Plus

Tim Indonesia Raih 5 Medali pada IOAA ke-44 di Colombia
Itur Yuliastik dan wedang bledeg produksinya. (Foto: Humas/beritamagelang)

Plus

Wedang Bledeg, Ramuan Herbal yang Diburu Konsumen Saat Pandemi
Dengan rasa yang khas dan legit, sale pisang buatan Bang Zae cukup laris di pasaran. Hingga saat ini dia telah menjual 2 kwintal sale pisang dan produknya sudah ada di 10 outlet oleh-oleh khas Batang. (Foto: MC Batang, Jateng)

Plus

Bangkit dari Pandemi, Usaha Sale Pisang Bang Zae Laris Manis
Miftahudin Nur Ihsan dan batik bertema Covid-19 produksinya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Miftahudin Ciptakan Batik Bertema Vaksin Covid-19
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang saat ini mengupayakan perluasan lahan tanam biofarmaka memanfaatkan pekarangan warga Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. (Foto: humas/beritamagelang)

Plus

Kampung Rempah Borobudur Kembangkan Biofarmaka di Pekarangan Warga
Krenova digelar untuk mendorong terbentuknya budaya kreativitas di masyarakat. (Foto: Diskominfo Jateng)

Plus

Jamu Asam Urat Karya Siswa MAN Raih Juara Krenova 2021