Home / Peristiwa

Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:39 WIB

Disinyalir Tanpa Perencanaan Matang, Proyek Pembangunan Embung Sendangtirto Senilai Rp8 Miliar Molor

Proyek pembangunan Embung Sendangtirto masih dalam pengerjaan meski sudah dibatas akhir kontrak.  (Foto: Zainuri )

Proyek pembangunan Embung Sendangtirto masih dalam pengerjaan meski sudah dibatas akhir kontrak. (Foto: Zainuri )

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Proyek pembangunan Embung Sendangtirto yang tepatnya berada di Kelurahan Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman dipastikan molor tidak bisa selesai tepat pada waktunya. Hal tersebut mengingat proyek yang menggunakan anggaran APBN senilai Rp8 miliar lebih dengan batas waktu 210 hari tidak bisa selesai dalam waktu tersebut.

Saat dilakukan investigasi, proyek Embung Sendangtirto diperkirakan baru selesai sekitar 80-90 persen. Semestinya proses pembangunan proyek embung itu sudah harus kelar 100 persen sesuai jadwal yang tepat dan sesuai sebagaimana dalam kontrak, yaitu Kamis (21/10/2021).

Ketika dilakukan pantauan di lapangan, proyek yang digarap oleh penyedia jasa dari PT Dwi Daya Lestari  yang beralamat di Desa Kebandingan RT 25/06 Kedungbanteng, Tegal, Jateng itu masih terlihat tengah melakukan penggarapan sejumlah titik-titik area proyek, kendati sudah di penghujung batas waktu.

Baca juga   Gibran Terima Bantuan 50 unit Hepa Ventilasi dari Pemerintah Kota Zhuhai

Untuk diketahui, bahwasannya proyek pembangunan Embung Sendangtirto itu memiliki tujuan untuk penyediaan tempat penampungan air, pemenuhan kebutuhan air irigasi serta sebagai lahan konservasi alam dan pariwisata.

Tak ayal, sejumlah masyarakat, khususnya warga di wilayah Kelurahan Sendangtirto  sangat berharap proses pembangunan proyek Embung Sendangtirto dapat segera terselesaikan.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan adanya kesan jika proyek pembangunan embung Sendangtirto ini tanpa ada perencanaan yang matang. Disinyalir pula dalam pelaksanaan pekerjaan tidak dilakukan sesuai dengan dokumen kontrak. Sehingga proyek Embung Sendangtirto ini molor selesai, tidak dapat bermanfaaf sesuai waktu yang telah ditentukan. Sehingga uang negara yang dikucurkan, tidak segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada waktunya.

Baca juga   Ngemplak Jadi Percontohan Pertanian Pekarangan Rumah Tangga

Lebih miris lagi, ketika masa pelaksanaan penggarapan telah berakhir, sejumlah titik lokasi fasilitas, seperti toilet umum, pagar pembatas (pengaman) dan tiang lampu penerangan baru dikerjakan. Demikian pula sebagian paving jalan yang sudah terpasang sebelumnya sekarang terlihat mulai rusak dan ambles.

Sedangkan, saat hal itu ditanyakan kepada beberapa pekerja dilapangan, mereka mengakui tidak mengetahuinya karena mereka mengaku hanya pekerja. Demikian pula dengan molornya batas waktu pengerjaan proyek embung tersebut. Tak pelak, molornya realisasi pelaksanaan pembangunan proyek Embung Sendangtirto dinilai sebagai hal yang merugikan negara.  (N2)

Share :

Baca Juga

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meresmikan kawasan Argowiyoto sebagai Kampung Singkong, Selasa (12/10/2021). (Foto:MC Salatiga)

Peristiwa

Mentan Yasin Limpo Resmikan Kampung Singkong Salatiga
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menerima kunjungan Walikota Sawahlunto, Deri Asta untuk belajar tata kelola bangunan-bangunan tua bersejarah menjadi destinasi wisata. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Sawahlunto Belajar Penataan Bangunan Bersejarah di Kota Yogya
Ganjar Pranowo hadiri Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2021 di kantornya. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Sepuluh Desa dan Kelurahan di Jateng ini Bersih Narkoba
Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming kepada warga masyarakat terdampak Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Bank Indonesia Surakarta Serahkan Bantuan 2.000 Paket Sembako dan Vitamin
Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Alun-alun Klaten Dibuka untuk PKL, Makan di Tempat 20 Menit
Sekda Kabupaten Magelang Adi waryanto saat membuka kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan Untuk UMK Pangan Siap Saji Di Kawasan Borobudur yang diadakan BPOM Semarang di Manohara Resto, komplek TWC Borobudur, Kamis (11/11/2021). (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Kualitas Jajanan dan Oleh-oleh di Destinasi Wisata Jadi Perhatian Pemerintah
Wakil Walikota Yogyakarta Hero Poerwadi menghadiri sekaligus menandatangani komitmen warga kampung Singosaren menjadi Kampung Panca Tertib. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pembudayaan Perilaku Tertib di Masyarakat Tentukan Keberhasilan Kampung Pantib
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Stok Vaksin Ditambah, Jateng Terus Percepat Vaksinasi