Home / Peristiwa

Senin, 11 Oktober 2021 - 09:00 WIB

Diskominfo Wonosobo Gelar Pelatihan Broadcasting dan Publikasi

Pelatihan broadcasting dan public speaking yang digelar Diskominfo Wonosobo menghadirkan dua narasumber kaliber nasional, Eddy Koko dan Risa Karmida. (Foto:Mc. Diskominfo Kab Wonosobo)

Pelatihan broadcasting dan public speaking yang digelar Diskominfo Wonosobo menghadirkan dua narasumber kaliber nasional, Eddy Koko dan Risa Karmida. (Foto:Mc. Diskominfo Kab Wonosobo)

NYATANYA.COM, Wonosobo – Para broadcaster dari enam radio mitra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, yang selama ini berada di belakang kemudi siaran radio maupun reportase langsung berita, mendapatkan pelatihan broadcasting dan public speaking dengan menghadirkan dua narasumber kaliber nasional, Eddy Koko dan Risa Karmida.

Pelatihan diikuti tak kurang dari 30 peserta, terdiri dari penyiar, reporter berita, staf humas perangkat daerah dan kru Televisi Streaming WEB TV Wonosobo.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Sekretaris Dinas, Winarningsih, menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengoptimalkan potensi broadcasting dan publikasi melalui berbagai kanal media yang ada di Wonosobo.

“Target peserta sebanyak 30 orang, yang merupakan praktisi kehumasan, penyiar radio dan kru TV streaming, kita harapkan mampu menyerap materi-materi dari kedua narasumber, karena keduanya merupakan praktisi yang sudah berpengalaman, baik di bidang kehumasan, broadcasting, jurnalistik sampai pada public speaking,” tuturnya, Jum’at (8/10/2021)

Baca juga   Dua Bank Ikut Terbakar, Jago Merah Lalap 5 Ruko di Wonosobo

Kepala Seksi Kerjasama Media dan Pengembangan SDM Bidang IKP Dinas Kominfo, Fahrudin Azis menjelaskan, melalui pelatihan broadcasting dan public speaking tersebut, pihaknya berupaya untuk menjembatani kebutuhan para pelaku kehumasan yang ingin meng-upgrade skill berbicara di depan kamera maupun di dalam ruang siaran.

“Era digital dengan semakin banyak sarana komunikasi dan publikasi, memerlukan pemahaman baru agar nantinya para pelaku broadcasting di Wonosobo juga lebih update,”ujar Fahrudin.

Hadirnya Eddy Koko, sebagai jurnalis senior sekaligus mantan praktisi penyiaran di Trijaya FM disebut Fahrudin juga telah memberikan warna baru dalam pemahaman terkait bagaimana para pelaku broadcasting di Wonosobo harus bersikap terhadap media-media modern.

“Sebagian dari para pelaku jurnalistik masih ragu-ragu untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi, padahal saat ini hampir semua media massa besar juga telah memanfaatkannya secara optimal,”tambahnya lebih lanjut.

Baca juga   Ada Recovery di Bekas Penambangan Quarry, Wadas Jadi Destinasi Wisata Paling Memikat

Dari hasil pelatihan bersama kedua narasumber tersebut, Azis berharap, agar kedepan dunia penyiaran maupun kehumasan di Kabupaten Wonosobo akan lebih berwarna, lebih aktual dan akurat.

Harapan tersebut selaras dengan tanggapan positif para peserta pelatihan. Amalia Fajar Sari, penyiar LPPL Radio Pesona FM yang turut dalam pelatihan mengakui, ia menjadi lebih paham bagaimana menggunakan media sosial untuk keperluan penyebaran berita secara baik dan benar.

“Selain itu, kami juga mendapatkan materi penting terkait bagaimana mengatasi rasa gugup atau nervous saat berada di depan kamera ketika harus reportase langsung dari lapangan dan berhadapan dengan narasumber berita,” urainya.

Setelah mendapatkan materi broadcasting dan public speaking, Sari mengaku menjadi lebih percaya diri serta siap untuk mengoptimalkan potensi dan kemampuan dirinya. (*)

Share :

Baca Juga

Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup
Heroe Poerwadi sosialisasi PPKM Mikro di Kelurahan Terban. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

PPKM Mikro dan Percepatan Vaksinasi Kendalikan Penyebaran Covid-19
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya saat kunjungan kerja di Klaten. (Foto: Humas Pemkab Klaten)

Peristiwa

Kunjungi Klaten, Panglima TNI dan Kapolri Minta 3T Diperketat
Dalam sambutannya, Sri Sultan mengharapkan seluruh masyarakat dapat terinspirasi untuk kemudian termotivasi berpikir kreatif dan inovatif terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. (Foto:MCKabSleman)

Peristiwa

Sri Sultan Buka Seminar JIBB “Keberlanjutan Batik pada Generasi Milenial”
Ganjar Pranowo berharap tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu tetap lestari. Tahun depan, ia berharap tradisi ini bisa digelar seperti sebelum pandemi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar dan Airlangga Pimpin Tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu
Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan penyemprotan disinfektan di area publik. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Klaten)

Peristiwa

Bupati Klaten Sri Mulyani Turun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Teten Masduki dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat launching Program 'Kita Jaga Usaha' yang diinisiasi Baznas. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

‘Kita Jaga Usaha’, Stimulus Bagi UMKM dari Baznas
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meninjau pelaksanaan vaksinasi sekaligus meluncurkan program 'Kota Jogja Merdeka Vaksin'. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Bangun Herd Immunity, Pemkot Yogya Luncurkan Gerakan ‘Jogja Merdeka Vaksin’