Home / News

Senin, 18 Oktober 2021 - 19:16 WIB

Disparbudpora Klaten Selamatkan 11 Objek Diduga Cagar Budaya

Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut dipindahkan dari lahan milik masyarakat seperti areal persawahan, perkebunan, hingga tepi jalan umum ke Monumen Juang. (Foto: Diskominfo Klaten)

Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut dipindahkan dari lahan milik masyarakat seperti areal persawahan, perkebunan, hingga tepi jalan umum ke Monumen Juang. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten melalui Bidang Kebudayaan memindahkan 11 artefak yang ditemukan di Desa Demakijo dan Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko ke Monumen Juang. Pemindahaan tersebut dilakukan sebagai upaya pelestarian benda cagar budaya hasil temuan masyarakat.

Kepala Bidang Kebudayaan Yuli Budi Susilowati mengatakan, Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut dipindahkan pada Selasa(12/10/2021) lalu dari lokasi ke Monumen Juang. Sebelumnya artefak tersebut tersebar di lahan milik masyarakat seperti areal persawahan, perkebunan, hingga tepi jalan umum.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan ODCB yang tersebar agar lebih terawat dan terlestarikan. Karena, meski berada di lahan milik warga, tidak ada yang merawat,” ungkapnya, Jumat (15/10/2021).

Baca juga   Ini 12 Pasar Tradisional di Solo yang Ditutup Selama PPKM Darurat

Terdapat 11 artefak yang dipindahkan oleh Tim Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbudpora Klaten. Satu di antaranya berupa yoni, sementara sisanya pecahan arca dan batuan. Kegiatan ini juga bagian dari inventarisasi dan identifikasi benda cagar budaya.

“Kalau tidak kami kumpulkan, dikhawatirkan bertambah rusak hingga sulit untuk diidentifikasi. Padahal artefak yang ditemukan bisa jadi memiliki catatan sejarah yang penting,” paparnya.

Selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Arkeologi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) untuk melakukan identifikasi lebih lanjut. Wilayah Kecamatan Karangnongko diperkirakan masih menyimpan banyak artefak yang masih belum ditemukan, terlebih di wilayah tersebut banyak terdapat situs bersejarah seperti Candi Merak.

Baca juga   Dekranas “Goes To Geopark”, Siapkan UMKM Tembus Pasar Internasional

Susi menjelaskan sebagian masyarakat masih belum memahami pentingnya pelestarian benda cagar budaya. Sehingga sebagian artefak yang ditemukan oleh warga kondisinya tidak terawat.

“Ada sebagian lainnya terawat dan dilestarikan oleh masyarakat, seperti artefak yang kondisinya tidak terpendam. Namun ada juga yang sampai beralih fungsi sebagai batu fondasi karena ketidaktahuan sebagian masyarakat. Ini merupakan tugas kami untuk memberikan edukasi agar semakin banyak masyarakat yang memahami pelestarian benda cagar budaya,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesia meneruskan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia. Dan hal ini untuk pertama kalinya akan memegang presidensi G20 pada 2022 mendatang. Penyerahan presidensi tersebut dilakukan pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu (31/10/2021). (Foto: BPMI)

News

Dorong Pemulihan Ekonomi Dunia, Presiden Jokowi Resmi Menerima Presidensi G20
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Setelah Jogo Tonggo, Ganjar Pranowo Siapkan ‘Rembug Desa’ Tangani Pandemi
Ketua Majelis Alfitra Salamm pada sidang DKPP menyatakan, dalam amar perkara nomor 165-PKE-DKPP/IX/2021, DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada Ketua KPU Kabupaten Sabu Raijua, Kirenius Pajdi. (Foto: DKPP)

News

Loloskan Calon Bupati Warga Negara AS, Ketua KPU Sabu Raijua Dicopot
Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Boyolali, Iptu Wikan Sri Kadiyono saat berikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Boyolali. (Foto: Diskominfo Boyolali)

News

Kebangeten! Yang Lain Berjuang Lawan Corona, Oknum Ini Malah Ngeprank
Vaksinasi terus digencarkan Pemda DIY. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Kekebalan Komunal Hampir Terbentuk, Vaksinasi DIY Capai Angka 75,54 %
Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto, saat membuka Acara Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemantauan Orang Asing. (Foto: Diskominfo Grobogan)

News

Grobogan Perketat Pengawasan Tenaga Kerja Asing
Mulai 2 Agustus 2021 BASARNAS berkantor di Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Dukung KSPN Borobudur, BASARNAS Berkantor di Magelang
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. (Foto: Humas Protokol Purbalingga)

News

Akhir 2021, Seluruh Kursi Perangkat Desa di Purbalingga Harus Terisi