Home / News

Minggu, 26 Mei 2024 - 17:29 WIB

Ditemukan Sejumlah SPBE Nakal, Pertamina Patra Niaga Pastikan Isi Gas LPG Sesuai Takaran

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang, saat melakukan ekspose temuan di SPBE Tanjung Priok. (Foto: Pertamina Patra Niaga)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang, saat melakukan ekspose temuan di SPBE Tanjung Priok. (Foto: Pertamina Patra Niaga)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pertamina Patra Niaga memastikan pengisian tabung gas elpiji sesui dengan takaran dan ketentuan untuk disalurkan kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan bersamaan dengan kunjungan ekspose temuan yang dipimpin Menteri Perdagangan, Zulkifli, Sabtu (25/5/2024).

Mendag turut didampingi Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang, dan Direktur Metrologi, Sri Astuti serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Provinsi Jakarta.

Kunjungan Menteri Perdagangan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Tertib Niaga terkait pengawasan terhadap BDKT (Berat dalam Keadaan Terbungkus) yang dilakukan pada Senin (20/5/2024).

Pemeriksaan dilakukan melalui sistem sampling dan didapati 80 tabung gas yang telah dicek.

“Pengawasan dilakukan dalam rangka menjamin kesesuaian pelabelan dan kebenaran kuantitas dalam transaksi perdagangan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan perlindungan kepada konsumen,” ujar Zulkifli.

Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pihaknya melakukan pengecekan ke SPBE di wilayah Jakarta Timur,Tangerang, Purwakarta dan Cimahi.

Baca juga   Hari Ini Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 3.214 Orang

Dari wilayah-wilayah ini terdapat 11 SPBE yang ditemukan tabung-tabung yang isinya tidak sesuai ketentuan.

Terkait hal tersebut, Zulkifli meminta Kementerian ESDM untuk meningkatkan pengawasan rutin di lapangan dan kepada Pertamina diminta dapat memberikan tindakan tegas kepada pengusaha SPBE yang melakukan kecurangan.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo turut mengapresiasi sinergi antara Kementerian Perdagangan, Pertamina dan Kementerian ESDM untuk pengawasan distribusi gas LPG selama ini.

Terkait ditemukannya tabung-tabung yang berisi dibawah ketentuan, Mars Ega menjelaskan, hal itu disebabkan banyak faktor yang secara mekanis harus di cek lebih lanjut karena ada juga tabung-tabung yang berisi lebih dari 3000 gram atau tiga kilogram.

“Yang menjadi concern yang minus karena ada potensi merugikan. Kita harus lihat, namanya produksi itu ada defectnya, berapa persen defect yang diizinkan, ini harus kita perbaiki. Termasuk standar mana yang akan kita pakai,” ujar Mars Ega.

Lebih lanjut Mars Ega menjelaskan bahwa harus ada standar yang sama dalam pengambilan sampel.

Namun demikian, Mars Ega memastikan pihaknya akan memberi sanksi kepada SPBE yang memang menyalahi aturan dan merugikan masyarakat.

Baca juga   Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Semarang

Untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk LPG sebelum ke konsumen, Pertamina Patra Niaga mewajibkan seluruh SPBE melakukan langkah Standar Operation Procedure (SOP) sebelum pengisian gas ke tabung.

Antara lain pengecekan akurasi mesin pengisian sebelum dioperasikan, pengecekan kualitas produk dengan uji lab di Terminal LPG, melakukan pengecekan visual kondisi tabung sebelum pengisian.

Kemudian proses uji sampling mesin pengisian setiap awal dan pergantian shift termasuk pemasangan seal karet bila tidak ada di tabung, dilanjutkan pemasangan tutup pengaman dan segel di tabung dan pengecekan kebocoran pada tabung sebelum diangkut ke truk agen.

Pertamina Patra Niaga juga menerapkan sistem audit bagi seluruh SPBE melalui Pertamina Way yang dilakukan oleh lembaga audit yang berkompeten dan independen.

Elemen audit meliputi jaminan kualitas dan kuantitas, kinerja Sumber Daya Manusia (SDM), kondisi peralatan dan fasilitas, aspek HSSE hingga administrasi.

“Melalui Pertamina Way ini diharapkan seluruh SPBE dapat beroperasi sesuai SOP yang ditetapkan,” ujar Mars Ega. (N1)

Share :

Baca Juga

Petugas sedang membawa boks kontener berisi Vaksin Moderna menggunakan mobil khusus yang akan di tempatkan ke dalam gudang cargo di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten Sabtu (25/12/2021). (Foto: InfoPublik)

News

Setelah Pfizer, Vaksin Moderna Juga Tiba di Tanah Air Sore Tadi
Ilustrasi/ Foto: MC Riau

News

HET Tak Dicabut, Pemerintah Bakal Tindak Tegas Penyelewengan Minyak Goreng
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Masih Banyak Perusahaan Tak Sepenuhnya Jalani Ketentuan PPKM Darurat
SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta menjadi sekolah ke-10 yang dicanangkan gerakan pantib for school sehingga target tahun 2022 sudah terpenuhi. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Tak Hanya Menyasar Kampung, Pemkot Yogya Juga Kembangkan Pantib for School
Seminar Daring "Menelusuri Sejarah Kota Mungkid" yang digelar Senin (21/3/2022). (Foto:humas/beritamagelang)

News

HUT ke-38, Sejarah Kota Mungkid Diungkap
Sejak 30 Agustus 2022, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memberlakukan arus lalu lintas satu arah ke selatan di Jalan Gambiran. Mulai dari simpang SPBU Gambiran sampai ujung tembus di simpang tiga Jalan Pramuka. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Jadi Satu Arah, Jalan Gambiran Tidak Boleh untuk Parkir On Street
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar. (Foto: kemendagri.go.id)

News

Kemendagri: Pemilu 2024 Perlu Anggota KPU dan Bawaslu yang Paham Covid-19
(Foto: Kemenkes)

News

Pemerintah Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Covid-19 hingga Akhir 2021