Home / News

Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:57 WIB

Donasi Pemerintah Jepang, 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air

Vaksin AstraZeneca diangkut menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JAL725. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (19/10/2021) pukul 16.55 WIB. (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik)

Vaksin AstraZeneca diangkut menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JAL725. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (19/10/2021) pukul 16.55 WIB. (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Tangerang – Indonesia kembali menerima kedatangan pasokan vaksin COVID-19 merek AstraZeneca sebanyak 224.000 dosis dalam bentuk vaksin jadi yang siap pakai.

Vaksin yang tiba pada tahap ke-92 ini merupakan donasi dari Pemerintah Jepang, yang juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pada kedatangan vaksin tahap ke-92 ini, vaksin AstraZeneca tersebut diangkut menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JAL725. Pantauan InfoPublik, vaksin ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (19/10/2021) pukul 16.55 WIB.

Baca juga   Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19

Kedatangan vaksin ini merupakan bukti keberhasilan pemerintah menempuh cara diplomasi untuk pemenuhan kebutuhan vaksinasi dalam negeri. Pemerintah akan terus bekerja keras menyelesaikan vaksinasi dalam waktu yang cepat. Ketersediaan vaksin menjadi kunci kecepatan program ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan vaksinasi perlu terus dipercepat dan diperluas untuk menciptakan herd immunity dan pengendalian pandemi.

Baca juga   H-1 PPKM Darurat, Positif Covid-19 di DIY Tambah 922 Kasus

“Pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin dan mendistribusikannya ke daerah-daerah untuk segera digunakan. Kami mengharapkan para pemangku kebijakan dan pihak-pihak pelaksana di daerah dapat menyusun strategi penyaluran dengan sebaik-baiknya sesuai karakter dan kebutuhan daerah masing-masing, karena seperti kita ketahui setiap daerah membutuhkan penanganan yang unik dan berbeda,” tutur Nadia.

Pemerintah juga mengimbau, meski jumlah penularan telah menurun, disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) perlu tetap dipatuhi. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Cara Pemkot Solo melakukan percepatan vaksinasi menggunakan layanan bus keliling. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Bisa Ditiru Nih, Vaksinasi dengan Bus Keliling di Solo
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Kembali Rekor, Positif Covid-19 DIY 675 Kasus
Presiden Jokowi saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 ASEAN-India. (Foto: BPMI Setpres/ Rusman)

News

Kerja Sama ASEAN-India Penting di Sektor Farmasi
Upaya jemput bola dari desa ke desa oleh tim vaksinator dari Puskesmas di Temanggung dinilai efektif percepat vaksinasi. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Gencarkan Vaksinasi, Temanggung Lakukan Jemput Bola
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan RI. (Foto: Humas DIY)

News

Pemda DIY Raih Predikat WTP dari Kemenkeu 11 Kali Berturut-turut
Satgas Covid-19 Kapanewon Depok pantau uji coba PTMT di wilayahnya. (Foto: Humas Sleman)

News

Satgas Covid-19 Kapanewon Depok Pantau Uji Coba PTMT
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memimpin rapat penanganan Covid-19, di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2, Kantor Gubernur Jateng. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

4 Juta Orang Diperkirakan Masuk Saat Libur Nataru, Jateng Terus Masifkan Vaksinasi
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan pers usai gelar rapat tertutup terkait PPKM Darurat. (Foto: nyatanya.com/Prastyawan)

News

Tindaklanjuti PPKM Darurat Jawa-Bali, Sri Sultan HB X Gelar Rapat Tertutup