Home / News

Rabu, 20 Oktober 2021 - 22:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Amin, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19 untuk Negeri

Pekerja melakukan bongkar muat Vaksin Covid-19 Sinovac setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021). Indonesia menerima vaksin Sinovac sebanyak 5.000.000 dosis vaksin jadi dan siap pakai. Kedatangan vaksin Covid-19 merupakan tahap ke-71 yang diperoleh melalui skema pengadaan pembelian secara langsung. (Foto:Infopublik/Ryiadhy.B.N)

Pekerja melakukan bongkar muat Vaksin Covid-19 Sinovac setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021). Indonesia menerima vaksin Sinovac sebanyak 5.000.000 dosis vaksin jadi dan siap pakai. Kedatangan vaksin Covid-19 merupakan tahap ke-71 yang diperoleh melalui skema pengadaan pembelian secara langsung. (Foto:Infopublik/Ryiadhy.B.N)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pemerintah Indonesia mengerakkan semua daya mengamankan pasokan vaksin Covid-19 untuk kebutuhan dalam negeri. Perburuan vaksin luar negeri bersamaan dengan inisiatif produksi dalam negeri yaitu dengan vaksin merah putih.

Diplomasi pun dilakukan melalui jalur bilateral maupun multilateral. Indonesia terus memperjuangkan kesetaraan akses bagi seluruh bangsa. Melawan Covid-19 terasa mustahil tanpa keadilan dalam akses vaksin Covid-19.

Hal tersebut tertuang dalam laporan “Capaian Kinerja 2021, Indonesia Tangguh-Indonesia Tumbuh” yang diluncurkan tepat pada dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Rabu (20/10/2021).

“Per 4 Oktober 2021 pemerintah Indonesia telah mengamankan stok vaksin sebanyak 280.527.920 dosis vaksin, yang terdiri dari beberapa produsen vaksin yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Pfizer,” bunyi laporan tersebut yang dikutip InfoPublik.

Rinciannya vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac sebanyak 219.676.280 dosis, vaksin Astrazeneca sebanyak 28.190.720 dosis. Sedangkan vaksin produksi Sinopharm 8.450.000 dosis, vaksin Moderna 8.000.160 dosis dan vaksin Pfizer 15.710.760 dosis.

Baca juga   Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Karalloe di Gowa

Tantangan Vaksinasi di Indonesia

Rindu vaksin kini menjangkiti seluruh negeri. Tantangannya, sebaran luas sering tak seimbang dengan stok vaksin dan masih ada distribusi yang meleset dari sasaran. Waktupun menjadi prioritas penyelamatan nyawa, karena berburu dengan waktu sebaran virusnya.

Mendekatkan vaksin ke akar rumput dan ke seluruh negeri bukan tanpa kesulitan. Kondisi geografis, birokrasi gemuk, terbatasnya vaksin, jelas menjadi kendali. belum lagi infodemi yang menyebar di masyarakat tidak sedikit yang cukup mempengaruhi masyarakat untuk enggan divaksin.

Tapi berkat sosialisasi masif seluruh pemangku kepentingan, kini vaksinasi sudah menjadi program yang diburu masyarakat, agar bisa turut serta menyelesaikan pandemi ini dengan membentuk kekebalan komunal (herd immunity).

Urusan halangan geografis juga selesai dengan moda transportasi handal dan partisipasi warga yang kian masif. Kemudian birokrasi rumit dipangkas Presiden Joko Widodo, opsi vaksinator dipecahkan lewat pelibatan aktor, bidan, TNI/Polri, kampus, serta relawan.

Baca juga   Kominfo Blokir Situs Palsu pedulindungiq.com

Jalur Cepat Vaksinasi Swadaya

Laporan ini juga menuturkan bahwa vaksinasi adalah kunci mengatasi pandemi. Namun Indonesia tak boleh bergantung pada luar negeri. Produksi global terbatas dan jadi rebutan seantero dunia.

Untuk itu produksi vaksin nasional Merah Putih perlu disegerakan. Kolaborasi riset Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pajajaran, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia telah membuahkan banyak kemajuan.

Dua vaksin yang dikembangkan berasal dari varian virus Covid-19 di Indonesia. Berhasil melewati uji praklinis. Produksi massal dijadwalkan pada pertengahan 2022. Vaksin karya anak bangsa ini sekaligus menjadi persiapan kita mengantisipasi wabah lain di masa depan. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Surakarta, Senin (13/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Menteri Nadiem Apresiasi Gibran dalam Pelaksanaan PTM
Peluang ekspor Salak Pondoh asal Sleman, Provinsi DIY ke negara anggota ASEAN dinilai semakin terbuka dengan diluncurkannya ekspor perdana komoditas perkebunan tersebut ke Kamboja. (Foto: Humas Kementerian Pertanian)

News

Peluang Ekspor Salak Pondoh ke Negara ASEAN Makin Terbuka
Donasi KORPRI Sleman untuk korban bencana alam NTT. Foto: nyatanya.com/Humas Sleman

News

Donasikan Rp 60 Juta, Korpri Sleman Bantu Korban Bencana Alam NTT
(Foto: Istimewa/Biro Humas Kemenag)

News

Kemenag Susun Skenario dan Timeline Pemberangkatan Jemaah Umrah
Vaksin AstraZeneca diangkut menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JAL725. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (19/10/2021) pukul 16.55 WIB. (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik)

News

Donasi Pemerintah Jepang, 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air
Indonesia kembali kedatangan 4 juta vaksin Covid-19 berbentuk jadi merek Sinovac, Selasa (9/11/2021). (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

News

Indonesia Kembali Menerima 4 Juta Dosis Vaksin Sinovac
Tim gabungan dan masyarakat sekitar berkoordinasi dan berupaya memadamkan api yang membakar lahan dan semak kering di Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang (TWAGBBP), Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (22/10/2021). (Foto:Istimewa/BNPB)

News

Update: Kebakaran Lahan dan Semak Gunung Batur Bangli Berhasil Dipadamkan
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogya akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Penuhi Permintaan, PMI Yogya Tambah 5 Mesin Plasma Konvalesen