Home / Peristiwa

Kamis, 25 November 2021 - 22:21 WIB

Dua Tokoh Ini Menerima Penghargaan Satyalancana Kebudayaan 2021

Penyerahan penghargaan Satyalancana Kebudayaan kepada Dedi Mulyadi dan Rd. Sanny Wijaya Nata Kusumah. (Foto: Ditjen Kebudayaan)

Penyerahan penghargaan Satyalancana Kebudayaan kepada Dedi Mulyadi dan Rd. Sanny Wijaya Nata Kusumah. (Foto: Ditjen Kebudayaan)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kemajuan suatu bangsa tentu saja tidak terlepas dari kepedulian warga negaranya dalam upaya terciptanya kelestarian budaya di negara tersebut.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang terdiri dari berbagai suku, adat istiadat, bahasa dan kearifan lokal yang lahir dari cipta rasa dan karya nenek moyang sejak ratusan tahun yang lalu sejatinya memiliki suatu sistem pelestarian agar tidak punah ditelan zaman.

Sistem tersebut juga ditopang oleh keberadaan dan peran pelaku budaya yang memiliki perhatian dalam menjaga warisan budaya leluhur.

Pentingnya pembinaan terhadap pelaku budaya adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam siklus pemajuan kebudayaan, khususnya pelestarian.

Salah satu upaya pembinaan yang dapat dilakukan oleh negara adalah dengan memberikan penghargaan atau apresiasi pada pihak-pihak, baik individu maupun kelompok yang dinilai memiliki kontribusi nyata, serta diakui oleh negara bahkan di kancah internasional.

Salah satu penghargaan yang diberikan pemerintah adalah Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI yang didalamnya terdiri dari 3 jenis penghargaan yaitu Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Paramadharma dan Satyalancana Kebudayaan.

Adapun dasar hukum dari penghargaan ini adalah UU Nomor 20 Tahun 2009, PP Nomor 1 Tahun 2010 dan PP Nomor 35 Tahun 2010, dan tentu saja dengan lahirnya UU Pemajuan Kebudayaan No. 5 Tahun 2017 yang memperkuat langka konkrit pemerintah dalam upaya menciptakan payung hukum dalam memajukan kebudayaan Indonesia.

Baca juga   Bak Adegan Film, Tangkap Penyelundup Narkoba Diwarnai Aksi Kejar-kejaran di Atas Kapal dan Terjun ke Laut

Ttujuan Pemberian Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden secara khusus merujuk pada Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2009, yakni untuk menghargai jasa setiap orang, kesatuan, institusi pemerintah atau organisasi yang telah mendarmabaktikan diri dan berjasa besar dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara; menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan dan kejuangan setiap orang untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara; serta menumbuhkembangkan sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.

Dari beberapa usulan Kemendikbudristek pada tahun 2021, Sekretariat Militer Presiden melalui Dewan Gelar dan Tanda Jasa berhasil meloloskan empat orang penerima Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI, yaitu: Satu orang penerima Bintang Budaya Paramadharma atas nama (Alm) Bapak Kusumokesowo dan satu orang penerima Bintang Jasa Utama atas nama (Alm) Bapak Rusdi Sufi. Kedua penerima ini telah dilakukan penyerahan Penghargaan oleh Presiden RI pada tanggal 12 Agustus 2021 di Istana Negara.

Selanjutnya dua penerima jenis Satyalancana Kebudayaan, yaitu Dedi Mulyadi, atas jasa beliau yang diantaranya berhasil menata pembangunan berbasis kearifan lokal melalui pembangunan Taman Air Mancur Sri Baduga Maharaja, Bale Panyawangan Diorama Sunda, Indung Rahayu, wayang nusantara, Taju Gede Cilodong, dan membangun sekolah kahuripan padjajaran.

Baca juga   Kemendikbudristek Kembali Salurkan Bantuan Kuota Internet bagi 21,29 Juta Penerima

Rd. Sanny Wijaya Nata Kusumah atas jasa beliau yang diantaranya berhasil mendirikan perguruan pencak silat dan lingkung seni Padjajaran, mendirikan 20 cabang perguruan pencak silat Padjajaran di seluruh nusantara, serta dua cabang di mancanegara yaitu Belanda dan Singapura.

Kedua penerima penghargaan, pada hari ini telah dilakukan penyematan Lencana Satyalancana Kebudayaan, serta penyerahan Piagam Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI tepat pada momentum Upacara hari Guru Nasional tanggal 25 November 2021 bertempat di Halaman Gedung A Kompleks Kemendikbudristek RI.

Selanjutnya setelah penyerahan penghargaan oleh Mendikbudristek, para penerima juga diundang oleh Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbudristek untuk menerima Plakat, Pin Emas serta Dana Apresiasi.

Momen penyerahan dilakukan pada Hari Guru Nasional dengan filosofi bahwa guru merupakan suri tauladan bagi murid-muridnya.

Dalam hal ini, kedua penerima dinilai merupakan tokoh teladan bagi masyarakat khususnya generasi muda agar senantiasa berupaya melakukan upaya-upaya pelestarian kebudayaan, sehingga tercipta kemajuan Budaya dan tertanamnya nilai-nilai luhur budaya yang terus berkesinambungan.

Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan terus berupaya melakukan bentuk-bentuk apresiasi bagi masyarakat sebagai bentuk dukungan dan semangat dengan harapan agar masyarakat semakin bergiat bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan upaya-upaya pemajuan Kebudayaan.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Paripurna ke-4 DPRD Surakarta menyetujui seluruh Raperda Kotamadya Dati II Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Surakarta)

Peristiwa

Paripurna ke-4 DPRD, Seluruh Fraksi Menerima dan Menyetujui Raperda Kota Surakarta
nyatanya.com

Peristiwa

Di Harganas 2021 Blora Raih 2 Penghargaan
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyerahkan bantuan ponsel tersebut kepada anak-anak di Mako Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Ponsel untuk Anak Yatim Piatu Covid-19
Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira dan Bintara Polri Periode 1 Januari 2022 serta Wisuda Purna Bakti Periode II Tahun 2021 di halaman Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/12/2021). (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Kado Akhir Tahun, 54 Personel Polres Batang Naik Pangkat
Ganjar Pranowo saat bertanya kepada Tiara Hanum Larasati, siswi SMP Negeri 3 Sawit, Boyolali. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Hari Pertama Sekolah, Tiara Dapat Hadiah Laptop dari Ganjar Pranowo
Awan panas guguran Gunung Merapi, Kamis (10/3/2022) pukul 7.33 WIB. (Foto: BPPTKG)

Peristiwa

Gunung Merapi 12 Kali Muntahkan Awan Panas, Ratusan Warga Sempat Mengungsi
Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H.., S.St.Mk. Foto: Humas/Tribratanews

Peristiwa

Amankan G20 di Magelang, Polda Jateng Terjunkan 1.700 Personil
Akses informasi publik semakin dimudahkan dengan dukungan teknologi, termasuk informasi digital tentang peta cagar budaya di wilayah Batang. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Permudah Informasi, Batang Siapkan Peta Digital Cagar Budaya