Home / Peristiwa

Kamis, 7 Oktober 2021 - 18:43 WIB

Dubai Expo 2020 Dongkrak Sektor Pariwisata Indonesia

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya pada diskusi media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya pada diskusi media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk "Expo 2020 Dubai: Etalase Indonesia di Kancah Dunia" secara virtual, Kamis 7 Oktober 2021. (Foto:infopublik)

NYATANYA.COM, Jakarta – Ajang Dubai Expo 2020 dimanfaatkan oleh Indonesia sebagai medium promosi berbagai produk bumbu masakan berbahan dasar rempah-rempah hasil produksi tanah air. Karena, bumbu masakan yang dimiliki tersebut mempunyai keunikan tersendiri yang negara lainnya tak memilikinya.

“Sebagai ajang promosi program Spice Up The World yang dimana bumbu masakan Indonesia diperkenalkan,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya secara virtual pada diskusi media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk “Expo 2020 Dubai: Etalase Indonesia di Kancah Dunia” pada Kamis (7/10/2021).

Proyeksi di masa mendatang, produk bumbu masakan berbahan dasar rempah-rempah asli dari Indonesia itu dapat laku dijual hingga mencapai USD2 miliar. Dari pangsa pasar luar negeri yang membeli bumbu unik khas dari berbagai pelosok tanah air.

Dampak dari hal itu, pada 2024, akan mendorong pertumbuhan restoran khas Indonesia di luar negeri. Tak main-main, jumlah restoran yang diproyeksikan merambah ke luar negeri akan mencapai 4000 restoran.

“Kita akan ke arah sana, karena Indonesia sendiri sebagai penghasil bumbu-bumbu itu kan sudah dikenal. Sebelum Indonesia merdeka dan ini akan kita kembangkan lagi,” tuturnya.

Baca juga   Kunjungi Kampung Yoka, Ganjar Tawarkan Kerja Sama Desa Jateng-Papua

Menurut dia, kekuatan yang menjadi ciri khas keunikan Indonesia harus terus digelorakan di ajang-ajang internasional seperti Dubai Expo 2020. Sehingga, produk yang hanya dimiliki oleh Indonesia dapat diketahui oleh khalayak luas, khususnya pangsa pasar luar negeri.

Terdapat lima masakan yang akan menjadi contoh dari cita rasa rempah-tempah asli Indonesia yang dimiliki oleh tanah air. Seperti Nasi Goreng, Rendang, Sate Ayam, Soto, dan Gado-Gado.

“Ditetapkan lima makanan yang akan menjadi medium memperkenalkan bumbu dari rempah-rempah asli Indonesia,” katanya.

Adanya promosi ini, lanjut Nia, juga dapat sebagai pintu masuk dalam menggaungkan pembukaan pariwisata di lima destinasi super prioritas yang sedang gencar dilakukan dalam beberapa waktu ke depan. Ditambah, promosi pembukaan destinasi pariwisata di Bali.

Mengingat, pada saat ini angka kasus lonjakan kasus positif wabah global COVID-19 di dalam negeri tengah menurun dengan sangat tajam. Dengan begitu, promosi destinasi wisata sudah seharusnya dapat mulai dipromosikan pada beberapa waktu ke depan.

Ditambah, vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah sudah mencapai angka yang sangat baik pada beberapa waktu belakangan ini.

“Tentunya akan dikuatkan kepada lima super destinasi super prioritas tadi jadi ditambah dengan Bali. Karena memang mau tidak mau beli ini enggak bisa ditinggalkan, secara statistik dan sering menyumbang 40 persen jumlah Wisman ke Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga   Paviliun Indonesia di Dubai Expo Pikat 11 Ribu Pengunjung dalam Lima Hari

Promosi yang dilakukan ini, akan berlandaskan tren pariwisata yang sedang marak dilakukan oleh wisatawan mancanegara. Tren yang dimaksud adalah pariwisata yang didasari oleh penerapan Cleanliness atau Kebersihan, Health atau Kesehatan, Safety atau Keamanan, dan Environment atau Ramah lingkungan (CHSE).

“Promosi yang lebih menonjolkan CHSE yang disesuaikan dengan konsep new normal pada saat ini,” tuturnya.

Promosi juga akan ditambahkan konten yang terkait dengan pencapaian vaksinasi yang telah dicapai oleh tanah air. Ini sangat penting dalam mempengaruhi persepsi wisatawan mancanegara dalam berkunjung ke tanah air dalam beberapa waktu ke depan.

Semua ini dilakukan pada ajang tersebut, lanjut Nia, agar wisatawan mancanegara semakin tertarik datang ke tanah air. Dengan adanya berbagai komunikasi yang dibangun berlandaskan CHSE dan penanganan wabah global COVID-19 yang dilakukan oleh Indonesia saat ini.

“Faktor kesehatan itu menjadi konsiderasi orang atau wisatawan ketika memilih destinasi bukan hanya sekedar indah dan menarik saja,” pungkasnya. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Posko Satgas Covid-19 Purbalingga bangun dapur umum melayani warga yang melakukan isoman. (Foto:nyatanya.com/Humas Purbalingga)

Peristiwa

Peduli Sesama, Warga Isoman Terima Bantuan Makanan Siap Saji
Ganjar sengaja datang ke Papua untuk menyemangati atlet-atlet Jateng yang berlaga di sana. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tiba di Bandara Sentani, Ganjar Disambut Maskot PON dan Putra-putri Papua
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng memotong tumpeng perayaan HUT ke-25 Kabupaten Mimika. (Foto: Humas PPM)

Peristiwa

PON XX Papua, Kado Istimewa HUT ke-25 Kabupaten Mimika
Ganjar Pranowo melihat progres pembangunan SMAN Tawangmangu. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Progres Pembangunan Sudah 15 Persen, Ganjar Berharap SMAN Tawangmangu Jadi Center of Excellence
Kelompok Wanita Tani Munawaroh Dusun Blederan, Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Wonosobo dengan hasil pertaniannya. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

KWT Munawaroh Sukses Kembangkan Kampung Sayur Organik
Serma Acip berikan pendampingan saat pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Kelurahan Balecatur. (Foto: dokumentasi Koramil Gamping)

Peristiwa

Serma Acip Dampingi dan Pantau Prokes Vaksinasi di Kelurahan Balecatur
Bupati Brebes, Idza Priyanti menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba. (Foto: Diskominfo Brebes)

Peristiwa

Pandemi Covid-19, Jangan Berhenti untuk Berkreasi
Alumni 86 SMPN Cicurug dan perwakilan anak yatim dan guru pendidik berfoto bersama usai acara. (Foto: Dokumentasi 86)

Peristiwa

Angkatan 86 SMPN Cicurug Sukabumi Berbagi untuk Guru dan Anak Yatim