Home / Panggung

Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:53 WIB

Edi Sunaryo, Gunawan Bonaventura, dan Irwanto Lentho Pameran Seni Grafis “Ratimaya – Bayangan Keindahan”

NYATANYA.COM, Bantul – Ratimaya, sepenggal kata dalam bahasa Sansekerta yang berarti bayangan keindahan, dimaknai seperti halnya suasana pada ritus panen. Suasana yang sangat indah, yang selalu membayang dan membuat orang selalu menantikan momentumnya.

Momentum ini yang ingin dirayakan oleh tiga perupa grafis, Edi Sunaryo, Gunawan Bonaventura, dan Irwanto Lentho, melalui sajian pameran seni grafis “Ratimaya – Bayangan Keindahan” yang diselenggarakan di Sangkring ArtSpace, Yogyakarta.

Pameran dibuka dr. Oei Hong Djien pada 16 Januari 2022 dan dapat dikunjungi oleh publik mulai 17 Januari hingga 16 Maret 2022.

Edi Sunaryo, Gunawan Bonaventura, dan Irwanto Lentho adalah perupa grafis yang bertolak dari generasi yang berbeda namun berkarya dengan medium ekspresi yang sama, yaitu seni grafis teknik cukil kayu (hard board: lino).

Mereka tidak berambisi menjawab deretan klise tentang dunia seni grafis Indonesia, yang dirasa stagnan. Masing-masing dari mereka memiliki idealisme, ambisi, dan “sesuatu” yang dibayangkan pada hasil karya seni grafis.

Baca juga   Serunya Panggung Ulang Tahun Komunitas Penggemar The Beatles Yogya

“Menonton karya mereka bertiga, terasa sekali bahwa mereka mampu mengelola rasa kemrungsung (tergesa-gesa) dalam hal proses. Cukilan yang menghasilkan garis dan bentuk-bentuk tertentu itu, sebagian di antaranya dengan ukuran besar, sungguh hanya mungkin terwujud oleh sikap kerja seni yang lebur, luluh dalam proses. Mereka bertiga menunjukkan kepiawaian mengelola ide, keliaran bentuk, bayangan yang diwujudkan menjadi karya-karya yang memiliki daya pesona visual maupun muatan pesan,” ungkap kurator pameran, Soewarno Wisetrotomo.

Mengamati dari dekat karya ketiga perupa tersebut, penonton seakan disodorkan pengalaman yang berlapis. Karya-karya mereka menunjukan keterampilan teknik yang akrobatik dan indah sehingga menuntun penonton untuk membayangkan proses, baik itu teknik dan estetik, secara keseluruhan.

Karya mereka bertiga juga meyajikan pengalaman bagaimana ide, tema, angan-angan, dan bayangan diwujudkan dengan sepenuh jiwa raga. Seni grafis merupakan ruang yang menantang kemungkinan untuk dijelajahi dan dieksplorasi untuk kepentingan artistik maupun ideologis.

Baca juga   Anton Obama Ciptakan Lagu 'Lepaskan' untuk Sony Pradita

Mereka menunjukan bagaimana peleburan dalam proses kreatif berkarya seni (seni rupa) dan menikmati seluruh proses dengan segenap kewaspadaan mampu mengendalikan hasrat yang meluap dan mampu menjaga kesadaran agar tidak berada di level mabuk.

Dalam sambutannya, perwakilan Sangkring ArtSpace menyampaikan, “Menikmati bayangan angan, citraan-citraan (imageries) keindahan ― ratimaya, seperti telah dipilih sebagai judulnya ― dalam pameran Edi Sunaryo, Gunawan Bonaventura, dan Irwanto Lentho, adalah seperti berada di dalam perjalanan kemungkinan yang melampaui kedangkalan peristiwa dan cerita.”

Selain pameran, publik juga dapat berpartisipasi pada program lainnya, yaitu Exhibition Tour, Artist Talk, dan Workshop Hardboard Cut bersama Grafis Minggiran.

“Harapannya, pameran ini dapat kita gunakan sebagai salah satu kasus untuk menjawab sejumlah pertanyaan, dan memprovokasi sejumlah kemungkinan mempercakapkan dan mengembangkan seni grafis (di) Indonesia,” demikian bunyi siaran pers Sangkring ArtSpace yang diterima nyatanya.com, Sabtu (15/1/2022).

(Aja)

Share :

Baca Juga

Elsa Mayora. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Elsa Mayora dan Totalitas Menyanyi Dangdut

Panggung

Ngayogjazz 2021 Batal Bisa Ditonton Langsung, Ini Pernyataan Panitia
(Foto: Media Center Kraton Jogja)

Panggung

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogya Gelar Pentas Musikan Mandalasana
Pameran foto dengan tema “Batik, as A Trip Pekalongan City to be a Worlds Creative City” digelar di Museum Batik setempat, Rabu(15/12/2021). (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Panggung

Peringati 7 Tahun Pekalongan Kota Kreatif Dunia, Koleksi Foto Ekraf Dipamerkan
Penabuh gamelan atau pengrawit anak-anak mengiringi lagu berjudul Dawet Ayu dalam Pagelaran Karawitan Virtual di Sanggar Oerip Budaya, Ngawi, Jawa Timur, Minggu (21/11/2021).(ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/hp)

Panggung

Sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Gamelan Memang Sudah Mendunia
Press Conference Prambanan Jazz yang digelar daring pada Kamis (18/11/2021) siang tadi. (Foto: Dokumentasi Rajawali Indonesia)

Panggung

Digelar Mulai Besok, Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 “Live in Prambanan”
Pemeran yang digelar dalam rangka merayakan Hari Pahlawan 2021 ini sekaligus penganugerahan Usmar Ismail sebagai pahlawan nasional. (MC Padang/April/)

Panggung

Pameran 100 Tahun Umar Ismail Digelar di Padang
Godod Sutejo. (Foto: Dok Pribadi)

Panggung

Godod Sutejo: Dhapur Keris dalam Estetika Seni Rupa