Home / Olga

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 16:10 WIB

Eksebisi Paramotor PON Papua Digelar, 28 Atlet Berebut 12 Medali

Eksebisi paramotor Pekan Olahraga Nasional (PON) XX resmi dipertandingkan di Merauke, Papua. (Foto: PB PON/Nuryani)

Eksebisi paramotor Pekan Olahraga Nasional (PON) XX resmi dipertandingkan di Merauke, Papua. (Foto: PB PON/Nuryani)

NYATANYA.COM, Merauke – Eksebisi paramotor Pekan Olahraga Nasional (PON) XX resmi dipertandingkan di Merauke, Papua, mulai 9 hingga 12 Oktober 2021.

Eksebisi paramotor yang diikuti 28 atlet dari 14 provinsi termasuk tuan rumah Papua itu dibuka Bupati Merauke, Romanus Mbaraka di Bandara Mopah, Sabtu (9/10/2021).

Dilansir ponxx2021papua.com, Bupati Romanus Mbaraka mengatakan, para atlet yang bertanding pada olahraga paramotor, diketahui handal di bidangnya dan diminta untuk mengutamakan keselamatan.

Bupati mengharapkan, olahraga tersebut ke depan dapat berkembang di Indonesia. Bahkan, secara khusus pun akan dikembangkan di Merauke sekaligus untuk meningkatkan minat wisatawan.

“Paramotor juga akan kita kembangkan di Merauke,” ujarnya.

Baca juga   Silvana Lamanda, Siswi SMAN 3 Gorontalo Raih Medali Perak PON Papua

Sementara itu Ketua Paramotor Indonesia, Cahyo Alkantana, menjelaskan pertandingan eksibisi paramotor yang berlangsung di Merauke, memperebutkan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu dengan empat mata lomba yang dipertandingkan. Masing-masing presisi, ekonomi, navigasi dan over all.

Dikatakan Cahyo, lewat eksibisi pertama yang berlangsung empat hari di Merauke, diharapkan nantinya bisa menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXI di Provinsi Aceh.

“Jadi, eksibisi ini menjadi tolak ukur dan evaluasi. Harapannya, paramotor layak masuk cabor PON mendatang, ” kata Cahyo kepada wartawan.

Sementara itu Danlanud J. A Dimara, Kolonel Pnb Agustinus Gogot Winardi, merasa bersyukur, sebab Merauke dipercayakan sebagai tempat penyelenggaraan eksebisi paramotor PON XX Papua.

Baca juga   Ini Stadion Atletik Mimika yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Papua

“Dengan dukungan pemerintah maupun lapisan masyarakat, semoga eksebisi paramotor dapat berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.

Ketua panitia eksebisi paramotor PON XX Papua, Marsekal Pertama TNI, Anang Nurhadi, menyebut eksibisi kali ini menjadi tonggak sejarah, bahwa olahraga paramotor pertama yang ada di Papua.

“Ini sudah lama dicita-citakan. Jadi, eksebisi di Merauke menjadi tolak ukur dan evaluasi, apakah paramotor layak masuk sebagai cabor PON XXI 2024 di Aceh mendatang,” katanya. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Bentuk obor PON XX Papua sebagai perwujudan dari kebudayaan khas Papua yang bermakna kesetaraan, kemurnian dan kekuatan.(Foto: MC PON Klaster Mimika)

Olga

Dikirab di 5 Wilayah Adat, Obor Api PON Usung Kebudayaan Papua
Menpora Amali saat menghadiri acara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 di Studio Outdoor Indosiar, Jakarta, Selasa (17/8/2021) malam. (Foto:egan/kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali Apresiasi ke-68 Paskibraka Usai Tugas Mulia
Penampilan Rio Waida di Tsurigasaki Surfing Beach Senin (26/7/21). Rio terhenti pada ronde ketiga. (Foto:nyatanya.com/noc indonesia)

Olga

Gagal di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Incar Medali Olimpiade 2024

Olga

Kejutan dari Papan Bawah Klasemen Sementara PON Papua
Ratri adalah juara dunia para badminton di tiga nomor yakni tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. (Foto:dok/npcindonesia/kemenpora.go.id)

Olga

Leani Ratri dan ‘Ritual’ Bendera Merah Putih yang Selalu Dibawanya
Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka 2021 yang berasal dari 34 provinsi, menjalani latihan gabungan pertama bersama Paspampres. (Foto:rayki/kemenpora.go.id)

Olga

Capaska 2021 Jalani Latihan Gabungan Bersama Paspampres
Menpora Zainudin Amali (tengah bawah) berfoto bersama dengan pebulu tangkis tunggal putri Jawa Barat Saifi Riska Nurhidayah (kedua kiri atas), tunggal putri Bali Komang Ayu Cahya Dewi (kiri atas), tunggal putri Papua Gabriela Meilani Moningka (kedua kanan atas) dan tunggal putri Jawa Timur Sri Fatmawati (kanan atas) usai Upacara Penghormatan Pemenang final Bulu Tangkis Tunggal Putri PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Saifi Riska Nurhidayah menyabet medali emas, sementara medali perak diraih Komang Ayu Cahya Dewi dan Gabriela Meilani Moningka dan Sri Fatmawati masing-masing meraih medali perunggu. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj)

Olga

PON Papua XX, Selain Sukses Juga Mencatatkan 90 Rekor Baru
Atlet asal Sumatera Selatan, Rio Maholtra yang memecahkan rekor lari gawang 110 meter putra di PON XX Papua. (Foto:PB PON XX Papua/Rommy Pujianto)

Olga

PON XX Papua Lahirkan Tujuh Rekor Baru