Home / Plus

Sabtu, 19 November 2022 - 01:19 WIB

Es Coklat Impian Pelepas Dahaga yang Lagi Viral di Yogya, Targetnya Buka 100 Outlet

Foto: Humas Pemkot Yogya

Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Bukan hanya wisata sejarah dan budaya, Kota Yogya juga punya segudang destinasi wisata kuliner yang menarik.

Mulai dari makanan tradisional hingga kekinian dengan harga murah tersedia, salah satunya adalah Es Coklat Impian belakangan viral di media sosial.

Sesuai namanya, minuman yang satu ini memang berfokus pada minuman cokelat dan tambahan roti.

Kendati demikian, untuk mencicipi secangkir Es Coklat Impian musti sabar mengantre. Apalagi saat malam hari di akhir pekan, pengunjung bisa mengular hingga batas jalan aspal.

Foto: Humas Pemkot Yogya

Outlet Manajer Es Coklat Impian Lempuyangan, Nusantara Adi Praja mengatakan, Es Coklat Impian baru mulai beroperasi pada awal Februari 2022.

Seiring berjalannya waktu, hingga bulan November sudah ada 14 outlet yang tersebar di beberapa wilayah.

“Pertama buka di Lempuyangan ini, kalau di Jogja ada lagi di Jakal (Jalan Kaliurang), Alun-Alun Kidul, dan Bantul, sekarang sudah ada juga yang di luar. Ada di Surabaya, Depok, Jakarta, sebentar lagi Bali. Targetnya dalam waktu dekat bisa buka 100 outlet,” jelasnya dikutip dari portal resmi Pemkot Yogya.

Adi sapaan akrabnya juga menjelaskan, kalau pemilik Coklat Impian adalah Iram, pemuda kelahiran tahun 1990 yang merupakan alumni Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta asal Balikpapan.

Baca juga   Serunya Panggung Ulang Tahun Komunitas Penggemar The Beatles Yogya

Diceritakan Adi, bahwa Irham meracik bubuk cokelat dan membuat roti sendiri dengan produksi rumahan.

Foto: Humas Pemkot Yogya

“Awalnya mas Irham itu racik bubuk cokelat sendiri, buah cokelatnya ambil dari petani, terus bikin roti dari adonan sampai bentuk jadi ya bikin sendiri, produksi rumahan. Sampai akhirnya sekarang bisa menjadi waralaba dan banyak mitra yang tertarik kerja sama,” ujarnya.

Jam operasional Es Coklat Impian Lempuyangan yang beralamat di Jalan Mutiara Nomor 1b, Klitren, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta ini saat hari biasa buka mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WIB dan saat akhir pekan buka lebih pagi dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.

Tidak seperti kedai minuman lain yang menyediakan beragam pilihan menu, di sini hanya ada menu minuman es cokelat, cokelat panas, dan es cokelat kopi klasik dengan tiga pilihan ukuran gelas yaitu S, M, dan L.

Melengkapi sajian, ditambah gratis roti berukuran sedang, berbentuk bulat, dan teksturnya mirip roti sobek, bisa pilih original atau panggang dengan biaya tambahan seribu rupiah.

Baca juga   Menko PMK Apresiasi Pemkot Yogya Tekan Kasus TB

Untuk harga es cokelat impian ukuran S yaitu Rp6 ribu, ukuran M Rp12 ribu, dan L dihargai Rp16 ribu.

Sedangkan untuk cokelat panas harga gelas S Rp8 ribu, M Rp14 ribu, dan L Rp18 ribu.

Sementara varian es cokelat kopi klasik hanya tersedia satu pilihan ukuran gelas seharga Rp13 ribu, tapi kalau mau ekstra kopi tambah Rp1 ribu atau pilih cokelat panas tambah biaya Rp2 ribu. Setiap menu minuman cokelat sudah termasuk gratis 1 roti.

Salah satu pelanggan Es Coklat Impian, Ayyun Farikha yang merupakan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menceritakan pengalamannya menjajal menu cokelat panas dengan tambahan roti panggang.

“Tau tempat ini karena viral di media sosial, penasaran kenapa antreannya selalu panjang dan ramai, ternyata memang enak dan harganya cocok banget buat kantong mahasiswa. Rasa cokelatnya itu tidak terlalu manis, nggak bikin enek. Kalau roti panggangnya juga oke, ada rasa gurih dari mentega dan tekstur kering di luar, cocok buat dicelupin ke cokelat panas,” ungkapnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya membuka penyelenggaraan UKW ke-9 PWI DIY, Jumat (4/11/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Sekda Kota Yogya Buka Uji Kompetensi Wartawan ke-9 PWI DIY di Forriz Hotel
Demplot budidaya bunga Bougenville di Desa Paten. Foto: beritamagelang

Plus

Di Tangan Petani Milenial Desa Paten, Satu Batang Bunga Bougenville Bisa Lahirkan Puluhan Warna Cantik
Lomba melukis tas pandan ini merupakan sebuah kegiatan untuk mengajak keluarga terutama para ibu dan anak-anak, untuk menjadi pribadi yang lebih kreatif, inovatif dan juga mandiri. (Foto: Humas Pemda DIY)

Plus

Lomba Melukis Tas Pandan Warnai Peringatan Hari Ibu
Pelayanan KRS yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa 3 itu membuka layanan informasi dan bantuan teknis dari perencanaan rumah sampai perawatan rumah. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Ingin Bangun Rumah? Klinik Rumah Swadaya Layani Konsultasi Gratis
Mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta yang diinisiasi oleh Komunikotavisual memperingati Hari Lahir Pancasila dengan unjuk karya doodle art. Foto: Dok.FSRD ISI Surakarta

Plus

Ajak Generasi Milenial, Komunikotavisual Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Doodle Art
Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo. Foto: Ist

Plus

RRI Raih Penghargaan Most Engaging Media
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Pameran Batikraft di Mal Ciputra Semarang, Kamis (3/11/2022). Foto: Humas Jateng

Plus

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Gus Yasin Minta Gencarkan Pembelian Produk Lokal
Arman Susanto dan alat pendeteksi banjir ciptaannya. Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Sebagai Agen Perubahan Pemuda Harus Kreatif dan Inofatif, Ini yang Dilakukan Arman dan Rizky