Home / Alutsista

Kamis, 24 Juni 2021 - 15:17 WIB

FN Minimi Salah Satu Senjata Mesin Ringan Andalan Pasukan Infanteri

Senapan serbu mesin ringan jenis FN-Minimi banyak digunakan oleh pasukan dari Batalyon Infanteri di Indonesia.  (Foto : nyatanya.com/istimewa)

Senapan serbu mesin ringan jenis FN-Minimi banyak digunakan oleh pasukan dari Batalyon Infanteri di Indonesia. (Foto : nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pasukan infanteri adalah pasukan pejalan kaki yang dikhususkan untuk pertempuran darat dengan jarak pertempuran dekat. Mereka melakukan peperangan di berbagai medan seperti hutan, pegunungan, daerah rawa, sungai, dan juga daerah perkotaan. Artikel ini mengupas senjata ringan andalan pasukan infanteri TNI, yaitu senapan serbu SS Pindad dan senjata mesin ringan FN Minimi.

Media ini telah mengupas jenis senapan serbu SS di edisi seblumnya. Dan kali ini kita kupas untuk jenis senjata mesin ringan yaitu FN-Minimi.

Mengingat pasukan infanteri merupakan pasukan pejalan kaki, maka pasukan ini banyak menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berjalan kaki. Ppasukan infanteri dipersenjatai dengan persenjataan ringan seperti rifle dan light machine gun sebagai senjata utama lalu pistol sebagai senjata cadangan.

Pasukan infanteri TNI umumnya menggunakan assault rifle SS Pindad sebagai senjata rifleman dan light machine gun FN Minimi sebagai senjata support gunner. FN Minimi adalah senjata light machine gun alias senjata mesin ringan yang diproduksi oleh perusahaan Fabrique Nationale (FN) yaitu perusahaan yang sama yang memproduksi FN FNC. Light machine gun sendiri adalah senjata yang dirancang memiliki kemampuan tembakan beruntun layaknya senjata mesin berat namun memiliki bobot yang ringan sehingga bisa dibawa oleh satu orang prajurit dan bisa ditembakan dari bahu layaknya sebuah senapan serbu.

Baca juga   Berdaya Tembak 40 Km, Meriam 155 Caesar Setia Kawal NKRI

Penggunaan light machine gun sendiri ditujukan untuk membantu rentetan tembakan regu agar tidak putus dan terus menekan musuh sehingga musuh tidak punya kesempatan menembak dan terus berlindung. Dengan tidak punya kesempatan menembak membuat rifleman dalam regu bisa bergerak mencari posisi menembak dengan leluasa tanpa takut terkena tembakan balasan musuh.

Fungsi light machine gun itu dilakukan dengan baik oleh FN Minimi yang memiliki kecepatan tembakan 750-1000 butir peluru per menitnya dan memiliki magazin berkapasitas hingga 200 peluru. Selain spesifikasi diatas, FN Minimi menggunakan peluru standar NATO yaitu 5,56 × 45 mm yang mampu melesat hingga kecepatan 968 m/s dan memiliki jarak tembakan efektif hingga 1500 m/s.

Baca juga   Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Penjaga Kedaualatan NKRI

Varian FN Minimi sendiri ada banyak yaitu salah satunya FN Minimi MK-1, MK-2 dan MK Para. MK-1 sendiri merupakan varian FN Minimi yang umumnya digunakan oleh prajurit infanteri TNI dalam setiap regunya.

FN Minimi sendiri memiliki banyak kelebihan seperti bobotnya yang tergolong paling ringan untuk ukuran LMG (light machine gun), memiliki kecepatan tembakan yang tinggi, dan memiliki bentuk yang ringkas serta simpel yang membuatnya disukai oleh pemakainya dan seringkali mendapatkan review positif dari para penggunanya dan reviewer senjata api.  (N2)

Share :

Baca Juga

Tank Harimau Hitam alutsista karya anak bangsa mesin pembunuh penjaga NKRI. (Foto : dokumentasi TNI)

Alutsista

Tank Harimau Hitam, Mesin Pembunuh Pengawal NKRI Karya Anak Bangsa
Senapan serbu jenis SS-1 R5 produksi Pindad. Nyatanyacom/istimewa

Alutsista

Senapan Serbu Buatan Pindad Jadi Kebanggaan Indonesia
Alustsista jenis Panser Saladin kendati berusia tua terbukti miliki sejarah hebat negeri ini. (Foto: nyatanya.com/istimewa

Alutsista

Panser Saladin, Meski Lanjut Usia Tapi Miliki Sejarah Hebat di Indonesia
Tank Leopard jadi kebanggaan Indonesia. Foto : nyatanya.com/istimewa

Alutsista

Tank Leopard Mesin Perang Penjaga NKRI
Senapan Penembak Runduk (SPR-1) salah satu senjata buatan dalam negeri. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Alutsista

SPR-1 Senapan Runduk Pertama Produk Dalam Negeri
Pesawat tempur T-50 Golden Eagle menjadi alutsista yang siap menjaga kedaulatan NKRI. (Foto: dokumentasi TNI)

Alutsista

Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle Penjaga Kedaualatan NKRI
Meriam Caesar 155 Alutsista TNI siap mengawal NKRI. (Foto: dokumentasi TNI AD)

Alutsista

Berdaya Tembak 40 Km, Meriam 155 Caesar Setia Kawal NKRI