Home / Olga

Senin, 26 Juli 2021 - 21:53 WIB

Gagal di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Incar Medali Olimpiade 2024

Penampilan Rio Waida di Tsurigasaki Surfing Beach Senin (26/7/21). Rio terhenti pada ronde ketiga. (Foto:nyatanya.com/noc indonesia)

Penampilan Rio Waida di Tsurigasaki Surfing Beach Senin (26/7/21). Rio terhenti pada ronde ketiga. (Foto:nyatanya.com/noc indonesia)

NYATANYA.COM, Tokyo – Atlet surfing Indonesia Rio Waida di Olimpiade 2020 Tokyo gagal meneruskan langkahnya setelah terhenti pada ronde ketiga. Namun, pria berusia 21 tahun ini tak pupus harapan dan masih memiliki ambisi untuk meraih medali di Olimpiade 2024 di Paris.

Tampil pada Ronde 3 di Tsurigasaki Surfing Beach, Rio harus mengakui kehebatan surfer nomor enam dunia Kanoa Igarashi (Jepang) dengan nilai 12-14, Senin (26/7/21). Namun, peforma Rio diwarnai aksi dramatis dan kondisi ombak yang mendebarkan karena Rio sempat tertingggal 5,83-812.

Lima menit terakhir, Rio mampu mengejar ketertinggalan. Hanya saja, waktu yang dimilikinya habis sehingga dia menutup ronde ketiga dengan skor 12-14.

“Kondisi ombak buruk, arus keras. Selama 10 menit saya sempat bingung menempatkan posisi. Ditambah surfing saya buruk, saya pun kalah,” tutur Rio.

Rio pernah mengalahkan Igarashi di ISA World Surfing Games 2019 Miyazaki, Jepang. Tapi, kali ini berbeda karena ombak di Tsurigasaki Beach tak begitu bagus di masa musim panas. Belum lagi, cuaca berangin dikarenakan badai taifun yag diprediksi bakal menerjang Tokyo pada 27 Juli sehingga cuaca di Pantai Tsurigasaki sangat berangin.

Baca juga   Pembinaan Atlit Sepakbola Dilakukan Secara Adaptif

Meski belum berhasil membawa pulang medali, tetapi Rio mengaku mendapat pelajaran beharga. Sebab, ia berkompetisi dengan surfer andal. Rio juga mengaku belajar dari sikap dan trik para lawan yang berlaga di Tokyo.

Agenda ke depan, Rio berencana ke Mexico, tampil di Kejuaraan Dunia. Setelah itu berlaga di 4 ajang challenger, untuk mendapatkan tempat di world championship tour, yang jadi salah satu kualifikasi Olimpiade 2024 Paris 2024.

“Terima kasih atas dukungan teman-teman dan Indonesia. Mohon maaf saya belum bisa membawa pulang medali. Saya akan berusaha lebih keras untuk bisa tampil lebih baik di Paris 2024,” ujar Rio dikutip dari situs resmi Kemenpora.

Di bagian lain pelatih Tipi Jabrik menyebut secara keseluruhan penampilan Rio sudah maksimal. Sayang, kondisi laga tidak ideal. Peluang fifty-fifty dan butuh faktor luck. Inilah yang tidak diperoleh Rio.

Baca juga   Cek Kebugaran, PSS Datangi Klinik Fisioterapi Unisa

Tipi pun menyebut, ada pelajara penting buat pengurus besar persatuan olahraga selancar ombak Indonesia (PB PSOI), yakni agar kelak bisa meloloskan dua atlet ke Olimpiade. Jadi, harus mengirim atlet ke berbagai event buat menambah pengalaman.

“Dengan lolos ke Olimpiade 2020, membuktikan kita itu punya atlet berpotensi. Apalagi, seleksi menuju ajang ini sangat sulit dan berat. Tak Cuma skill, tapi juga bertarung dengan alam,” tandas Tipi.

Lebih lanjut, juga harus memikirkan strategi pembinaan atlet pelapis. Negeri ini surga ombak, jadi kendala itu nyaris tak ada. Tak ayal, surfing juga bisa menjadi andalan seperti bulutangkis dan angkat besi. PB PSOI pun tengah merancang liga surfing nasional sehingga klub-klub bisa sumbang altet. (*)

Share :

Baca Juga

Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka 2021 yang berasal dari 34 provinsi, menjalani latihan gabungan pertama bersama Paspampres. (Foto:rayki/kemenpora.go.id)

Olga

Capaska 2021 Jalani Latihan Gabungan Bersama Paspampres
Ni Nengah Widiasih berhasil meraih perak powerlifting 41kg putri Paralimpiade Tokyo 2020.(Foto:dok/npcindonesia/kemenpora.go.id)

Olga

Ni Nengah Raih Medali Perak Pertama Indonesia Paralimpiade Tokyo 2020
Atlet Jateng genjot latihan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Olga

Targetkan 41 Medali Emas PON XX, Atlet Jateng Matangkan Persiapan
Seluruh Capaska yang mengikuti Diklat Paskibrakanas di PPPON Cibubur mengikuti vaksinasi ke-2. (Foto:rayki/kemenpora.go.id)

Olga

Jalani Vaksinasi ke-2, Kemenpora Ingin Capaska Jadi Contoh bagi Masyarakat
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengungkapkan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021/2022 rencanannya akan bergulir kembali 20 Agutus mendatang. (Foto:dokumentasi kemenpora.go.id)

Olga

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Digelar 20 Agustus 2021
Kekuatan ganda putra kini bertumpu di pundak pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (Foto: kemepora/nocindonesia)

Olga

Melaju ke Semifinal, ‘The Daddies’ Jadi Tumpuan Sektor Ganda Putra
Leani Ratri Oktila. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Leani Ratri Oktila Puji Presiden dan Menpora Setarakan Atlet Paralimpiade
Leani Ratri Oktila menjadi penerima bonus paling besar dari pemerintah Indonesia. (Foto: Dokumentasi NPC Indonesia)

Olga

Bonus Rp13,5 Miliar dari Pemerintah untuk Leani Ratri Oktila