Home / Panggung

Sabtu, 18 September 2021 - 12:31 WIB

Galeri Lorong Gelar Festival Gotong Royong “Self-care for Worldwide Solidarity”

NYATANYA.COM, Bantul – Galeri Lorong menggelar Festival Gotong Royong 2021 dengan tema “Self-care for Worldwide Solidarity” yang digelar 18 September – 1 Oktober 2021 di Galeri Lorong Dusun Jeblok RT 01 Dukuh 3, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Festival Gotong Royong #1 kali pertama ini dijalankan oleh Galeri Lorong. Sebagai sebuah ruang, Lorong berusaha menantang diri untuk selalu inovatif dan kreatif di situasi serba terbatas seperti pandemi Covid-19 ini.

“Self-Care for Worldwide Solidarity” dipilih sebagai tema Festival Gotong Royong #1. Dalam situasi pandemi, peduli pada (kesehatan) diri sendiri sangat penting yang kemudian akan menjadi langkah solider pada lingkungan; sebagaimana menggunakan masker bukan hanya untuk menjaga diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga orang lain.

Baca juga   Indonesia Kaya Garap Serial Musikal Siti Nurbaya

“Akhirnya, peduli diri sendiri berarti merupakan partisipasi kita dalam solidaritas dunia luas. Tentang saling menjaga dengan sesama, festival ini bekerjasama dengan Rapel.id dan Dumaks,” terang Galeri Lorong dalam rilisnya, Jumat (17/9/2021).

Kedua komunitas ini memiliki fokus terhadap pengolahan sampah, Rapel.id khusus pengolahan sampah unorganic sedangkan Dumask pada sampah masker dan sarung tangan medis.

Selama festival berlangsung, kedua komunitas ini akan menyediakan kotak sampah yang dari hasilnya akan didaur ulang, baik itu sampah unorganic (domestik) maupun sampah masker.

Baca juga   Poejiyanto, Jagonya 'On The Spot' Karikatur Wajah

Selain itu, dengan menerapkan sistem pengolahan sampah seperti itu akan mengedukasi masyarakat untuk dapat mengolah sampahnya secara mandiri. Karena dengan mengolah sampah kita masing-masing sama halnya dengan peduli terhadap keberlangsungan hidup secara global.

Festival Gotong Royong #1 berisikan workshop, pasar dan pameran. berbagai macam Workshop dipillih festival ini berdasarkan kebutuhan saat ini untuk merawat kesehatan individu.

Pasar dihadirkan bukan sekedar kepentingan ekonomi, namun juga perihal merawat pertemanan. Dan pameran yang dibagi menjadi tiga bagian; inovatif, kreatif dan inofatif. (Aja)

Share :

Baca Juga

Via Vallen dan Chevra Yolandi. (Foto: Instagram @viavallen)

Panggung

“Agakugu Cigintaga Kagamugu”, Via Vallen Pamer Kemesraan
Penyerahan sembako kepada warga sekitar Radio Geronimo. Foto: nyatanya.com/Dokumentasi Geronimo

Panggung

50 Tahun Radio Geronimo, Optimistis dengan Perubahan Zaman
Non-O saat berkarya di rumah studionya. (Foto: dokumenpribadi)

Panggung

Kartunis Non-o, Energi Berkaryanya Tak Pernah Padam
Jumpa pers Jogja Museum Expo. (Foto: Disbud DIY)

Panggung

Jogja Museum Expo Phalacitta, Inspirasi di Balik Koleksi
Regeneration #2 karya Deddy PAW. (Foto:nyatanya.com/MayinArt)

Panggung

Pameran Seni dan Launching Gallery MayinArt Indonesia “If Walls Could Speak”
Kartun karya Damianus Novianto Wibisono yang menjadi juara pertama 'Petroka International Cartoon Contest 2021'. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Dua Kartunis Yogya Menangi Lomba ‘Petroka International Cartoon Contest 2021’
Salah satu kartun karya peserta Kontes Kartun 'Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka'. (Foto: Instagram Pakarti)

Panggung

Pakarti Gelar Kontes Kartun ‘Merdeka Guyonan, Guyonan Merdeka’
Denny Caknan. (Foto:nyatanya.com/YouTube Denny Caknan)

Panggung

Denny Caknan feat Guyon Waton Rilis ‘Widodari’