Home / News

Sabtu, 4 Desember 2021 - 22:18 WIB

Game Online FF Makan Korban, Ortu Harus Lindungi Anak dari Kajahatan Seksual Online

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri. (Foto: Kemenko PMK)

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri. (Foto: Kemenko PMK)

NYATANYA.COM, Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Kartika Putri mengaku prihatin dengan kejadian pelecehan seksual yang menimpa 11 anak dengan modus game online “Free Fire” (FF).

Femmy melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik Sabtu (4/12/2021) mengatakan, seharusnya orang tua dapat mengawasi anaknya saat menggunakan gawai. Apalagi pada masa pandemi, sebagian besar aktivitas anak-anak dilakukan melalui gawai pintar.

“Mulai dari kegiatan belajar mengajar hingga kegiatan bermain dilakukan di dunia maya. Kalau anak-anak tidak didampingi itu bahaya. Akhirnya anak-anak bisa terjerat oleh ajaran-ajaran yang sebetulnya tidak perlu terjadi kalau orang tuanya itu mendampingi anak,” kata Femmy.

Lebih jauh, ia mengungkapakan masa pandemi Covid-19, anak-anak memang sangat rentan menjadi korban kejahatan melalui media daring.

Femmy mengatakan sebagai antisipasinya, orang tua harus betul-betul mendampingi anak ketika anak sedang memegang gadget.

Baca juga   UMP DIY 2022 Naik 4,30%, Pengusaha Dilarang Lakukan Penangguhan Pembayaran

Baik untuk kegiatan belajar maupun bermain. Perlu tindakan pencegahan dari orangtua sebagai pelindung utama.

Menurut Femmy, setidaknya ada empat langkah utama yang dapat dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari eksploitasi kejahatan seksual melalui game online.

Yaitu pertama, orangtua perlu melibatkan diri dan dekat dengan aktivitas daring sang anak, termasuk dalam memahami game online. Kedua, orang tua perlu mengedukasi diri dan anak mereka terhadap pencegahan dari kekerasan dan eksploitasi seksual yang dapat terjadi melalui game online.

Ketiga, pastikan seluruh perangkat gawai dan komputer saling terhubung dan terlindungi agar dapat memantau aktivitas anak dari berbagai bentuk kejahatan seksual sebagai tindakan pencegahan.

Serta keempat, laporkan segala bentuk tindakan kekerasan dan ekploitasi seksual jika orangtua mengetahui kejadian kejahatan seksual anak. Sebagai tindakan lebih lanjut, dapat menghubungi unit teknis terkait, melalui SAPA 129; TePSA 1500771, Komnas Perempuan: pengaduan@komnasperempuan.go.id, dan KPAI.

Baca juga   Bawa Logistik, Kemenkes Kirim Tim ke Lokasi Terdampak Erupsi Semeru

“Kewasapadaan orang tua agar dapat berperan sebagai pelindung pertama dan utama anak dari kejahatan dunia maya perlu lebih ditingkatkan, khususnya di masa pandemi ini, Saya berharap anak-anak juga dibatasi penggunaan gadget setelah usai jam sekolah,” kata Femmy.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu kasus pelecehan seksual melalui game online FF yang dibongkar oleh Bareskrim Polri. Pelaku pelecehan seksual anak melalui Game Online FF berinisial S (21) ditangkap polisi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Setelah ditelusuri ternyata korban berjumlah 11 orang anak yang berusia antara 9-17 tahun yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Pelaku mengiming-imingi dan memaksa para korbannya untuk melakukan video call sex (VCS) atau memberikan foto telanjang.

Pelaku menjanjikan para korbannya akan memberikan sekitar 500-600 diamond atau alat transaksi dalam game untuk mengoptimalkan performa permainan.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung keputusan pemerintah meniadakan cuti bersama untuk hari raya Natal 2021 dan tahun baru 2022. Ganjar mengimbau agar masyarakat berlibur dan beribadah di tempat masing-masing. (Foto: Humas Jateng)

News

Cuti Bersama Nataru Ditiadakan, Ganjar Minta Warga Tak Bepergian
Bupati Temanggung, M Al Khadziq meninjau pelaksanaan vaksinasi di Omah Kebon. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Temanggung Kejar Target Vaksinasi 70 Persen
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Per Jumat 21 Januari 2022, Kasus Omicron di Indonesia 1.078, Mayoritas Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Cegah Penularan Covid-19, Sri Sultan Tegaskan Masyarakat Ketatkan Protokol Kesehatan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari Ini 444 Pasien Covid-19 Sembuh di DIY, Terbanyak Warga Sleman
Vaksinasi massal di Lapangan Drh Soepardi Sawitan Kota Mungkid Kabupaten Magelang. (Foto:Humas/beritamagelang)

News

Pemkab Magelang Terus Genjot Capaian Vaksinasi Covid-19
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Di Magelang 31 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh
(Foto: citilink.co.id)

News

Akhir Oktober 2021, Citilink Buka Penerbangan di Bandara Ngloram Cepu