Home / Panggung

Senin, 22 November 2021 - 17:33 WIB

Gandeng Sanggar Surya Kirana, Kantor Badan Penghubung Daerah DIY Gelar Drama Menak di TMII

Kantor Badan Penghubung Daerah DIY menggelar Drama Menak dengan lakon Putri Kaelani di anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: Humas Pemda DIY)

Kantor Badan Penghubung Daerah DIY menggelar Drama Menak dengan lakon Putri Kaelani di anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kantor Badan Penghubung Daerah DIY menggelar Drama Menak dengan lakon Putri Kaelani di anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah.

Kepala Kantor Badan Penghubung Daerah DIY Nugroho Ningsih mengatakan kegiatan pentas ini merupakan kegiatan pertama yang menggaet sanggar seni.

Sebelumnya, pementasan di anjungan digelar bekerja sama dengan paguyuban. Ia menjelaskan pentas ini juga terlaksana dan didukung oleh Dana Keistimewaan.

Kerjasama ini, lanjutnya, diharapkan mampu menjadi ruang bagi sanggar pegiat seni untuk menunjukkan eksistensinya. Melalui upaya ini, ia juga berharap dapat menjadi sarana untuk lebih mengenalkan seni ke masyarakat khususnya di Jakarta.

“Kami berterima kasih kepada sanggar Surya Kirana karena konsisten dan concern pada pelestarian gagrak budaya Jogja,” ujarnya, Sabtu (20/11/2021).

Baca juga   Pandemi, Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Kembali Digelar Daring

Dalam sambutannya, Nugroho Ningsih mengatakan pelaksanaan pentas ini merupakan salah satu upaya Badan Penghubung Daerah dalam melestarikan budaya Jogja.

Sebelum gelaran drama Menak dengan lakon Putri Kaelani digelar, diawali dengan pentas tari Sekar Pujiastuti sebagai tarian sambutan selamat datang. (Foto: Humas Pemda DIY)

Sementara itu, Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan sejak pengelolaan TMII diamanahkan ke PT Taman Wisata Prambanan Candi Borobudur, pihaknya mendorong tiap anjungan aktif. “Kami mendukung semua kegiatan (budaya),” imbuhnya.

Penasihat Sanggar Surya Kirana Hana Pudjiono dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menampilkan drama Menak.

Saat ini, pihaknya sudah mampu melahirkan tokoh pemain dari peserta didik di Jakarta tanpa harus mengambil pemain dari Jogja.

Pengampu Sanggar Surya Kirana, Desa Seni TMII, Tatik Kartini Mustikahari mengaku berterima kasih mendapat kesempatan untuk menggelar pentas ini. Ia berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut untuk dapat bersama-sama nguri-nguri kebudayaan.

Baca juga   Jogja Membatik Dunia, Bangkitnya UMKM Wastra Batik

“Dengan kerjasama ini, saya tidak lagi berjuang sendirian dalam mengenalkan kebudayaan ke masyarakat,” ujarnya.

Keunikan drama Menak adalah menggunakan gerakan patah-patah khas pewayangan dan beberapa gerakan silat. Lakon Menak Putri Kaelani, lanjutnya, dipilih untuk dipentaskan karena ceritanya yang cukup sederhana dan mudah dipahami.

Mengingat, pementas drama Menak adalah para pemula. Lakon Putri Kaelani menceritakan tokoh Putri Kaelani atau Kelaswara yang mendapat tugas dari ayahandanya untuk berjuang demi negerinya. Namun dalam perjalanan, ia gagal dan tak mampu menyelesaikan sebab jatuh cinta dengan musuhnya.

Sebelum gelaran drama Menak dengan lakon Putri Kaelani digelar, diawali dengan pentas tari Sekar Pujiastuti sebagai tarian sambutan selamat datang.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bowono X dalam sambutan pembukaan FKY 2021 secara daring. (Foto: screenshoot fky.id)

Panggung

FKY 2021 “Mereka Rekam” Resmi Dibuka Sri Sultan HB X Secara Daring
Kemeriahan Wayang Jogja Night Carnival edisi 2019. (Foto: Tangkapan layar YouTube Evio Media)

Panggung

Wayang Jogja Night Carnival #6 Digelar 7 Oktober 2021
Kukuh Prasetya Kudamai dengan single terbarunya "Mendung Ketemu Udan" yang sudah tayang di channel YouTube 23 September 2021. (Foto: YouTube Kukuh Prasetya Kudamai)

Panggung

Kukuh Prasetya Kudamai dan Mendung Tanpo Udan Series
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Humas Pemda DIY)

Panggung

Peringati Hari Aksara Internasional, Gubernur DIY Ajak Optimalkan Ranah Digital
alam satu karya yang dipamerkan kelompok ‘Anti Sport-Sport Club’ di Stonemilk Ward, Yogyakarta. (Foto: dokumentasi antisport-sportclub)

Panggung

Menumpuk Kegelisahan Pandemi, Kelompok ‘Anti Sport – Sport Club’ Pameran Seni Rupa
Denny Caknan. (Foto:nyatanya.com/YouTube Denny Caknan)

Panggung

Denny Caknan feat Guyon Waton Rilis ‘Widodari’
Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara. (Foto: Puspen TNI)

Panggung

Angklung Mendunia 2021 Pecahkan Rekor MURI
Erwin Erlangga ft Abirzahra di lagu Karma itu Ada. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

Erwin Erlangga dan Semangat Majukan Musik Dangdut