Home / Plus

Kamis, 30 September 2021 - 22:24 WIB

Gandrung Shoes Karya Mahasiswa Undika Masuk Nominasi Good Design

Hafidz Sirojul Munir dengan sepatu heels buatannya yang mengangkat salah satu ikon budaya di Banyuwangi Jawa Timur dengan brand Gandrung Shoes. (Foto: Dokumentasi)

Hafidz Sirojul Munir dengan sepatu heels buatannya yang mengangkat salah satu ikon budaya di Banyuwangi Jawa Timur dengan brand Gandrung Shoes. (Foto: Dokumentasi)

NYATANYA.COM, Surabaya – Mahasiwa S1 Desain Produk Universitas Dinamika, Hafidz Sirojul Munir, telah membuat sepatu heels dengan mengangkat salah satu ikon budaya di Banyuwangi Jawa Timur.

Sepatu dengan perpaduan corak warna mustard dan merah yang diberi nama Gandrung Shoes ini masuk nominasi good design Extravagant Design Solution yang diadakan oleh Institut Teknologi Aditama Surabaya (ITATS), Agustus 2021 lalu.

“Saya mengangkat konsep Tari Gandrung dan Motif Batik Gajah Oling yang merupakan budaya dan ikon dari Banyuwangi,” kata Hafidz, sapaannya, Kamis (30/9/2021)

Tari Gandrung merupakan perwujudan rasa kagum terhadap Dewi Sri, yakni dewi padi atau pembawa kesejahteraan saat panen tiba. Sehingga warna yang digunakan untuk sepatu ini lebih elegan untuk pemakainya.

Hafidz juga menjelaskan penggunaan motif Batik Gajah Oling ini untuk mengedepankan estetika pemakai Gandrung Shoes. Apalagi batik tersebut menggambarkan jati diri masyarakat Banyuwangi yang dulu merupakan bekas Kerajaan Blambangan.

Baca juga   Di Tangan Ranu, Bonggol Jagung Disulap Jadi Kerajinan Cantik

“Jadi sepatu ini bisa digunakan pada momen-momen pesta, semi formal maupun formal, yang cocok digunakan wanita pada usia 21-30 tahun,” ungkapnya

Proses pembuatannya karyanya ini kurang lebih satu bulan, kata Hafidz, adapun pembaruan yang ditawarkan dari inovasi ini adalah model dan desain pada heels yang tidak bisa ditemukan di pasaran.

Pada bagian heels terdapat grafir atau ukiran motif Batik Gajah Oling yang dapat menambah kesan etnic.

Ia berharap inovasinya bisa diminati banyak masyarakat luas, sehingga masyarakat lebih mengenal budaya Banyuwangi yakni tarian Gandrung yang jarang terekspos.

Disamping itu, Pembimbing sekaligus Dosen Despro Undika Mochammad Charis, menyampaikan ide pembuatan Gandrung Shoes sangat unik.

Baca juga   Ini Kisah Anak Muda Pengusaha Batik Asal Jatim Langganan Pejabat

Apalagi banyak kekayaan lokal seperti tarian, batik dan lainnya kurang banyak didesain untuk suatu produk. “Karya ini bisa menghidupkan budaya lokal yang berkelanjutan,” kata Dosen Charis.

Ia menyampaikan pada mata kuliah tertentu setiap mahasiswa akan diberikan tugas untuk membuat inovasi dengan prinsip menghidupkan budaya Indonesia. Dengan catatan yang mengikuti tren, kebutuhan dan selera masyarakat pada masa itu.

Charis akan terus berupaya mendorong Mahasiswa Despro Undika untuk lebih berani dan percaya diri dalam berkarya, karena setiap mahasiswa pasti memiliki kemampuan yang unik, menarik sesuai dengan karakteristiknya.

“Saya rasa membangun tekad dan kepercayaan diri pada mahasiswa sangat diperlukan, dan tentunya Undika akan selalu mendukung, salah satunya merekomendasikan mahasiswa mengikuti perlombaan baik di kancah nasional maupun internasional, karena kita mampu,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Dengan kain ecoprint produksinya, menjadi salah satu penyemangat Sanggar Pawonjogan untuk terus berbagi kepada banyak orang. (Foto: agoes jumianto)

Plus

Sanggar Pawonjogan, Bangun Semangat Berbagi dan Tak Ingin Menyerah dengan Pandemi
Ilustrasi frozen food. (Foto:istimewa/productnation)

Plus

Anda Punya Rencana Bisnis Frozen Food? Ini Izin yang Harus Dipenuhi
Misi utama Skanslove Coffee adalah untuk media pembelajaran peserta didik, yang erat kaitannya dengan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. (Foto: MC Batang)

Plus

Skanslove Coffee, Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pelajar
Mulyana, di luar aktivitasnya sebagai guru SD, suskes menjalankan usaha beternak bebek petelur. (Foto: zainuri arifin)

Plus

Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek
Cahyo Yusuf Hermawan dan kreasi lampunya banyak diminati pasar hingga luar daerah. (Foto:Mc.Kota Malang)

Plus

Cahyo Sukses Meraup Rupiah dari Kreasi Lampu Neon Elwire
(Foto:kratonjogja.id)

Plus

Yuk, Kenali Macam Wadah Sesaji Daun Pisang dalam Upacara Tradisi Keraton
Sebanyak 30 siswa SMA Negeri 2 Temanggung disiapkan menjadi agen perubahan antiperundungan. (Foto:Diskominfo Jateng)

Plus

SMAN 2 Temanggung Siapkan Agen Anti Bullying
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan PT Solar Indonesia melalui inovasi gerobak listriknya. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Plus

Gelis Bantu Digitalisasi UMKM Pasarkan Produknya