Home / Peristiwa

Jumat, 11 Maret 2022 - 00:37 WIB

Ganjar Pranowo: Masyarakat dan Pengusaha Jangan Takut Bayar Pajak

Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat dan para pengusaha untuk tidak takut membayar pajak. Apalagi, saat ini sedang ada Program Pengungkapan Sukarela (PPS) dalam rangka reformasi perpajakan dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

“Bapak ibu, UU ini nggak susah. Gampang, tinggal dilakukan. Maka jangan takut,” kata Ganjar, saat Sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, di Ballroom Hotel Tentrem, Kamis (10/3/2022).

Ganjar sempat berkelakar kepada para wajib pajak yang hadir dalam acara tersebut. Sebab, Ganjar mendengar banyak wajib pajak yang takut bertemu dengan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.

“Saya mau tanya, kalau dengar pajak dan mbayar itu seneng apa senep? Seneng? Lho itulah cinta NKRI,” tutur Ganjar, disambut riuh peserta yang hadir, termasuk Sri Mulyani.

Ganjar mengatakan, sosialisasi UU HPP menjadi penting, karena masyarakat mesti tahu bahwa pemerintah juga memberikan insentif perpajakan, yakni PPS atau tax amnesty jilid dua.

Baca juga   Kasus Aktif Covid-19 di Magelang Mencapai 2.012 Orang, Tersebar di 21 Kecamatan
Sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, di Ballroom Hotel Tentrem, Kamis (10/3/2022). (Foto: Humas Jateng)

“Kalau dulu ada tax amnesty, sekarang ini (PPS). Eh kamu yang ketinggalan yang mana, segara kamu catatkan. Sehingga membangun kesadaran untuk membayar pajak ini jadi sangat penting,” ujarnya.

Ganjar juga meyakinkan, jika tidak paham, masyarakat bisa mengakses langsung ke kantor pajak. Apalagi, saat ini pelayanan kantor pajak sudah sangat baik.

“Sehingga kita harapkan nanti bayar pajak optimal, terus kemudian pembangunannya cepat, bisa di-cover dari APBN pendapatan pajak,” katanya.

Apalagi dalam paparan Menkeu Sri Mulyani, lanjut Ganjar, diungkapkan, di tengah pandemi yang membuat perekonomian sulit, justru pendapatan pajak naik 100%.

“Sehingga kita harapkan masyarakat, kalau saya sering mendengarkan mereka, aja wedhi soal ini. Tanya saja secara terbuka. Itu sebenarnya beberapa terobosan yang hari ini penting dan masyarakat harus tahu,” tandas Ganjar.

Baca juga   Proyek Tol Semarang-Demak Seksi II Ditarget Selesai 28 Oktober 2022

Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam acara itu mengatakan, hingga Kamis (10/3/2022) siang, tercatat lebih dari 20 ribu wajib pajak yang ikut serta pada Program Pengungkapan Sukarela, dengan nilai hampir Rp3 triliun.

Suryo juga berterima kasih kepada Ganjar, yang telah melakukan pelaporan pajak. Suryo berharap, contoh dari pimpinan akan diikuti oleh seluruh komponen di bawahnya.

“Harapannya dengan testimoni yang dilakukan para pimpinan, SPT disampaikan pembayaran ditunaikan, dan ini betul-betul menjadi tulang punggung dan saka gurunya pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, harapannya UU ini dapat terimplementasikan dan termanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

(N1)

Share :

Baca Juga

Para pedagang di pasar Batang ini juga mengikuti upacara bendera. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Wujud Nasionalisme, Pedagang Pasar Ini Gelar Upacara Bendera
Sri Sultan menerima penyerahan hadiah Paritrana Award Tahun 2020 berupa satu unit mobil dari BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Raih Paritrana Award 2020, Pemda DIY Terus Komitmen Berikan Jaminan Ketenagakerjaan
Usaha rumahan mie lethek tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Perajin Mie Lethek Tetap Eksis di Tengah Gempuran Pandemi
(Foto: Biro Humas KLHK)

Peristiwa

Yang Punya Nama Sama Musti Bangga, Bayi Orang Utan Ini Diberi Nama Besti
Atap Pasar Giwangan yang roboh diterjang hujan deras dan angin kencang, Minggu (29/5/2022) sore tadi. Foto: Tangkapan layar Twitter @ArchiveJogja

Peristiwa

Atap Pasar Giwangan Roboh Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Pedagang
DPW FKAM DIY membagikan 50 paket sembako untuk para janda, warga miskin, dan para mustahik. (Foto: Dok. FKAM DIY)

Peristiwa

Menuju Ramadan, FKAM DIY Bagikan Sembako untuk Janda, Warga Miskin, dan Mustahik
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di pabrik jamu PT Sidomuncul. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Percepat Vaksinasi, Tempat Pelayanan Bakal Ditambah
Gibran meninjau tempat isolasi mandiri terpusat di SMP 8 Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Surakarta)

Peristiwa

Pastikan Kondisi Warga yang Isolasi Terpusat Tercukupi, Gibran Bawakan Buah-buahan