Home / Peristiwa

Rabu, 29 September 2021 - 00:40 WIB

Geliat UMKM Kota Yogya di Pameran Fashion Show dan Craft 2021

Pameran Fashion Show dan Craft 2021 ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM dan sebagai sarana promosi produk-produk unggulan dari masing-masing UMKM. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Pameran Fashion Show dan Craft 2021 ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM dan sebagai sarana promosi produk-produk unggulan dari masing-masing UMKM. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemkot Yogyakarta terus mengupayakan peningkatan pembangunan ekonomi melalui berbagai potensi yang ada. Dengan mengedepankan kreativitas, inovatif, dan melestarikan nilai-nilai seni budaya Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta kembali menggelar Pameran Fashion Show dan Craft 2021 bertempat di Griya UMKM Kota Yogyakarta, Selasa (28/9/2021).

Secara resmi kegiatan yang diikuti 15 pelaku usaha tersebut dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Yogyakarta didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta dan Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono mengatakan, kegiatan Pameran Fashion Show dan Craft 2021 ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM dan sebagai sarana promosi produk-produk unggulan dari masing-masing UMKM.

Mulai dari berbagai komoditas fashion, craft siap untuk terus berinovasi menampilkan produk-produk terbaru yang lebih kreatif lagi dan mampu meningkatkan kualitas produk yang dimiliki para pelaku UMKM.

Baca juga   Pemkot Yogya Gelar Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo

“Melalui kegiatan kewirausahaan, ide-ide kreatif diharapkan masyarakat mampu memiliki nilai tambah, sehingga dapat mengangkat derajat perekonomian, kesejahteraan maupun memperkuat segi pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat. Jatuh bangun dalam membangun usaha menjadi tantangan yang ditemui, tapi dengan kerja keras pasti dapat diatasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan sangat mengapresiasi para pelaku UMKM dimasa pandemi ini di dunia usaha UMKM dengan segala keterbatasan yang ada, masih terus berupaya menyediakan produk-produk primer kebutuhan pokok yang langsung dikonsumsi masyarakat, tanpa mengesampingkan produk-produk utama yang menjadi core business-nya yaitu fashion, kerajinan, craft dan lain sebagainya.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif pelaku usaha yang hadir pada acara ini, tetap penerapkan standar protokol Covid-19. Semoga dengan dilaksanakannya pameran ini, para pelaku usaha UMKM di Kota Yogyakarta semakin optimis untuk mampu bergeliat kembali menampilkan produk-produk unggulannya. Semoga bisa menjadi contoh bagi para pelaku usaha yang lain, bahwa meskipun ada situasi pandemi, tetapi tetap berkarya dan berinovasi demi kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta,” jelasnya.

Baca juga   Tembakau 18.519 Hektare Temanggung Siap Dipanen

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan melalui online. Nantinya para UMKM juga akan diberikan pelatihan khusus dalam penjualan online.

“Semoga penjualan online di tingkatkan lagi. Kita akan melaksanan pelatihan penjualan online bersama platform marketing online dalam meningkatkan kreasi perajin UMKM yang dimana produknya sangat layak jual, bahkan ke internasional. Penjualan online dimasa pandem ini sangat tinggi, bahkan perbulan hampir Rp2 Triliun lebih. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi peningkatan penjualan,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Baznas Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan kursi roda kepada Sadali, warga Dusun Ngasem Desa Jetis, Bandungan. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Baznas Siapkan Dana Pendidikan Anak Yatim Covid-19
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bentuk Gercep, Hendi Ajak Remaja Ikut Tangani Covid-19
Bupati Demak Eisti’anah saat melantik kepala desa antarwaktu Desa Tlogorejo. Foto:nyatanya.com/Kominfo Demak

Peristiwa

Kades Diimbau Lakukan Lockdown Tingkat RT/ RW Jika Terjadi Lonjakan Covid-19
Membantu percepatan pencapaian vaksinasi, DPRD Temanggung menggelar vaksinasi serupa pada warga satu minggu sekali, namun bila dibutuhkan akan digelar dua atau tiga hari sekali. (Foto: MC Kab Temanggung)

Peristiwa

Bantu Percepatan, DPRD Temanggung Gelar Vaksinasi Massal
Cakupan vaksinasi Covid-19 di Pekalongan telah mencapai 105.664 orang. Jumlah tersebut setara dengan 44,44 persen populasi sasaran. (Foto:Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi di Pekalongan Lampaui 40 Persen
WJNC #6 mengusung tema Semar Boyong yang menceritakan tentang Poncowati yang terkena pagebluk, lalu bisa terhindar karena Kembang Wijaya Kusumo dan Cangkok Wijaya Mulyo pulih kembali di tangan Semar. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Sandiaga Uno: WJNC #6 Acara Terbaik Pariwisata Indonesia
Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Apik Kaliwugu. (Foto: Diskominfo Kendal)

Peristiwa

1.000 Santri Apik Kaliwungu Divaksin
Pemkab Temanggung genjot vaksinasi bagi kaum pekerja. (Foto:Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Bareng TNI-Polri, Pemkab Temanggung Genjot Vaksinasi Pekerja