Home / News

Selasa, 2 Januari 2024 - 17:44 WIB

Gempa Bumi, Pemkab Sumedang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Sampai 7 Januari

Pasca gempa bumi, Pemkab Sumedang Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat. (Foto: Istimewa/Tangkap layar)

Pasca gempa bumi, Pemkab Sumedang Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat. (Foto: Istimewa/Tangkap layar)

NYATANYA.COM, Sumedang – Gempa Bumi bermagnitudo 4,8 yang terjadi di malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2023) di Sumedang Jawa Barat, mengakibatkan lebih dari 400 rumah alami kerusakan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menetapkan status tanggap darurat.

“Termasuk hari ini kami sudah menetapkan Kabupaten Sumedang dalam keadaan tanggap darurat bencana dan ini akan memudahkan untuk penanganan,” kata Penjabat (Pj) Bupati Sumedang Herman Suryatman dikutip dari kantor berita Antara di Kabupaten Sumedang, Senin 1 Januari 2024.

Baca juga   Menyoal Tragedi Kanjuruhan, Oneding feat THMSN Rilis Single 'Lempar Batu Sembunyi Tangan'

Disampaikan Herman, pemberlakuan status tanggap darurat bencana akibat gempa dilakukan selama tujuh hari mulai dari 1 sampai 7 Januari 2024.

Ia menambahkan, keputusan ini akan membuat pemerintah daerah lebih memfokuskan terhadap penanganan masyarakat yang terdampak oleh bencana tersebut.

“Ini akan lebih memudahkan penanganan termasuk anggaran pendukung untuk membantu warga masyarakat yang terkena bencana,” ucapnya.

Menurut Herman, hingga saat ini gempa yang terjadi pusat kota Sumedang tersebut menyebabkan tiga orang terluka ringan.

Baca juga   Penerimaan PBB Kota Yogyakarta Tahun 2022 Lampaui Target, Jumlahnya Fantastis

Selain itu, gempa mengakibatkan sebanyak 248 rumah warga rusak ringan hingga berat akibat gempa.

Diungkapkannya, bencana gempa bumi yang berlangsung pada pukul 20.35 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun masyarakat tetap waspada guna mengurangi risiko kebencanaan.

“Kepada warga masyarakat, Kabupaten Sumedang saat ini dalam keadaan aman dan terkendali, tetapi mohon untuk waspada.”

“Karena dalam waktu yang bersamaan kita pun dihadapkan dengan potensi bencana banjir dan longsor,” jelasnya. (N1)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

BOR Masih Rendah, Meski Angka Konfirmasi Positif Covid-19 Lebihi Delta
Foto: Dok.KAI

News

Tiket KAI Libur Nataru Dijual Mulai 7 November 2022, Ini Syarat dan Ketentuannya
Gibran menyambut baik antusiasme mahasiswa UNS yang hadir di perkuliahan tatap muka tersebut. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Kunjungi UNS, Gibran Pastikan PTM Sesuai Prokes
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor KPU Provinsi Bali, Sabtu (5/11/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

News

Tetapkan Hasil Verifikasi Faktual Parpol, KPU Gelar Rapat Pleno Pekan Depan
Pameran produk IKM seperti fesyen, kerajinan, produk kayu seperti gitar dan permainan kayu di ajang temu stake holder PDIN Yogyakarta, Jumat (23/12/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

News

PDIN Wadah Pengembangan Riset dan Desain Produk Industri, Tiga Komoditas Ini Jadi Prioritas Awal
Sejumlah pemudik motor mengantre BBM di salah satu SPBU. (Foto: InfoPublik)

News

Arus Balik, Pemudik Motor Mulai Memadati Jalur Pantura
Dicky Senda. Foto: Ahy/MC KMAN VI

News

Masyarakat Adat Resah, Kampung Kosong Ditinggalkan Anak Muda Merantau
Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Jokowi Dijadwalkan Nonton Langsung MotoGP Mandalika 2022