Home / News

Kamis, 16 Desember 2021 - 14:46 WIB

Gempa Jember 5,1 SR, Dinsos Jatim Kerahkan Tagana

Kerusakan di sejumlah rumah warga akibat Gempa Bumi Tektonik berkekuatan M 5.1 SR mengguncang sejumlah wilayah Kabupaten Jember Jawa Timur yang terjadi pada Kamis (16/12/2021) pukul 06:01:33 WIB. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Kerusakan di sejumlah rumah warga akibat Gempa Bumi Tektonik berkekuatan M 5.1 SR mengguncang sejumlah wilayah Kabupaten Jember Jawa Timur yang terjadi pada Kamis (16/12/2021) pukul 06:01:33 WIB. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

NYATANYA.COM, Jember – Gempa Bumi Tektonik berkekuatan M 5.1 SR mengguncang sejumlah wilayah Kabupaten Jember Jawa Timur pada pukul 06:01:33 WIB, di posisi Lintang : 8.55 LS Bujur : 113.49 BT dengan kedalaman 10 Km Kamis, (16/12/2021).

Akibat gempa tersebut, sejumlah rumah di beberapa kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Jember mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang hingga berat.

Mengetahui peristiwa ini, Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinas Sosial Kabupaten Jember, melalui satuan tugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan sigap dan tanggap melakukan penyisiran ke lokasi kejadian, guna mendata kaji cepat dan assesment dampak kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Koordinator Tagana Jember, Muhammad Nur Kholis menyatakan, hingga saat ini dari hasil assesment awal dan kaji cepat tagana didapati adanya kerusakan beberapa bangunan di wilayah selatan Jember.

Baca juga   Update! 22 Orang Meninggal, 27 Hilang Akibat Erupsi Gunung Semeru

Kholis menekankan, lokasi terdampak tersebut, di antarnya di Kecamatan Ambulu, Desa Ambulu, rumah warga yang dihuni 1 KK mengalami rusak ringan, Desa Sumberejo 2 KK rusak ringan dan Sedang, kemudian salah satu Pondok Pesantren juga mengalami rusak ringan, Desa Andongsari 1 KK rusak sedang dan di Desa Sabrang rumah 1 KK dinyatakan rusak berat.

Wilayah kecamatan lainnya yang terdampak adalah Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Silo, Kecamatan Puger dan kecamatan Wuluhan. Dengan rata-rata tingkat kerusakan ringan dan sedang.

“Pada tiap Kecamatan itu yang mengalami kerusakan antara satu hingga dua Desa, dan tiap desanya hanya satu dua rumah yang mengalami kerusakan,”ujarnya.

Data total sementara kerusakan akibat gempa tersebut yaitu ; Rusak ringan 8 KK (Ponpes), rusak sedang 4 KK dan rusak berat 1 KK.

“Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan, perkembangan data terkini secara kontinyu akan kami laporkan,” tegas koordinator tagana Jember tersebut.

Baca juga   Kota Pekalongan Kembali Dilanda Banjir, 105 Warga Mengungsi

Sembari melakukan pendataan, Kholis bersama rekan-rekannya juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak jelas sumbernya.

Dikatakannya, hal itu ia lakukan untuk memutus rasa panik yang berdampak tidak baik bagi masyarakat itu sendiri.

“Kami juga menghimbau untuk sementara waktu, agar menghindari bangunan yang retak atau rusak, kami juga sarankan agar sebaiknya berada di luar rumah dulu, sebagai upaya antisipasi gempa susulan,”imbuhnya.

Ia menyampaikan, Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut, sementara kerugian yang ditimbulkn masih dalam proses pendataan.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Sampah yang menggunung di kawasan sentra Bakpia Pathuk Jalan KS Tubun Yogyakarta. (Foto: Instagram @alexpracaya)

News

Sepakat! TPST Piyungan Akhirnya Dibuka Lagi Hari Ini
Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah sebidang tanah seluas 493 m² dan 2.769 m² dari KPK untuk Kementerian Agama. (Foto: Biro Humas Kemenag)

News

Kemenag Terima Hibah Tanah dari KPK
Wamenhan RI M. Herindra mengatakan pemerintah membuka peluang terobosan bagi investasi industri pertahanan (Inhan). Foto: Biro Humas Kemhan

News

Pemerintah Buka Peluang Investasi Industri Pertahanan, Ini Kata Wamenhan Herindra
(Foto: Kemenkes)

News

Ini yang Bakal Dilakukan Pemerintah Kendalikan Puncak Omicron
Pemerintah merespon cepat atas merebaknya varian Covid-19, Omicron, yang baru-baru ini terkonfirmasi di beberapa negara. Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar Menko Marves Luhut B. Pandjaitan yang juga dihadiri Menteri Kesehatan, Kepala BNPB, serta para epidemolog dari Universitas Indonesia, UGM dan Unair yang dimintai pendapat dalam pengambilan keputusan terkait penanganan Pandemi Covid-19. (Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres)

News

Pemerintah Ambil Langkah Cepat Hadapi Varian Omicron
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan secara virtual pada The 1st Finance Minister and Central Bank Governors Meeting, sebagai bagian dari side event Presidensi G20 Indonesia 2022, pada Kamis (17/2/2022). (Foto: BPMI/Setpres)

News

Presiden: Kerja Sama dengan G20, Salah Satu Kunci Pemulihan Ekonomi Global
Foto: BMKG

News

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan, 9 – 15 Oktober 2022
Walikota Surakarta Gibran Rakabuming menaruh apresiasi tinggi atas kerjasama dengan Pemerintah Kota Zhuhai dan kolaborasi dengan Bea Cukai Kota Surakarta yang memperlancar pengiriman serta penyerahan bantuan tersebut. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Kota Zhuhai RRT Hibahkan 50 HEPA Ventilation untuk Penanganan Covid-19 di Surakarta