Home / Peristiwa

Minggu, 12 September 2021 - 10:41 WIB

Gencarkan Vaksinasi, Bangkitkan Sektor Seni dan Budaya di Kulonprogo

Vaksinasi bagi pelaku seni budaya yang digelar Kundha Kabudayan Kulonprogo. (Foto: Humas Kulonprogo)

Vaksinasi bagi pelaku seni budaya yang digelar Kundha Kabudayan Kulonprogo. (Foto: Humas Kulonprogo)

NYATANYA.COM, Kulonprogo – Sebagai upaya pemerintah membangkitkan sektor seni dan budaya yang ada di kabupaten Kulonprogo. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menggelar vaksinasi bagi pelaku seni budaya di Taman Budaya Kulonprogo, Sabtu (11/9/2021).

Kundha Kabudayan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan Kundha Kabudayan Kulonprogo, Dinas Kesehatan dan TNI mendukung upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi bagi pelaku seni dan budaya di Kulon Progo.

Kepala Kundha Kabudayan Kulonprogo, Dra. Niken Probo Laras, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa target utama dari kegiatan vaksinasi ini adalah pelaku seni, pekerja seni, dan pengiat seni, beserta dengan keluarganya dan masyarakat sekitarnya. Telah disediakan lebih dari 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac dalam kegiatan vaksinasi ini.

“Mentargetkan 1.000 dosis, tetapi, karena dibiayai dari dana keistimewaan kemudian arahan dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda supaya ditambah kuotanya sehingga bisa lebih dari 1.000, mudah-mudahan bisa sampai 2.000.” ujar Niken.

Baca juga   Ini Pasar di Yogya yang Tutup Selama PPKM Darurat

Lebih lanjut Niken menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu terselenggarakannya kegiatan vaksinasi baik dari Polres, Dinas Kominfo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sekertaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, dan semua pihak yang terlibat.

“Harapan yang utama semuanya sehat, ketika berekspresi para seniman dan budayawan dalam kegiatan seni budaya semuanya sudah vaksin. Jangan sampai tidak tervaksin, nantinya kalau kita sudah melakukan kegiatan normal, PPKM mungkin sudah turun level, para pelaku seni ini sudah vaksin,” ujar Niken.

Vaksin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menuntaskan pandemi. Kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin dan metaati protokol kesehatan sangat dibutuhkan.

Pelaku seni budaya menjadi salah satu prioritas penerima vaksin oleh pemerintah. Kegiatan vaksinasi ini diharapkan dapat membantu membangkitkan semangat dan motivasi para pelaku seni budaya untuk tetap berkarya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan bahwa salah satu indikator angka kematian tinggi adalah mereka yang terkena Covid-19 belum tervaksin.

Baca juga   Gubernur Tandatangani Naskah Persetujuan Pertanggungjawaban APBD DIY 2020

Selain itu Kulonprogo sempat diingatkan oleh Presiden Jokowi tentang indikator kenaikan tren kasus kematian di Kulonprogo. Catatan bagi Kulonprogo agar bisa fokus terhadap hal tersebut, salah satunya dengan memaksimalkan vaksinasi.

“Dari indikator vaksinasi kita yang sudah tersuntikkan, sudah terealisasikan sementara 63 persen, capaian ini sudah bagus. Kita ada di urutan tiga se-DIY, setelah Kota Yogya dan Kabupaten Sleman. Namun, dalam hal ini kita juga harus mengejar vaksinasi ini agar tercapai diakhir bulan ini bisa diatas 75 persen” ujar Fajar.

Fajar menambahkan bahwa masyarakat yang sudah di vaksin dalam tubuhnya akan muncul herd immunity sehingga apabila terpapar oleh Covid-19 presentase kematiannya akan kecil sekali. Menurutnya vaksinasi di Kulon Progo harus digencarkan dan dapat melampaui target. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo melihat pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 tahun dalam rangka Hari Anak Nasional 2021, di GOR Patriot Kodam IV/Diponegoro. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pranowo Apresiasi Anak-anak yang Antusias Divaksin
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kota Tahun 2021.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

10 Sekolah di Kota Yogya Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kota Tahun 2021
Pemadam Kota Yogyakarta saat memadamkan api yang membakar tumpukan rumput kering di Altar, pagi tadi. (Foto:nyatanya.com/@damkarjogja113)

Peristiwa

Rumput Kering di Altar Kembali Terbakar
Pola penanganan jenazah Covid-19 tidak boleh dilakukan sembrono. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Jangan Sembrono! Jenazah Covid-19 itu Masih Infeksius
BAZNAS Kulonprogo menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga terdampak Covid-19. (Foto: Humas Kulonprogo)

Peristiwa

BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp768,9 Juta Bagi Terdampak Covid-19
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan sembako kepada penyandang disabilitas. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Ratusan Penyandang Disabilitas Terima Sembako Gotong Royong Covid-19
Ganjar Pranowo berharap tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu tetap lestari. Tahun depan, ia berharap tradisi ini bisa digelar seperti sebelum pandemi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar dan Airlangga Pimpin Tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu