Home / Buku

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 09:16 WIB

Genjot Literasi Warga, Wagub: Baca Buku Bukan Berarti Ketinggalan Zaman

Big Bad Wolf Indonesia digelar di Gedung Sumbing Kompleks PRPP, Semarang Foto: Humas Jateng

Big Bad Wolf Indonesia digelar di Gedung Sumbing Kompleks PRPP, Semarang Foto: Humas Jateng

NYATANYA.COM, Semarang – Big Bad Wolf Books yang merupakan pameran buku terbesar di dunia, untuk kali pertama hadir di Jawa Tengah.

Sebanyak 2,5 juta koleksi buku yang 85% dari luar negeri dengan berbagai kategori, bisa dijumpai di Gedung Sumbing Kompleks PRPP, Semarang, dari 28 Oktober hingga 6 November 2022 mendatang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir untuk membuka pameran tersebut, senang dengan dipilihnya Kota Semarang sebagai tempat pameran buku oleh Big Bad Wolf Books.

Meski saat ini adalah era digital, di mana semua bacaan bisa diakses dengan menggunakan teknologi, namun buku punya keunggulan tersendiri.

“Mengasah otak itu ya harus membaca, dan membaca itu tidak bisa kita gantikan yang ada di HP atau di digital,” tuturnya.

Foto: Humas Jateng

Menurut Gus Yasin, sapaan wagub, membaca buku akan lebih mengasah otak pembacanya, dibandingkan membaca lewat teknologi yang bisa menghadirkan audio visual, mengingat sajian tersebut tidak menuntut otak untuk mengembangkan pemikiran.

Baca juga   Diluncurkan Sejak Tahun Lalu, Total Transaksi Blangkon Jateng Mencapai Rp15 Miliar

“Kalau kita membaca di media, itu biasanya apa yang kita inginkan, tidak menuntut otak untuk mencari, tapi meminta bantuan untuk mencari. Dimudahkan di-searching-nya. Kalau kita sudah dimudahkan, otak juga meresponnya, ya mudah ajalah nanti. Kalau sudah lupa, kita tinggal searching lagi,” jelasnya.

Untuk itu, Gus Yasin berpesan, meski harus adaptif dengan teknologi, kegiatan membaca buku jangan sampai ditinggalkan.

Membaca buku, menurutnya bukan aktivitas ketinggalan zaman. Sebab, di samping menjadi sumber ilmu pengetahuan, buku akan membantu meningkatkan kecerdasan otak.

“Selain kita tetap mengikuti digitalisasi yang saat ini juga banyak manfaatnya, memudahkan, tapi jangan pernah kita punya asumsi bahwa membaca buku secara langsung itu sudah ketinggalan zaman. Karena kita memang dituntut otak ini supaya ada rangsangan-rangsangan mencerdaskan,” ungkap dia.

Gus Yasin menambahkan, saat ini tingkat literasi masyarakat Jawa Tengah masih perlu digenjot. Sehingga, perlu terobosan agar masyarakat mencintai buku. Misalnya kolaborasi antara koleksi museum dan perpustakaan.

Baca juga   Tingkatkan Literasi Nasional, Pemerintah Kirim 2.574.052 Eksemplar Buku ke Daerah 3T

Menurutnya, museum dan perpustakaan bisa terintegrasi karena biasanya koleksi museum berkaitan dengan sumber dari buku. Ketika masyarakat berkunjung ke museum, harapannya akan memantik keingintahuan untuk mencari tahu bukunya. Demikian pula sebaliknya.

Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia Uli Silalahi menuturkan, pameran buku yang diselenggarakan memang secara resmi baru dibuka tanggal 28 Oktober 2022.

Namun, pada 27 Oktober, pihaknya sudah mencoba membukanya. Animonya ternyata di luar dugaan, hingga menimbulkan antrean.

“Ternyata belum dibuka saja, animonya sudah luar biasa. Antrean sudah banyak sekali. Jadi ini membuktikan, bahwa di Jateng kami betul-betul ditunggu dan betul-betul diharapkan,” bebernya.

Pihaknya berharap, lewat pameran yang diselenggarakan, masyarakat bisa mengakses buku-buku berkualitas internasional dengan harga yang terjangkau. Dengan begitu, buku tersebut akan bisa tersebar lebih luas dan memberikan manfaat kepada lebih banyak orang.

(*/N3)

Share :

Baca Juga

Para pemenang Lomba Bertutur menerima piagam penghargaan dan hadiah. Foto: Humas Pemkot Yogya

Buku

Azzahra Farzana Juara Lomba Bertutur Tingkat SD Kota YogyaKarta
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi berkenan meresmikan Tugu Literasi di SMP Negeri 6 Yogyakarta, Senin (17/1/2022). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Buku

Gaungkan Budaya Literasi, SMPN 6 Yogya Bangun Tugu Literasi
Buku ”Ini Soal Jodoh, Takdir dan Kamu”. Foto: Ist

Buku

Haizofers Bikin Buku Kumpulan Quote ‘Ini Soal Jodoh, Takdir dan Kamu’
Penggiat sejarah dari Komunitas Begandring Soerabaia saat menggelar diskusi Bung Karno lahir di Surabaya pada Sabtu (4/6/2022). Foto: Ist

Buku

Penggiat Sejarah ‘Begandring Soerabaia’ Siapkan Pembuatan Buku dan Film Bung Karno
Paguyuban Jala Sottra meluncurkan buku Keris Peninggalan Keraton Sumenep, Senin (31/10/2022). Foto: MC Kab.Sumenep

Buku

Buku “Mengenal Keris Pusaka Peninggalan Keraton Sumenep Abad 18-19 Masehi” Diluncurkan
Guna meningkatkan minat baca warga Jatim, Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim mendukung Implementasi Perpustakaan Digital Desa dan area berpotensi “Titik Baca”. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Buku

Diprakarsai IKAPI dan Kubuku, Diskominfo Jatim Dukung Implementasi Perpustakaan Digital Desa
Foto: Humas Pemkot Yogya

Buku

Dorong Keberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Literasi Terapan, Seru dan Menginspirasi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: dok. InfoPublik)

Buku

UNESCO Tetapkan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia