Home / News

Rabu, 30 Juni 2021 - 21:33 WIB

Genjot Vaksinasi Covid-19, DIY Targetkan 20.000 Orang Per Hari

Sri Sultan Hamengku Buwono X saat rakor secara daring bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Sri Sultan Hamengku Buwono X saat rakor secara daring bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 di wilayah DIY. Hal ini disampaikan Sri Sultan saat menanggapi arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19, Rabu (30/6/2021) pagi secara daring.

Dari jumlah suntikan 10.000 orang per hari, Sri Sultan akan mengupayakan agar target peserta vaksinasi dapat mencapai 20.000 per hari.

“Untuk total masyarakat DIY yang sudah divaksin, sudah mencapai sekitar 1.398.000 orang,” ujar Sri Sultan sebagaimana dirilis dalam situs resmi Pemda DIY, Rabu (30/6/2021).

Gubernur DIY juga menyoroti kebijakan pusat soal pemberian vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak dan ibu hamil.

Baca juga   Pekerja Hiburan Turun ke Jalan Tolak Perpanjangan PPKM

“Di DIY, kategori anak berusia 12-17 tahun ada sekitar 339 ribu orang. Jumlah ini yang mungkin menjadi perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Sri Sultan.

Ilustrasi, vaksinasi yang dilakukan Korem 072/Pamungkas. (Foto: nyatanya.com/Penrem 072/Pmk)

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa pihaknya baru akan mengeluarkan juknis terkait program vaksinasi bagi anak-anak usia 12-17 tahun dan ibu hamil per Rabu (30/6/2021).

“Kami akan upayakan supaya juknis dapat dikeluarkan hari ini, sehingga dapat langsung didistribusikan ke daerah-daerah untuk disesuaikan pelaksanaannya,” ujarnya.

Menteri Budi juga mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah harus diawasi dengan ketat agar tidak menimbulkan kerumunan.

Baca juga   Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas

“Teknis pelaksanaan vaksinasi di daerah harus diatur dengan efisien, agar tidak menimbulkan kerumunan,” terang Budi Gunadi.

Upaya percepatan vaksinasi ini juga menjadi poin yang ditekankan Menteri Luhut pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang digelar sehari sebelumnya, Selasa (29/6/2021).

“Saat ini, yang penting adalah keselamatan masyarakat kita letakkan di atas segalanya. Gubernur yang paling tahu wilayahnya seperti apa, jadi sangat penting untuk kita dapat informasi dari mereka. Saya berharap semua bisa bekerja cepat dan tepat namun terorganisir dan sinergis demi masyarakat,” terang Menteri Luhut. (*)

Share :

Baca Juga

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara daring menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI sebagai provinsi yang Tepat Waktu dalam Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Untuk Kedua Kalinya, DIY Terima Penghargaan Tepat Waktu TLHP
Di Grobogan ditemukan apotek yang menjual obat jenis azithromycin dihydrate 500 miligram diatas HET. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Grobogan)

News

Parah! Apotik Ini Jual Azithromycin Dihydrate Rp100 Ribu Per Strip, Padahal HET Rp17 Ribu
Super Blood Moon aman dilihat dengan mata telanjang. Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Super Blood Moon 26 Mei, BMKG Imbau Warga Pesisir Yogya Waspada Air Pasang
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyaksikan secara langsung proses vaksinasi bagi ibu hamil di Auditorium Grha Sabha Pramana. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

1.110 Ibu Hamil Ikuti Vaksinasi Covid-19 di UGM
ilustrasi:nyatanya.com

News

Hasil Sanggah Diumumkan, Tujuh Ribu Pelamar CPNS Magelang Lanjut Tes SKD
Tindak kejahatan jalanan di Jalan AM Sangaji, Jetis, Yogyakarta (Foto: dokumentasi Kodim 0734/Yogyakarta)

News

Dikejar dan Dipepet Rombongan Klithih, 1 Korban Meninggal dan 1 Luka
Sejumlah siswa SMAN 6 Semarang mulai ikuti pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah tidak mewajibkan anak didiknya untuk membeli seragam baru. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Respons Imbauan Ganjar, SMAN 6 Semarang Tak Wajibkan Siswanya Beli Seragam
Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta (LMMY) Turun ke Jalan Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel dengan menyebarkan infografis mengenai apartheid kepada pengguna jalan, di perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, kemarin (24/5/2021). FOTO : nyata.com/istimewa

News

Liga Mahasiswa Muslim Yogyakarta (LMMY) Turun ke Jalan Gelar Aksi Kecam Diskriminasi Apartheid Israel