Home / Peristiwa

Jumat, 23 Juli 2021 - 12:51 WIB

Gerakan ASN Peduli Dampak Corona, ASN Sukoharjo Donasi Sembako Senilai Rp200 Ribu

Logo Kabupaten Sukoharjo. (ilustrasi:nyatanya.com)

Logo Kabupaten Sukoharjo. (ilustrasi:nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Pandemi corona yang belum berakhir membuat Pemkab Sukoharjo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kepedulian ASN melalui Gerakan ASN Peduli Masyarakat Terdampak Corona.

SE Nomor 400/2190/2021 yang dikeluatkan Sekretaris Daerah (Sekda) mengimbau setiap ASN menyumbangkan paket sembako senilai Rp200 ribu. Khusus untuk pejabat esselon IV, III dan esselon II diharapkan bisa memberikan bantuan lebih dari satu paket sembako.

Sekda Sukoharjo, Widodo SH MH mengatakan, edaran tersebut dalam rangka meningkatkan kepedulian ASN terhadap dampak corona di Sukoharjo dimana paket sembako ini akan disalurkan pada masyarakat terdampak corona.

Baca juga   Sampah Infeksius Pasien Isoman Harus Dikelola dengan Benar

“SE ini berlaku untuk semua ASN dilingkungan Pemkab Sukoharjo. Untuk satu paket sembako sendiri setidaknya terdiri dari beras 10 kilogram (kg), gula pasir 1 kg, teh celup 1 dus, mi instan 10 bungkus, dan minyak goreng 1 liter,” terangnya, Kamis (22/7/2021).

Sekda melanjutkan, setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah diminta untuk mengkoordinir seluruh ASN di lingkungam kerja masing-masing. Selanjutnya, paket sembako tersebut dikumpulkan dan diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) paling lambat tanggal 27 Juli 2021 mendatang.

“Sebagai bentuk monitoring, setiap Kepala OPD nantinya melaporkan secara rinci jumlh bantuan yang diserahkan ASN di lingkungan kerja masing-masing pada Bupati,” ujarnya.

Baca juga   Dianggap Peduli Budaya, Tokoh Adat Tobelo Ini Serahkan Baju Adat untuk Ganjar

Seperti diketahui, saat ini jumlah ASN di Pemkab Sukoharjo sebanyak 7.360 orang. Terdiri dari Golongan I 78 orang, Golongan II 982 orang, Golongan III 3.851 orang, dan Golongan IV sebanyak 2.449 orang. Untuk itu, jika dikalikan Rp200 ribu, maka akan terkumpul paket sembako senilai Rp1,472 miliar.

Terbitnya SE tersebut menyikapi perkembangan kasus positif corona di Sukoharjo yang mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, pandemi corona di Sukoharjo masuk dalam level 4 sehingga harus melaksanakan PPKM Darurat. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memantau jalannya vaksinasi. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Buruh Pabrik Jadi Sasaran Vaksin Pemkab Sragen
Para santri dan pengurus pondok pesantren (ponpes) di Kota Pekalongan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Ratusan Santri Kota Pekalongan Giliran Vaksinasi
Seremoni Harlah ke-75 Kabupaten Sukoharjo digelar di DPRD dengan Rapat Paripurna Istimewa. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Harlah ke-75, Sukoharjo Siap Bangkit dari Pandemi Corona
Walikota Yogyakarta melihat jalannya vaksinasi disela-sela hadiri pencanangan Stasiun Tugu Kawasan Wajib Masker. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

Peristiwa

Daop VI Yogyakarta Canangkan Stasiun Tugu Wajib Masker dan Vaksin
Pemkab Sragen fasilitasi penjemputan Vino dari Kutai Kalimantan Timur. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Kedua Ortunya Meninggal Akibat Covid-19 di Kutai, Pemkab Sragen Jemput Vino Pulang Kampung
Pemerintah Kabupaten Wonogiri menerima bantuan 100 buah konsentrator oksigen dari Pemerintah Kota Surakarta. (Foto:Kominfo Wonogiri)

Peristiwa

Wonogiri Terima 100 Konsentrator Oksigen dari Pemkot Surakarta
Hukuman fisik seperti push-up diberikan agar muncul efek jera. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Tertangkap Basah Tengah Malam Tak Bermasker, 2 Pemuda Dihukum Push Up
Wakil WalikotaSurakarta, Teguh Prakosa saat meninjau vaksinasi mobile di Kecamatan Serengan. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Pemkot Surakarta Gencarkan Bus Vaksinasi di Tiap Kelurahan