Home / Peristiwa

Kamis, 17 Juni 2021 - 09:48 WIB

Gibran Rakabuming Raka, Pimpin Upacara Hut ke-75 Pemkot Surakarta

Upacara Perayaan HUT ke-75 Pemkot Surakarta berlangsung khidmad dan segerhana. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Upacara Perayaan HUT ke-75 Pemkot Surakarta berlangsung khidmad dan segerhana. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta genap 75 tahun. Peringatan ditandai dengan upacara yang berlangsung khidmat dan sederhana di halaman Balai Kota Surakarta, Rabu (16/6/2021) di halaman Balai Kota Surakarta.

Upacara yang menandai genap 75 tahun Pemerintahan Kota Surakarta, dipimpin Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19, upacara hanya diikuti oleh peserta terbatas.

Dalam amanatnya, Gibran mengatakan, meski baru tiga bulan menjadi bagian dari Pemkot Surakarta, dia meminta jajarannya untuk bekerja ekstrakeras untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi, dengan mempercepat vaksinasi dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, hal tersebut bukan pekerjaaan mudah, namun harus dilakukan bersama sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat, menuju kesejahteraan bersama.

Ditambahkan, percepatan vaksinasi untuk elemen masyarakat sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun. Masyarakat yang bekerja di sektor produksi menjadi prioritas penerima vaksin. Dari aparatur sipil negara, TNI/ Polri, pedagang pasar tradisional, tenaga pendidik, pegiat pariwisata, seniman, karyawan, driver ojek on line, hingga kelompok lansia dan pralansia telah menerima vaksinasi, sebagai upaya menjaga imunitas dan mencegah terpapar virus Covid-19. Total capaian vaksinasi dari 26 Februari hingga 14 Juni 2021, telah mencapai 120.937 jiwa.

Baca juga   Pemprov Jateng Segera Turun Tangan Bantu Warga Pendukung Proyek Bendungan Bener

“Meskipun dengan capaian tersebut, edukasi kepada masyarakat harus tetap dilakukan agar bersedia divaksin dan mematuhi protokol kesehatan, karena masih banyak masyarakat yang takut untuk divaksin, serta abai melaksanakan protokol kesehatan 5M sesudah divaksin,” terang Gibran.

Percepatan pembangunan infrastruktur, beber wali kota, menjadi prioritas sebagai salah satu upaya percepatan ekonomi. Infrastruktur yang dimaksud antara lain, pembangunan elevated railway di Palang Joglo sebagai solusi mengurangi kemacetan lalu lintas di Surakarta bagian utara; revitalisasi Taman Balekambang sebagai pusat Kebudayaan Jawa; pembangunan GOR Indoor Manahan bertaraf internasional; penyempurnaan Fly Over Purwosari, serta pembangunan Masjid Syekh Muhammad bin Abu Sa’id Abu Dhabi.

Selain itu, kegiatan peningkatan jalan di jalan Juanda, Joko Tingkir, dan Jayawijaya bisa dilaksanakan pada 2021. Pemeliharaan jalan, jembatan kota beserta city walk terus dilakukan Pemerintah Kota Surakarta. Kendati begitu, Gibran meminta jajarannya dalam bekerja untuk tidak cepat merasa puas terhadap hasil yang telah dicapai. “Marilah kita terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” tandasnya.

Dikatakan, birokrasi Pemerintah Kota Surakarta harus mampu menciptakan sebuah sistem yang efektif, efisien, transparan dan bebas KKN. Aparatur birokrasi harus berpegang pada prinsip normatif, administratif dan adaptif. Sehingga dalam bekerja semua dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, secara cermat dan tepat.

Baca juga   Serka Tutut Terlibat Langsung Monitoring Vaksin AstraZeneca

“Selamat Hari Jadi ke-75 Pemerintah Kota Surakarta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan petunjuknya dan bimbingan bagi kita semua, untuk mengabdikan diri bagi kemajuan Kota Surakarta,” ucapnya.

Sementara usai upacara, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menyerahkan Surat Pensiun Pokok dan Kartu Taspen untuk eks Walikota dan Wakil Walikota periode sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

Untuk diketahui, 16 Juni merupakan hari jadi Pemerintahan Kota Surakarta. Secara de facto tanggal 16 Juni 1946 terbentuk Pemerintah Daerah Kota Surakarta yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, sekaligus menghapus kekuasaan Kerajaan Kasunanan dan Mangkunegaran.

Secara yuridis Kota Surakarta terbentuk berdasarkan Penetapan Pemerintah tahun 1946 Nomor 16/SD tentang Pemerintah di Daerah Istimewa Soerakarta dan Jogjakarta, yang diumumkan pada tanggal 15 Juli 1946. Dengan berbagai pertimbangan faktor-faktor historis sebelumnya, tanggal 16 Juni 1946 ditetapkan sebagai hari jadi Pemerintah Kota Surakarta. (*)

Share :

Baca Juga

Kegiatan penegakan PPKM Darurat yang digelar Koramil 09/Grogol. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kecamatan Grogol Makin Ketat
Acara sosialisasi Bhineka Tunggal Ika di Kantor Kapanewon Gamping bertujuan untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Danramil Gamping Hadiri Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika
Hanya pasar esensial yang boleh buka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Ini Pasar di Yogya yang Tutup Selama PPKM Darurat
Mahasiswa bergandengan tangan dengan Polres bagikan sembako untuk warga terdampak PPKM. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bareng Polres, Mahasiswa Rembang Bagikan Sembako pada Warga Terdampak PPKM
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Kejari Pekalongan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 di Kejari Pekalongan Lampaui Target
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Pemenang Pati Innovation Award 2021 menerima hadiah dan penghargaan. (Foto: Diskominfo Pati)

Peristiwa

Proficiat! Ini Dia Pemenang Pati Innovation Award 2021
Doa Bersama Lintas Agama DIY yang digelar kemarin. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

#PrayFromHome, Langitkan Doa dari Jogja untuk Indonesia