Home / Peristiwa

Selasa, 16 November 2021 - 08:47 WIB

Google Indonesia Siap Patuhi Aturan Pajak Hasil Kesepakatan KTT G20

Government Affairs and Public Policy Google Indonesia, Danny Ardianto. (Foto: FMB9/InfoPublik)

Government Affairs and Public Policy Google Indonesia, Danny Ardianto. (Foto: FMB9/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Jakarta – Perusahaan multinasional Google Indonesia siap mengikuti setiap penerapan kebijakan pajak di dalam negeri yang merujuk kepada hasil kesepakatan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Sebab, hasil kesepakatan yang berkaitan dengan pajak yang telah dicapai ini, tentunya akan diterapkan secara global oleh seluruh negara anggota KTT G20.

“Kami mengikuti yang sudah ada dan yang akan nantinya setelah kesepakatan KTT G20,” ujar Government Affairs and Public Policy Google Indonesia, Danny Ardianto, ketika berbicara dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk KTT G20: Kejelasan Arah Pajak Global untuk Indonesia pada Senin (15/11/2021).

Danny Ardianto menjelaskan, perusahaan multinasional Google Indonesia telah mengikuti peraturan yang berkaitan dengan perpajakan di tanah air beberapa waktu yang lalu.

Tepatnya, pada 2019, pihaknya telah membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan jasa pelayanan yang kerap kali digunakan oleh masyarakat dalam ruang digital.

Dari layanan Google Ads hingga Clouds yang banyak digunakan oleh masyarakat di dalam negeri sudah dimodifikasi menggunakan mata uang rupiah. Sehingga, pembayaran PPN dapat dihitung sesuai dengan pendapatan yang didapatkan dari layanan-layanan tersebut.

Baca juga   Ribuan Pegawai Jasa Sektor Keuangan Antusias Divaksin

“Kami sudah melaporkan pajak PPN berdasarkan aturan yang ada di Indonesia sejak 2019,” katanya.

Kemudian, yang berkaitan dengan Pajak penghasilan (PPh) yang akan dibebankan pada Google Indonesia, pihaknya akan mengikuti hasil dari kesepakatan yang dicapai dalam KTT G20.

Karena, dalam membahas pajak ini, diperlukan partisipasi dari negara-negara lain pengguna layanan Google di seluruh pelosok dunia dalam menentukan pajak yang akan dibebankan.

Diperlukannya partisipasi oleh negara lain, kata dia, agar penerapan pajak yang diberlakukan tersebut dapat dipahami secara jelas dengan mempertimbangkan berbagai aspek dari negara-negara yang menggunakan aplikasi di atas dalam ruang digital.

Dengan begitu, akan memberikan rasa tenang kepada setiap pemangku kepentingan yang menggunakan aplikasi tersebut.

“Kesepakatan yang mudah dipahami dan tidak ada frasa ambigu dalam aturan pajak yang akan diterapkan,” katanya.

Kesepakatan ini, akan mengikat perusahaan multinasional seperti Google untuk membayar pajak sesuai dengan aturan dari negara-negara setempat.
Sehingga, setiap klausul dalam kesepakatan yang telah dicapai oleh KTT G20 dapat menjangkau seluruh aspek dari layanan aplikasi dari perusahaan multinasional ini di masa-masa mendatang.

“Perusahaan multionasional tidak membayar pajak karena peraturan negara setempat belum menjangkau. Adanya KTT G20 akan membuat secara adil pembayaran pajak,” katanya.

Baca juga   Baznas Klaten Serahkan Bantuan Logistik Penanganan Covid-19

Dukungan pajak ini sangat penting dalam mendorong ekonomi digital di dalam negeri yang tengah berkembang dengan pesat selama beberapa waktu belakangan.

Mengingat saat ini, banyak pelaku ekonomi digital, khususnya pengembangan permainan digital (Game Developer) dalam negeri yang tengah menyasar pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, China, dan Jerman.

Lalu, berkembang pesatnya sektor pasar elektronik atau e-commerce yang kini semakin spesifik. Maksudnya, kini setiap industri dari berbagai sektor tengah mengembangkan pasar elektroniknya sesuai dengan target masyarakat yang disasar oleh pelaku industri terkait. Dengan target pasar yang semakin luas, seiring dengan waktu yang berjalan.

Ditambah lagi, dengan penetrasi digital yang semakin luas di tanah air. Tercatat, dari periode awal pandemi hingga pertengahan 2021, sebanyak 21 juta masyarakat yang telah beralih digital. Sebanyak 73 persen dari masyarakat tersebut berasal dari masyarakat yang tinggal di daerah non metropolitan.

“Mengembangkan ekonomi bertumpu oleh digital. Harus ada balance antara kepastian hukum dan instrumen pajak,” pungkasnya.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Kejagung kembali menyita dan mengamankan barang bukti dalam kasus korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tahun 2013-2019. (Foto: dok. Puspenkum)

Peristiwa

Kejagung Sita Aset Tersangka Korupsi LPEI Senilai Rp2 Triliun
Menteri BUMN, Erick Thohir, ingin meningkat level pelaku usaha mikro kecil dan menengah. (Foto: Twitter @erickthohir)

Peristiwa

Kerek Level UMKM, Begini Strategi Menteri BUMN
Sejumlah warga menyegel jalan menuju TPS sampah Selokaton (Foto: istimewa)

Peristiwa

Dinilai Abaikan Pengelolaan Sampah, Warga Selokaton Blokade Jalan Dusun
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pipit Rismanto. Foto: Integritasnews.com

Peristiwa

Polri Kirim Tim Periksa PT Afi Farma di Kediri, Terkait Obat Sirup
Empat ekor kukang bangka (Nycticebus Bancanus) dilepasliarkan ke habitat aselinya di kawasan Hutan Lindung Bangka Island Outdoor (BIO), Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sumatera Selatan, Yayasan ALOBI dan PT Timah Tbk. (Foto: Biro Humas KLHK)

Peristiwa

Empat Ekor Kukang Bangka Dikembalikan ke Habitat Aslinya, Populasinya Semakin Turun
Menkomarivest Luhut Binsar Pandjaitan targetkan vaksinasi di Sleman 15.000 Orang Perhari. (Foto: HUmas Pemda DIY)

Peristiwa

Menteri Luhut Targetkan Sleman Vaksin 15.000 Orang Perhari
Penyerahan sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2021 yang digelar di Gedung Plasa Insan Berprestasi Kemendikbudristek, Jakarta, pada Selasa (7/12/2021) malam. (Foto: Kemendikbudristek)

Peristiwa

Kemendikbudristek Tetapkan 289 Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2021
Pemkab Sukoharjo mulai menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari Gerakan ASN Peduli Sukoharjo. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Paket Sembako Bantuan ASN Sukoharjo Mulai Disalurkan