Home / Peristiwa

Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:51 WIB

Goto Bantu Oksigen Konsentrator untuk Pemkab Bantul

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bantul serta OPD terkait saat menerima bantuan oksigen konsetrator dari Goto. (Foto: Humas Kab Bantul)

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bantul serta OPD terkait saat menerima bantuan oksigen konsetrator dari Goto. (Foto: Humas Kab Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul menerima bantuan berupa oksigen konsentrator dari Goto (Gojek, Tokopedia dan Gopay). Bantuan diterima langsung oleh Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Bantul serta OPD terkait di Ruang Kerja Bupati Komplek Parasamya, Senin (23/8/2021).

Manajer Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Goto, Saiful Bahtiar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dari Goto dalam keikut sertaannya untuk penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Lebih lanjut Saiful menyampaikan hal ini juga sebagai bentuk dukungan dari Goto kepada Pemerintah khususnya kepada Kabupaten Bantul disektor kesehatan guna memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19 dan sebagai langkah untuk percepatan perekonomian didaerah.

Baca juga   Timbun Tabung Oksigen dan Obat, Terancam Pidana

“Dari awal pandemi kita sangat konsen bahwa kesehatan dan ekonomi harus tumbuh bersamaan, hal ini juga sejalan dengan semangat dan spirit Pemerintah Indonesia,” jelas Saiful.

Sementara itu Bupati Bantul dalam tanggapannya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Goto atas bantuan berupa 10 unit oksigen konsentrator ini, hal ini tentunya sangat mendukung pemerintah dalam memenuhi pasokan kebutuhan oxygen bagi pasien Covid-19 yang membutuhkan baik yang melakukan isolasi mandiri maupun yang berada di shelter atau rumah sakit.

Baca juga   Bupati Bantul Resmikan Jembatan Hijau dan Jalan Gus Dur di Pajangan

Lebih lanjut Bupati Bantul akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait seperti Dinas Kesehatan maupun BPBD Bantul dalam hal teknis penyaluran dan penempatan oksigen konsentrator ini.

“Saya harap OPD terkait nantinya bisa menyalurkan dan memanfaatkan bantuan ini semaksimal mungkin dalam membantu masyarakat yang membutuhkan oxygen,” kata Bupati. (*)

Share :

Baca Juga

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Pekalongan telah mencapai 105.664 orang. Jumlah tersebut setara dengan 44,44 persen populasi sasaran. (Foto:Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi di Pekalongan Lampaui 40 Persen
Peringatan Jogja Kembali, Jadikan Momentum Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Paguyuban Wehrkreis Daerah Perlawanan III Yogyakarta Peringati Peristiwa Jogja Kembali ke-72
Ganjar Pranowo hadiri Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2021 di kantornya. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Sepuluh Desa dan Kelurahan di Jateng ini Bersih Narkoba
Gibran Rakabuming Raka dan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi usai menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama untuk mendongkrak UMKM. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Solo Local Festival, Upaya Pemkot Solo dan Bank BJB Dongkrak UMKM
Mahasiswa Universita PGRI Semarang memproduksi cairan pembersih tangan yang diperuntukkan bagi masyarakat. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Mahasiswa UPGRIS Produksi Hand Sanitizer untuk Aksi Sosial
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid meninjau pelaksanaan vaksin pertama bagi pekerja sektor keuangan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Ribuan Pegawai Jasa Sektor Keuangan Antusias Divaksin
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Suyana, dalam jumpa pers di Balai Kota, Jumat (16/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Di Luar RPH Giwangan, Panitia Kurban Diminta Lapor ke Dinas Pertanian dan Pangan
Bupati Sukoharjo memantau ke sejumlah tempat di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Hari Pertama PPKM Darurat, Bupati Sukoharjo Pantau Rumah Makan