Home / Gayahidup

Kamis, 18 November 2021 - 11:47 WIB

GSEV, Platform Mobil Listrik Wuling yang Akan Dipasarkan di Indonesia

Wuling telah memiliki standarisasi komponen utama khusus untuk platform GSEV yang terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic. (Foto: wuling.id)

Wuling telah memiliki standarisasi komponen utama khusus untuk platform GSEV yang terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic. (Foto: wuling.id)

NYATANYA.COM, Jakarta – Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, Wuling Motors (Wuling) menghadirkan mobil listriknya yang bakal dipasarkan di Tanah Air, yakni GSEV.

GSEV sendiri merupakan platform mobil listrik yang diciptakan dan dipasarkan oleh Wuling dengan memadukan beragam pilar untuk menghadirkan mobilitas yang modern.

“Memperkenalkan platform GSEV merupakan langkah berikutnya dalam persiapan Wuling untuk ikut serta di kancah pasar mobil listrik di Indonesia. Kami berharap pengenalan platform ini dapat memberikan gambaran lebih jelas lini produk EV Wuling yang akan dipasarkan di Tanah Air pada tahun depan. Basis GSEV sendiri telah mendapatkan respon yang baik di pasar Tiongkok dan memiliki beragam lini produk,” jelas Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors saat menggelar Media Briefing di ajang otomotif bergengsi Tanah Air itu.

Tahun 2014 menjadi awal Wuling mengembangkan mobil listrik yang sejalan dengan arahan pemerintah Tiongkok untuk memulai era kendaraan energi baru dan ramah lingkungan.

Seiring waktu berjalan permintaan akan kendaraan ini meningkat dan bahkan menjadi tren, sehingga mendorong Wuling untuk fokus pada kendaraan energi baru berukuran compact.

Berbagai fitur pintar juga melengkapi platform GSEV seperti Internet of Vehicle (IoV), ADAS, Automatic Parking, hingga fitur Multimedia dengan dukungan Voice Command. (Foto: wuling.id)

Aspek pertama dari GSEV adalah dimensi compact dan nyaman. Berkat ukurannya yang kecil, platform GSEV menjadi mudah untuk parkir. Akan tetapi hal itu tidak mengurangi kelegaan kabin yang disajikan. Tercatat ada dua konfigurasi bangku yang bisa diaplikasikan yakni dua bangku ataupun empat bangku.

Baca juga   Maaf! Yogya Bakal Macet Beberapa Hari ke Depan, Ribuan Mobil VW Tumplek Blek di JVWF 2022

Aspek keduanya ialah cocok untuk pengunaan sehari hari. Platform ini turut mengedepankan kemudahan dalam pemakaiannya. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan jarak tempuh mulai dari 120km sampai dengan 300km serta dukungan pengisian baterai yang mudah dan didukung fasilitas fast charging.

Berbagai fitur pintar juga melengkapi platform ini seperti Internet of Vehicle (IoV), ADAS, Automatic Parking, hingga fitur Multimedia dengan dukungan Voice Command.

Aspek keselamatan berkendara turut menjadi pilar penting GSEV dengan dukungan rangka baja pada bodi yang kuat dan kantung udara. Selain itu, baterai GSEV dijamin keamanannya melalui pengujian ketahanan tinggi, berstandar IP68 waterproof dan dilengkapi Smart Battery Management System.

Wuling sendiri telah memiliki standarisasi komponen utama khusus untuk platform GSEV yang terdiri dari desain sistem dan sel baterai, motor listrik, dan sistem control electronic.

Adapun komponen utama pada GSEV ini dapat disesuaikan dengan profil dan preferensi konsumen yang beragam di pasar kendaraan listrik secara global.

Baca juga   Bersaing dengan Toyota Raize, Volkswagen T-Cross Segera Mengaspal di Indonesia

Platform GSEV sudah hadir dalam wujud enam produk yang diluncurkan sejak 2017 hingga saat ini. Mulai dari E100, E200, Hongguang Mini EV, Hongguang Mini EV Macaron, KiWi EV, hingga Nano EV.

Lini kendaraan listrik dari Wuling ini bisa menjadi pilihan konsumen yang dinamis untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari hingga personalisasi kendaraan.

Di Indonesia, platform GSEV memiliki potensi di segmen kendaraan listrik. Pasalnya, Wuling melihat kebiasaan berkendara di Indonesia dilakukan untuk kebutuhan komuter dengan jarak yang relatif tidak jauh dan berkendara dengan maksimal empat penumpang. Persepsi masyarakat terhadap mobil listrik pun terbilang positif sebagai transportasi ramah lingkungan.

“Potensi segmen mobil listrik kini semakin besar dengan adanya percepatan elektrifikasi kendaran oleh pemerintah, tren mobil listrik global yang berkembang pesat, dan pengaruh tren tersebut kepada pasar otomotif Indonesia. Selain itu, pengguna mobil listrik bisa menikmati berbagai benefit lainnya yang berbeda,” tambah Danang.

Belum ada informasi resmi kapan GSEV akan diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Namun demikian prototipe mobil mungil besutan Wuling di ajang GIIAS 2021 sudah menyita perhatian pengunjung.

(*/Aja)

Share :

Baca Juga

Balai Pemuda Surabaya. Foto: ist/selalu.id

Gayahidup

Jalan Tunjungan Ditata Ulang, Fashion Week Dialihkan Sementara ke Balai Pemuda

Gayahidup

Gemini, Hari Ini Kamu Akan Merasa Tertarik Tentang Apapun

Gayahidup

Aries, Hari Ini Kamu Akan Menjadi Naif dari Biasanya

Gayahidup

Libra, Hari Ini Semua Bergantung pada Perasaanmu
Warna dan grafik baru Yamaha FreeGo 2021. (Foto: Dokumentasi YIMM)

Gayahidup

Harga Tetap, Yamaha FreeGo Kembali Punya Baju Baru
Gerai Historisma di Angkasa Office, Jakarta Pusat. (Foto: selalu.id)

Gayahidup

Kembangkan Sayap, Historisma Kopi Buka Gerai Ketiga di Jakarta
Pers conference Jogja VolksWagen Festivaldi Sahid Raya Hotel, Rabu (13/7/2022). Foto: Agoes Jumianto

Gayahidup

Maaf! Yogya Bakal Macet Beberapa Hari ke Depan, Ribuan Mobil VW Tumplek Blek di JVWF 2022
Puluhan baju karya desainer Kabupaten Blora tampil pada acara Muslim Fashion Festival (Muffest)+, di Hartono Mal Yogyakarta, Sabtu (9/4/2022). Foto: Diskominfo Jateng

Gayahidup

Batik Blora Tampil Apik dalam Muffest+ 2022 di Hartono Mal Yogyakarta