Home / News

Minggu, 8 Agustus 2021 - 00:05 WIB

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas

Visual Gunung Merapi, Sabtu (7/8/2021). (Foto: BPPTKG)

Visual Gunung Merapi, Sabtu (7/8/2021). (Foto: BPPTKG)

NYATANYA.COM, Sleman – Gunung Merapi baru saja muntahkan awan panas guguran, sebagaimana dilaporkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Sabtu (7/8/2021).

Dimana dilaporkan, Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pukul 22.08 WIB. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 65 mm dan durasi 136 detik. Jarak luncur 1.500 m ke arah barat daya.

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 331 Orang

Sampai hari ini status Gunung Merapi masih Siaga Level 3, sejak ditetapkan 5 November 2020. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Sebelumnya, Jumat (6/8/2021)m periode pengamatan pukul 00.00 – 24.00 WIB BPPTKG juga mencatat aktivitas Gunung Merapi, teramati 3 kali awan panas guguran ke arah barat daya denganjarak luncur maksimum 2.000 meter.

Baca juga   Bupati Etik Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim Covid-19

Teramati juga 47 kali guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 2.000 m dan terjadi 2 kali suara guguran yang terdengar dari Pos Babadan. (N1)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari Ini 1030 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh, Meninggal 26 Pasien
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 80 Orang
(nyatanya.com/@unpad)

News

Ketua Uji Klinis Vaksin Sinovac Bio Farma Dr Novilia Sjafri Meninggal Dunia
Ganjar Pranowo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Ganjar Pranowo: 7.000 RT di Zona Merah Harus Lockdown
Wali Kota Haryadi Suyuti saat meninjau vaksinasi masal di PDAM Tirtamarta. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogyakarta Siapkan Gelang Vaksinasi
Wagub saat menjadi pembina upacara HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Gubernur. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Ribuan Anak Jadi Yatim Piatu Akibat Covid, Gus Yasin Ajak Warga Jateng Jadi Orang Tua Asuh
Ilustrasi:nyatanya.com

News

Makin Tingginya Kasus Covid-19, Tempat Keramaian di Yogya Tutup
Warga rela antre demi mendapatkan oksigen untuk pasien Covid-19. Pemandangan seperti ini masih terjadi di Yogyakarta. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Jaga Stok, DIY Rencanakan Bangun Sentra Oksigen