Home / News

Selasa, 27 Juli 2021 - 08:19 WIB

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas

Awan panas guguran Gunung Merapi yang terjadi Senin (26/7/2021) pukul 22.30. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

Awan panas guguran Gunung Merapi yang terjadi Senin (26/7/2021) pukul 22.30. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

NYATANYA.COM, Sleman – Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran pada Senin (26/7/2021) pukul pukul 22.30 WIB terekam di seismogram dengan amplitudo 43 mm dan durasi 233 detik. Jarak luncur 2.500 m ke arah barat daya.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, juga melaporkan awan panas guguran berikutnya terjadi pada pukul 23.51 WIB dan 23.55 WIB terekam di seismogram dengan amplitudo 30mm durasi 187 detik dan 148 detik dengan jarak luncur 2.500 m ke arah barat daya.

Baca juga   Tekan Angka Kematian Covid-19, DIY Tambah Nakes Pendamping Pasien Isoman

Sebelumnya, Senin (26/7/2021) pukul 04.10 WIB terjadi lontaran lava pijar di Batas Vegetasi, titik api terpantau di lereng barat daya Gunung Merapi.

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 80 Orang

“Aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah saat ini masih cukup tinggi. Status masih berada di tingkat Siaga (Level III),” terang BPPTKG dalam akun Twitternya. (N1)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi: nyatanya.com

News

H-1 PPKM Darurat, Positif Covid-19 di DIY Tambah 922 Kasus
Ganjar Pranowo meluncurkan bus vaksin milik Dinkes Jateng di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang. (Foto: Humas Jateng)

News

Luncurkan Bus Vaksin, Ini Upaya Jateng Jangkau “Remote Area”
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat kunjungan ke RSUD Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kunker ke Wonogiri, Ganjar Pranowo Diwaduli Beban Pasien Luar Provinsi
Sebagian panitia dan nara sumber workshop foto bersama. Foto: nyatanya.com/Sulis

News

Kementrian Pemuda dan Olahraga Gelar Workshop Kreativitas Pemuda
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Siapkan Skema Intervensi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY, Aria Nugrahadi menegaskan vaksinasi diberikan gratis untuk para pekerja mandiri. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Tepis Kabar 4.000 Pekerja Gagal Vaksin, Tak Benar Ada Pungli Vaksinasi
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Penambahan Kasus Covid-19 di Klaten Mengkhawatirkan
Penampakan Gunung Merapi pada pukul 05:34 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Tadi Merapi Semburkan 3 Kali Awan Panas