Home / Peristiwa

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:38 WIB

Hajad Dalem Garebeg Besar 2021/Jimakir 1954 Ditiadakan

Lambang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (ilustrasi:nyatanya.com)

Lambang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (ilustrasi:nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Berkaitan dengan masih diberlakukannya status PPKM Darurat di wilayah DIY, Keraton Yogyakarta meniadakan arak-arakan prajurit dan Gunungan Garebeg Besar dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha, Selasa 20 Juli 2021/10 Zulhijah Jimakir 1954.

GKR Condrokirono, Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura menyampaikan, “Prosesi pembagian ubarampe Garebeg Besar kali dilakukam dengan sangat hati-hati. Mengingat masih dalam suasana pandemi dan dalam masa PPKM, pembagian ubarampe Gunungan hanya dibagikan terbatas kepada para Abdi Dalem. Yang berbeda dengan tahun sebelumnya dimana ubarampe dibagikan selesai dalam sehari, tahun ini ubarampe gunungan dibagikan bertahap selama lima hari sejak tanggal 20-24 Juli 2021.”

Semua ini dilakukan oleh Keraton Yogyakarta agar betul-betul mengikuti prosedur dalam PPKM untuk mengurangi kerumunan.

“Ubarampe gunungan yang dibagikan ke Pura Pakualaman dan Kepatihan dilaksanakan pada hari yang berbeda, hal ini dimaksudkan untuk meniadakan kerumunan,” imbuh Gusti Kirono, sapaan akrab GKR Condrokirono dalam rilisnya, Selasa (20/7/2021).

Baca juga   Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari

Meski demikian, esensi pelaksanaan Garebeg tidak berkurang, yakni sebagai ungkapan syukur dan sedekah dari raja kepada kerabat dan rakyatnya. Prosesi ini juga sebagai wujud konsistensi keraton dalam menjaga tradisi leluhur meski dalam keterbatasan.

Di samping itu, segala kegiatan pementasan paket wisata Keraton Yogyakarta juga masih diliburkan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan. Namun demikian, pada masa pandemi ini, Keraton Yogyakarta justru semakin giat menghadirkan konten seputar keraton melalui media sosial dan Youtube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti.

Agenda Hajad Dalem dan ragam pengetahuan tentang Keraton dapat disimak secara daring melalui media sosial resmi Keraton Yogya seperti Youtube dan Facebook Page: Kraton Jogja. Instagram: @kratonjogja @kratonjogja.event. Twitter: @kratonjogja dan Website: kratonjogja.id.

Baca juga   Ditegur Tak Patuh PPKM Darurat, PKL ini Malah Minta Selfi dengan Bupati

“Terdapat pula agenda Webinar dan Workshop Internasional Budaya Jawa yang tengah berlangsung setiap akhir pekan hingga 8 Agustus 2021. Agenda kegiatan ini terbuka bagi masyarakat dengan mendaftar melalui symposium.kratonjogja.id,” terang Gusti Kirono.

Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai keraton, konten-konten tersebut diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan dan sajian budaya yang dapat dinikmati masyarakat sembari tetap berada di rumah.

“Mari senantiasa menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Semoga sehat dan berkah senantiasa membersamai kita dan orang-orang terkasih,” pungkas Gusti Kirono. (N1)

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sukoharjo Drs H Agus Santosa saat ziarah makam. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Peringati Hari Pramuka, Wabup Ikuti Upacara Virtual dan Ziarah
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming menerima bantuan 1.000 paket bantuan telur dan ayam dari dari Japfa PT Ciomas Adisatwa. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Pemkot Surakarta Terima Bantuan 1.000 Paket Telur dan Ayam
Luhut Binsar Pandjaitan secara resmi meluncurkan kereta api Yogyaakarta-YIA Kulonprogo. (Foto: Penrem 072/Pamungkas)

Peristiwa

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menko Marves Naik KRL Bandara YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta
Vaksinasi bagi pelaku UMKM yang digelar di JEC. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Vaksinasi Bagi Pelaku UMKM dan Koperasi Digelar di JEC
Pemkab Sleman meluncurkan program Si Wolly Nyaman. Foto: nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Telur Nyamuk ber-Wolbachia Disebar di Sleman, Ini Maksudnya
Petani di Pekalongan yang gagal panen mendapat bantuan beras dari Dinperpa. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

“Tamba Gela”, Petani Gagal Panen Dapat Bantuan Beras
Danrem Pamungkas tiba di Ndalem Kadipaten Pakualaman untuk melihat pelaksanaan vaksinasi. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

Peristiwa

Danramil 05/Pakualaman Dampingi Danrem Pamungkas Kunjungi Vaksinasi di Ndalem Kadipaten Pakualaman
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Perusahaan Diminta Tegakkan Aturan WFH Karyawan