Home / News

Rabu, 14 Juli 2021 - 17:33 WIB

Hari Ini 2500 Pelajar di DIY Terima Vaksinasi Covid-19

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dari total jumlah pelajar berusia 12 hingga 17 tahun di DIY sebanyak 221.000 siswa, sejumlah 2.500 siswa hari ini menerima vaksinasi Covid–19 dosis pertama.

Pelaksanaan vaksinasi disaksikan langsung oleh Wagub DIY KGPAA Paku Alam X, Rabu (14/07) dari SMP Budi Utama, Sleman. Selanjutnya, Sri Paduka juga meninjau vaksinasi di SMA Negeri 1 Yogyakarta.

Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan serentak bersama 14 provinsi lain di Indonesia dan di saksikan oleh Presiden RI Joko Widodo secara daring. Presiden Jokowi mengungkapkan, vaksinasi usia 12 hingga 17 tahun akan diberikan pada 49.000 siswa yang terdiri atas 15000 siswa SMP, 15.000 siswa SMA serta 19.000 sisanya akan divaksin secara door to door.

“Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat, sehingga bisa dicapai kekebalan komunal dan kita bisa terhindar dari Covid-19. Anak-anak yang belum di vaksin belum disuntik jangan takut karena tidak sakit,” kata Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengungkapkan harapan agar anak-anak memiliki imun yang lebih baik sehingga mampu meminimalisir resiko penularan Covid–19. Seperti diketahui, sedianya pada bulan Juli akan dimulai sekolah dengan sistem tatap muka. Namun mengingat penyebaran Covid–19 yang semakin tidak terkendali, Presiden bersama jajaran pemerintah pusat memutuskan untuk menunda kembali sekolah tatap muka ini dan tetap memakai sistem daring.

Baca juga   Perlu Ditiru! Pemkab Karanganyar Gratiskan Isi Ulang Oksigen

“Memang kita juga mendengar anak-anak sudah ingin kembali ke sekolah lagi, ingin ketemu teman-temannya, belajar kelompok, pengen ketemu guru-gurunya. Semuanya punya keinginan seperti itu, tapi kita semuanya harus hati-hati karena penyebaran Covid-19 ini masih terjadi. Tidak hanya di negara kita tapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia sehingga kita harus tunda dulu untuk belajar tatap muka. Nanti kalau sudah memungkinkan, kita akan memperbolehkan belajar tatap muka lagi. Yang paling penting terus semangat belajarnya, jangan kendor, kalau ada hal yang ingin ditanyakan saat belajar online silahkan tanyakan kepada bapak ibu gurunya,” urai Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengingatkan pada seluruh pihak yang berwenang untuk memastikan komponen SDM di setiap sekolah sudah divaksin. Harus benar-benar dipastikan selain murid dan guru, bahwa para petugas-petugas di sekolah tidak terlewat untuk divaksin.

Wagub DIY KGPAA Paku Alam X pada tinjauan ke SMA 1 Yogyakarta menyampaikan ucapan terimakasih atas prakarsa dari Badan Intelejen Negara Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Binda DIY) atas upayanya dalam menyelenggarakan vaksinasi. Selain itu Sri Paduka yang sempat berkeliling meninjau langsung proses vaksinasi dan berdialog dengan pelajar dan petugas ini juga berterimakasih atas kesediaan para pelajar untuk divaksin.

Baca juga   Pemkot Yogya Vaksinasi Warga Hasil Penyisiran Data
Wagub DIY KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Sri Paduka berharap vaksinasi ini bisa mempercepat proses terbentuknya herd immunity dan anak-anak bisa kembali bersekolah tatap muka seperti sebelumnya.

“Maturnuwun adik-adik yang sudah menjadi agen perubahan, bisa menyemangati teman-teman lain untuk divaksin sehingga herd immunity bisa segera terbentuk. Hari ini adalah hari pertama kalian ketemu teman-teman secara fisik. Nikmati saja. Tetap semangat dan semoga kita bisa membantu program pemerintah untuk mempercepat herd immunity,” kata Sri Paduka.

Kadisdikpora DIY Didik Wardaya telah menggandeng berbagai pihak terutama Dinkes DIY serta Binda DIY. Target yang dibidik sekitar 221.000 siswa yang ditargetkan selesai pada Agustus 2021 nanti.

Vaksinasi hari ini digelar diberbagai tempat di kabupaten/kota. DIY sendiri menyelenggarakan di 4 tempat yaitu SMP Budi Utama Sleman, SMA 1 Yogyakarta, Gembira Loka Yogyakarta dan satu titik lagi di Wonosari. Vaksin yang disuntikkan adalah jenis sinovac, karena jenis inilah yang sudah diuji klinis keamanannya untuk usia dini ini. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo memastikan PT Samator Kendal kembali produksi. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Produksi Oksigen Samator Terhenti Karena Listrik Padam, Jateng Kehilangan 60 Ton Oksigen
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353
Pemkab Banyumas dan Cilacap sepakat jalin kerjasama tangani Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Banyumas)

News

Banyumas-Cilacap Kolaborasi Tangani Covid-19
Tim Penegakan Hukum Kabupaten Demak intensif lakukan operasi peredaran rokok ilegal. (Foto: Diskominfo Demak)

News

Ribuan Rokok Bodong Ditemukan di Kecamatan Gajah
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Semarang)

News

Naikkan Harga Obat Tak Wajar, Distributor Diburu Polisi
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Sragen)

News

Perketat PPKM, Pemkab Sragen Larang Hajatan dan Arisan
Sekretaris Daerah DIY R. Kadarmanta Baskara Aji. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Tekan Angka Penularan Covid-19, DIY Tingkatkan Target Tracing
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat rakor secara daring bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Genjot Vaksinasi Covid-19, DIY Targetkan 20.000 Orang Per Hari