Home / News

Jumat, 17 September 2021 - 21:01 WIB

Hari Ini 444 Pasien Covid-19 Sembuh di DIY, Terbanyak Warga Sleman

(Ilustrasi: nyatanya.com)

(Ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemda DIY melaporkan, Jumat (17/9/2021) terdapat penambahan 444 kasus positif yang dinyatakan sembuh Covid-19. Dimana terbanyak adalah warga Sleman berjumlah 218 orang. Sementara asal Kota Yogyakarta 32 orang, Kabupaten Bantul 126 kasus, Kabupaten Kulonprogo 25 kasus, Kabupaten Gunungkidul 43 orang. Sehingga total kasus sembuh menjadi 144.821 pasien.

Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menjelaskan, selain terdapat penambahan pasien sembuh, hari ini terdapat penambahan kasus baru sebanyak 131 kasus positif Covid-19.

Baca juga   Kasus Baru Covid-19 di 17 Provinsi Alami Peningkatan, Lima Provinsi Catat Angka Tertinggi

Dengan perincian berdasarkan domisili, Kota Yogyakarta 11 kasus, Kabupaten Bantul 57 kasus, Kabupaten Kulonprogo 15 kasus, Kabupaten Gunungkidul 18 kasus, Kabupaten Sleman 30 kasus. Sehingga total kasus Covid-19 di DIY menjadi 153.691 kasus.

Data persebaran pasien positif Covid-19 di wilayah DIY, Jumat, 17 September 2021. (Humas Pemda DIY)

“Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 berasal dari periksa mandiri 20 Kasus, tracing kontak kasus positif 102 kasus, dan belum ada info sebanyak 9 kasus,” beber Berty.

Dilaporkan pula 6 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia hari ini. Mereka berasal dari Kota Yogyakarta 1 kasus, Kabupaten Bantul 1 kasus, Kabupaten Kulonprogo 1 kasus, Kabupaten Gunungkidul 1 kasus, Kabupaten Sleman 2 kasus. Total 5.114 pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

Baca juga   Sembuh Covid-19 Per Kamis 4 Agustus 2022 Bertambah 6.664 Orang, Meninggal 14 Kasus

Pada Jumat (17/9/2021), disampaikan bahwa persentase kesembuhan (tingkat kesembuhan) pasien Covid-19 adalah sebesar 94,23% sementara persentase kasus kematian (tingkat kematian) adalah sebesar 3,33%. Jumlah yang diperiksa adalah 1.723 orang.

Total jumlah keseluruhan yang telah diperiksa hingga Jumat (17/09) sebanyak 795.396 orang. Pos Rate per Jumat, 17 September 2021 adalah 7,60 % dan jumlah suspek dalam pemantauan 1.699 orang. (Aja)

Share :

Baca Juga

Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly (tengah) menjawab pertanyaan beberapa jurnalis pada sela-sela kegiatannya di Kuta, Badung, Bali, Senin (31/10/2022). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

News

Visa Rumah Kedua Berpotensi Datangkan Investor, Begini Penjelasan Menkumham
Vaksinasi dosis ketiga untuk nakes di Jawa Tengah sudah mencapai 31,36 persen. (Foto: Humas Jateng)

News

Vaksinasi Booster untuk Nakes Jateng Capai 31,36 Persen
Puan berikan ucapan selamat atas Milad ke-90 Organisasi Pemuda Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)

News

Beri Ucapan Selamat Milad ke-90 Pemuda Muhammadiyah, Puan Ajak Bersinergi Membangun Bangsa
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Mendesak, Pemda DIY Segera Realisasikan RS Sementara untuk Pasien Covid-19
Untuk mendapat manfaat siaran TV yang berkualitas, masyarakat diimbau segera beralih ke siaran TV Digital. Untuk dapat menonton siaran TV digital, masyarakat perlu menyesuaikan perangkat TV yang dimilikinya. (Foto: Elvira/InfoPublik)

News

Berpindah ke TV Digital, Pastikan Beli Set Top Box yang Bersertifikasi
Foto ilustrasi. Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau Datuk HR Marjohan Yusuf (kedua kanan) memasangkan tanjak melayu riau kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) di VIP Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kamis (24/2/2022). Pemasangan tanjak ini merupakan adat dalam menghormati dan menyambut tamu penting saat tiba di provinsi Riau. (Foto: MC Riau/Viky/Msa)

News

Pengamat: Kualitas SDM Golkar Sangat Baik Dibanding Parpol Lain
Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) Jawa Tengah tahun 2023, di Pabrik PT HWI 2, Kabupaten Pati, Rabu (7/12/2022). Foto: Humas Jateng

News

Ini Daftar Lengkap UMK Jateng 2023, Kota Semarang Tertinggi Sebesar Rp3.060.348,78
Rumah di Perum Buana Asri Vilage, Pendowoharjo, Sleman milik ahli waris korban yang ditempati terdakwa. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Proses Hukum Tempati Rumah Tanpa Hak, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa