Home / Peristiwa

Selasa, 6 Juli 2021 - 21:48 WIB

Hari Ke-3 PPKM Darurat, Warga Semakin Tertib

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat sidak ke Pasar Darurat dan Pasar Baru Kedungwuni.(Foto:nyatanya.com/Dinkominfo Pekalongan)

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat sidak ke Pasar Darurat dan Pasar Baru Kedungwuni.(Foto:nyatanya.com/Dinkominfo Pekalongan)

NYATANYA.COM, Pekalongan – Pada hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Pekalongan, masyarakat semakin tertib menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat sidak ke Pasar Darurat dan Pasar Baru Kedungwuni, Senin (5/7/2021). Menurutnya, kesadaran itu terlihat dari banyaknya warga yang sudah mau mengenakan masker, dan memanfaatkan fasilitas cuci tangan di area pasar.

“Bapak ibu, ayo kita jaga prokes bersama. Saat ini pandemi sedang naik penularannya, hingga rumah sakit penuh. Oleh karena itu, hendaknya dimulai dari diri kita agar tetap terjaga kesehatannya,” ujar Bupati Fadia, di Pasar Baru Kedungwuni, Senin (5/7/2021).

Terkait kondisi pasar, bupati menilai penataan pasar sudah bagus karena diatur dengan konsep zonasi. Setiap blok punya spesifikasi, seperti khusus bengkel, peralatan rumah tangga, sayuran, kepokmas, dan sebagainya.

Baca juga   Vaksinasi di Pulau Terpencil, Bakamla RI Kerahkan Kapal Patroli

“Semua ada zonasinya masing-masing sehingga tidak tercampur aduk. Jadi, orang kalau mau belanja tahu, tempat ikan-ikan sebelah sana, mungkin yang perabotan sebelah sini, jadi memang sudah diatur dengan baik,” ujarnya.

Fadia menegaskan, pasar Kedungwuni direncanakan dapat dibuka secara resmi pada akhir tahun ini, setelah semua fasilitas umum terpenuhi.

“Kita utamakan pedagang lama dulu. Pedagang lama itu akan diverifikasi ulang lagi apakah dia mempunyai KTP yang kemarin sudah terdaftar, dan ada satu KTP mempunyai 16 kios itu kita cek dan masih kita revisi,” tambah Fadia.

Baca juga   Polisi: Kasus Dugaan Investasi Bodong NET89 Naik Tahap Penyidikan

Di tempat lain, bupati menyatakan dukungannya terhadap kegiatan vaksinasi secara masif kepada para karyawan pabrik yang ada di Kabupaten Pekalongan. Salah satunya, vaksinasi massal bagi karyawan pabrik PT Pismatex Buaran.

”Ya semua alhamdulilah berjalan dengan baik, dan pabrik-pabrik ini kita memang adakan vaksinasi yang bekerja sama dengan Kodim 0710/ Pekalongan,” tuturnya

Menurut bupati, kegiatan vaksinasi kepada karyawan pabrik agar perekonomian di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan, walaupun sekarang masih dalam masa penerapan PPKM Darurat.

”Supaya mereka bisa tetap kerja dan ekonomi masih tetap bisa jalan, karena mereka kan yang bekerja ini tulang punggung keluarga semua ya. Oleh karena itu, benar-benar kita perhatikan,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Foto: Humas Pemkot Yogya

Peristiwa

38 Calon Paskibraka 2022 Kota Yogyakarta Diberi Motivasi
Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022, yang rencananya akan diadakan di Bali. (Foto: Kemenko PMK)

Peristiwa

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum PBB untuk Mitigasi Risiko Bencana
Foto: InfoPublik/ Eko Budiono

Peristiwa

Efek MotoGP Mandalika 2022, Pelaku UMKM Lombok Kulakan di Jawa dan Bali
Foto: dok. Kejari Cimahi

Peristiwa

Jaksa OTT Pelaku Pungli Pembuatan Sertifikat Tanah di Cimahi, Segini Uang yang Disita
Hujan lebat disertai angin kencang memporak-porandakan rumah warga Kampung Sentral RT03/RW11 Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Banten pada Minggu (30/1/2022) sekira pukul 16.30 WIB. (Foto: BPBD Kabupaten Lebak)

Peristiwa

Rumah Erni Roboh Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang di Rangkasbitung
Bupati Kustini Sri Purnomo meresmikan lima pelayanan kesehatan baru di RSUD Sleman. (Foto: Humas Sleman)

Peristiwa

Peringati HUT ke-44, RSUD Sleman Luncurkan 5 Layanan Kesehatan
Pelaku pertembakauan Temanggung terima vaksin. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jelang Panen, 1.114 Petani dan Pedagang Tembakau Sudah Divaksin
Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kamis (23/12/2021) mengatakan, berdasarkan data Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru per 21 Desember 2021, pukul 18.00 WIB mencatat korban meninggal bertambah 1 jiwa sehingga total meninggal dunia akibat erupsi menjadi 51 jiwa. (MC Diskominfo Prov Jatim)

Peristiwa

Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Bertambah Menjadi 51 Orang